Tampilkan postingan dengan label Wakil Walikota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wakil Walikota. Tampilkan semua postingan

Kunjungi Lokasi Banjir, Ome Salurkan Bantuan

PALOPO - Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud atau Ome, memberikan bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Selasa (25/10/2016).
Bantuan diberikan langsung kepada beberapa warga korban banjir di RW 1 RT 3 dan RW 3 RT 1 Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua.
Dalam memberikan bantuan Wawali Palopo didampingi oleh Kapolsek Telluwanua, pengurus gerakan pramuka Kota Palopo dan anggota Golkar Palopo.
Ketika ditemui seperti dikutip dari laman Tribun Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud mengatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa beras, ikan kaleng,mie instan, dan sarung.

"Tidak ada maksud apa-apa selain ingin lebih dekat melihat lokasi bencana dan penderitaan yang dialami oleh rakyat kami," jelas Ketua Korwil Bappilu Golkar Luwu Raya ini.(*)

Foto-foto: Ome Garis Depan/Tribun


Dua Kandidat Walikota Buka Lomba Burung Berkicau

PALOPO – Sekitar 500 ekor burung bertarung dalam “Latihan Prestasi Solo Kicau Mania Palopo 2016” di Lapangan Kodim Salubulo Palopo, Minggu 16/10/2016 kemarin. Event ini dibuka oleh Akhmad Syarifuddin Daud atau Ome yang juga dikenal sebagai penggemar burung dan Budi Sada yang dikenal dekat dengan komunitas pecinta unggas burung di Kota Palopo. Keduanya terlihat kompak dan enjoy melewatkan akhir pekannya dengan aktifitas yang dilakukan oleh Komunitas Kicau Mania Palopo-Solo Kicau ini.

Latpres ini diawali pelepasan sepasang burung merpati oleh Ome didampingi Muh Idrus selaku Ketua Panpel. Serta dirangkaikan kata sambutan oleh Budi Sada. Kedua tokoh yang sedang ramai diwacanakan maju dalam Pilkada Palopo ini terlihat mesra duduk berdampingan dan bercengkrama di kursi VIP. Komunikasi kedua kandidat ini nampak cair sambil bersendagurau menyaksikan pertarungan burung berkicau yang dibagi dalam 21 kelas, diantaranya kelas Murai Batu Sumatera, Murai Batu Kalimantan, Pleci bebas, Kenari Kalitan, Kenari Bebas, Cucak Ijo, serta Love Bird dalam berbagai kategori setiap jenisnya.
Ome mengaku antusias penyuka burung di Luwu Raya sangat tinggi dibuktikan dengan kehadiran peserta yang rata-rata berasal dari luar Kota Palopo. Peserta berasal dari Soroako, Wawondula, Lambarese, Bonebone, Sukamaju, Masamba, Bajo, Cilalang, Belopa, Padangsappa, Bua, Lamasi, Tana Toraja serta Palopo sendiri selaku tuan rumah. Untuk itu Wakil Walikota Palopo ini mengimbau agar kegiatan seperti ini harus terus dilakukan kalau perlu dengan skala yang lebih besar lagi.

Budi Sada dalam sambutannya mengajak semua masyarakat terutama komunitas satwa pecinta burung se Luwu Raya agar ikut peduli pada lingkungan hidup dengan melestarikan burung dan menjaga ekosistem yang ada. Pak Kumis demikian sapaan akrabnya sangat terkesan dengan kegiatan positif Solo Kicau Mania-KMP yang baru pertama kali ia saksikan ini.

Baik Ome maupun Budi Sada mengapresiasi kegiatan ini seraya menjanjikan akan membuat satu lagi event kontes burung berkicau berskala regional tingkat Sulsel. Keluar sebagai juara umum dalam event ini Komunitas Burung Kicau CBC Soroako dengan memboyong 9 Piala untuk kelas Murai Batu Sumatera type C, Kenari Kalitan, Love Bird type C serta Kacer. Komunitas Solo Kicau menyabet  juara burung Murai Batu Kalimantan dengan burung yang diberi nama “Gading” dan “Black Steel”. Menariknya, “Ayu Tingting” juga ikut berlomba dalam kelas Lovebird. Burung milik komunitas Walmas ini bahkan ikut meraih penghargaan.

Muh. Idrus selaku Ketua Panpel mengaku bangga dan berterimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya event ini. “Ini membuktikan bahwa Kota Palopo akan semakin hebat di tahun-tahun mendatang karena salah satu ciri berkembangnya suatu kota adalah dengan semakin tumbuh suburnya komunitas-komunitas kreatif yang ada sebagai bagian dari tingginya partisipasi warga membangun kotanya,” jelas dia.

“atas nama panitia kami meminta maaf jika dalam penyelenggaraan event kali ini terdapat banyak kekurangan dan Insya Allah akan kami sempurnakan dalam kontes besar mendatang dimana diharapkan semua kabupaten se-Sulsel bisa turut ambil bagian,” kuncinya.(*)

Video News: Terima SK Golkar, Wawali Palopo Mundur dari PNS


PALOPO - Setelah resmi mendapat SK dari Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai Koordinator Luwu Raya, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud yang akrab dipanggil Ome telah resmi mengundurkan diri menjadi PNS terhitung pada bulan Agustus lalu.

Ome mendapatkan SK dari Golkar seminggu yang lalu saat menghadiri rapat koordinasi DPD Golkar di Makassar.

"Saya sudah resmi mundur sebagai PNS dan suratnya sudah ada terhitung bulan Agustus lalu," jelas Ome seperti dikutip dari tribunpalopo.com, Jumat (23/9/2016) kemarin.

Ini dia video wawancaranya. Klik disini

Top Pictures: Apel Senja Pramuka di Pelataran Pelabuhan. Ome: Anggota Pramuka Tidak Boleh Suka Bohong!

PALOPO - Apel Senja dalam rangka Hari Jadi Pramuka ke 55 diadakan di Kota Palopo, Jumat sore 23/09, dipimpin oleh Ketua Kwarcab Pramuka Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin atau Ome, sapaan akrabnya. 

Kegiatan yang sederhana ini diikuti ribuan anggota Pramuka khususnya Pramuka tingkat Siaga dan Penggalang dengan menggelar kegiatan Pramuka Bersepeda. Sepeda yang dihias sedemikian rupa ini melakukan pawai keliling kota dan ikut dilombakan. 

Ome dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa segenap anggota pramuka harus berjiwa ksatria, jujur dan tidak boleh suka bohong. 
“saya tegaskan kebiasaan bohong itu tidak boleh dimiliki oleh adik-adik anggota Pramuka.Bukan Pramuka namanya kalau suka bohong,” tegas Ome yang mendapat aplaus ribuan hadirin peserta Apel Senja yang juga dihadiri Waka Polres Kota Palopo Kompol Wowo Susilo. 

Sindiran Ketua Kwarcab yang juga Wakil Walikota Palopo secara halus ini ditafsirkan oleh para pengamat sebagai pemanasan jelang Pilwalkot mendatang, dimana Ome yang kini mengendarai Partai Golkar terlihat semakin intens menemui tokoh-tokoh politik dan juga konstituennya yang dikenal militan dan berada pada massa akar rumput. 

Berikut foto-foto pilihan redaksi seputar kegiatan Apel Senja dalam rangka Hari Jadi Pramuka tersebut tersebut. 

ketika sound system ngadat pakai TOA juga bisa, itulah hebatnya Pramuka, ujar Ome

Penyematan lencana penghargaan bagi anggota Pramuka yang berdedikasi memajukan dunia kepanduan di Kota Palopo

Salah seorang peraih lencana dan piagam penghargaan berpose bersama Ketua Kwarcab Kota Palopo
Perwakilan Peserta dari ajang Jambore Nasional 2016 mendapat plakat, diberikan oleh Waka Polres Kompol Woro Susilo

Salah seorang utusan SDN 03 Surutanga yang meraih predikat Sepeda Hias Terbaik Pertama 

Siswa SMPN 10 Palopo meraih predikat Sepeda Hias Terbaik Tingkat Penggalang Putra 

Peserta Lomba Hias Sepeda bertajuk Pramuka Bersepeda melakukan pawai menuju lokasi Apel Senja

Salah satu peserta Pramuka Bersepeda tingkat Siaga Pria melintas di jalan utama Kota Palopo

M. Rafli Mardan, siswa SMPN 1 Kota Palopo ini terpilih sebagai Pemimpin Upacara memperingati HUT Pramuka ke 55 di Kota Palopo

Peserta Apel Senja tidak ketinggalan berselfie ria dengan Ome, Ketua Kwarcab yang juga Wawali Palopo

Foto bersama dengan kakak-kakak Pembina Pramuka Kota Palopo

Laporan: Ramadhan
Editor: Iccank



Wawali Palopo Hadiri Pelantikan Pengurus Baru KKLR Kota Batam

BATAM – Atas nama silaturahmi dan persaudaraan, Wakil Walikota Palopo Akhmad Syarifuddin Daud, menghadiri acara pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Kota Batam pada Minggu, 28/08/2016. Selain Wawali Palopo, pelantikan pengurus KKLR Kota Batam ini dihadiri juga oleh Ketua Umum KKLR Buhari Kahar Mudzakkar serta Yang Mulia Datu Luwu Andi Maradang Mackulau, serta Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Ome, demikian Wawali Kota Palopo ini akrab disapa mengatakan, kehadirannya di acara ini adalah wujud apresiasi dan rasa persaudaraan yang tinggi sesama wija to Luwu atas pelantikan pengurus KKLR yang baru. “acara ini adalah wujud kebersamaan wija to Luwu untuk terus menjalin silaturahmi dan rasa persaudaraan, dimana kita sebagai putra putri Luwu dimanapun berada harus selalu mengedepankan prinsip hidup dan adat istiadat kita yakni Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge’,” ujar Ome.

Dalam kesempatan ini, pengurus KKLR kota Batam yang baru dilantik, Eko Santoso, selaku Ketua dan  Amrullah Rasal selaku Sekretaris, menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya atas kehadiran sesepuh dan tokoh Luwu Raya serta para Pengurus KKLR. Sementara itu Ketua Umum KKLR, Buhari Kahar Mudzakkar meminta agar pengurus yang baru dilantik untuk selalu menjaga dan memelihara kekompakan serta komunikasi yang baik tidak hanya antar sesama warga Luwu Raya yang ada di Batam, tetapi juga dengan masyarakat setempat, sesuai falsafah “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”.


Acara pelantikan ini sendiri dihadiri oleh ratusan tamu undangan termasuk warga perantauan Luwu Raya yang banyak berdomisili dan melakukan kegiatan bisnis di Kota Batam. Pelantikan Pengurus KKLR Kota Batam periode 2016-2021  ini dilakukan di restoran Golden Prawn, Bengkong Laut, yang juga menghadirkan artis jebolan Q Academy Indosiar, Dana Palopo, untuk turut memeriahkan acara pelantikan tersebut.(ist/rilis)

Ketua MPC Pemuda Pancasila Palopo Serahkan Bantuan Korban Penggusuran Sampoddo

PALOPO – Kepedulian Pemuda Pancasila (PP) Kota Palopo terhadap korban penggusuran eksekusi lahan di Sampoddo beberapa minggu lalu, diwujudkan lewat karya nyata, dengan menyerahkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan pada Minggu sore, 21/08/2016.
Akhmad Syarifuddin selaku Ketua MPC PP Kota Palopo menyerahkan bantuan tersebut pada warga korban penggusuran, yang terbagi dalam 2 kelompok. Kelompok penerima pertama berada di area sebelum SPBU Sampoddo dan yang kedua berada tepat disamping pom bensin Sampoddo, sekitar jalan Poros Palopo-Belopa.

Turut hadir saat penyerahan bantuan Ketua Srikandi Pemuda Pancasila, Sarma Hadeyang didampingi Bayu Purnomo, selaku Ketua Sapma Pemuda Pancasila. “Jangan dilihat dari besarnya jumlah bantuan tetapi yang penting sebenarnya adalah bagaimana kepedulian, tanggungjawab dan simpati kami terhadap keluarga korban,” ujar Ome, sapaan akrab Ketua Pemuda Pancasila yang juga adalah Wakil Walikota Palopo ini.

Pak Ayyub salah seorang warga penggusuran merasa bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengeluhkan  perhatian pemerintah yang dinilainya kurang berpihak dalam kasus penggusuran atas rumah mereka.
“saya hanya seorang petani, tolong nasib kami juga dipikirkan,” ujarnya dengan nada sedih. Bayu Purnomo kepada media ini berharap pemerintah mau ikut peduli memikirkan nasib warganya. "masalah hukum sudah selesai dan ada yang tangani, tetapi aspek kemanusiaan tidak boleh lepas dari tanggungjawab pemerintah kota," ucap Bayu.

Senada dengan Bayu, Sarma Hadeyang, Ketua Srikandi PP Palopo juga berharap ada empati semua pihak, termasuk pemerintah dalam memikirkan korban utamanya anak-anak dan perempuan. Mereka, lanjut Sarma, butuh pendidikan, kebutuhan gizi yang cukup serta dari aspek psikologis dan traumatis atas kejadian yang menimpa orangtua mereka. 
“Kondisi kejiwaan, aspek psikologis anak-anak itu perlu kita pulihkan, selain masalah kesehatan, dampak dari penggusuran, mereka masih berdiam di tenda-tenda, sanitasi dan sebagainya itu mutlak tanggungjawab kita bersama, termasuk Pemuda Pancasila melalui para Srikandi yang juga ikut hadir menyerahkan bantuan sore ini,” jelasnya.

[LIHAT VIDEONYA DISINI ]

Dari pantauan media ini, sejumlah posko didirikan, namun banyak diantara Posko bantuan itu terlihat kurang optimal karena sebagian warga lebih memilih bertahan di lokasi dengan mendirikan tenda, dan sebagian lagi menumpang di rumah warga sekitar penggusuran.(*)

Malam Nanti Closing Ceremony TIF 2016, Wawali Palopo Juga Diundang


RANTEPAO – Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin juga diundang menghadiri closing ceremony kegiatan Toraja Internasional Festival 2016. Ome, demikian sapaan akrab Wawali Palopo ini diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung penutupan TIF 2016 di Palawa’ dan Kete Kesu’. Founder sekaligus Direktur TIF, Franky Raden saat dihubungi tadi pagi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang tetangga dekat Palopo ini karena dinilai Palopo punya history yang kuat dengan Toraja. “Kami mengundang beliau karena Toraja dan Palopo sebenarnya masih rumpun saudara, kebetulan antara Bupati Kalatiku Paembonan dan Wakil Walikota Palopo ini adalah  kawan akrab, jadi tidak canggung lagi, kami berharap beliau bisa hadir menyaksikan Toraja Opera yang dihelat dalam closing ceremony malam nanti,” ucap Franky Raden.

Ome sendiri membenarkan adanya undangan tersebut dan mengupayakan bisa turut serta dalam closing ceremony malam nanti. “Saya dalam perjalanan ke Palopo, dan surprised bapak Bupati Torut bersama Direktur TIF mengundang kami, ini suatu kehormatan, dan atas nama pemerintah Kota Palopo kami mengapresiasi, semoga event internasional ini berlangsung aman, tertib dan sukses.”

Mengenai kehadiran dirinya sendiri Ome belum bisa memastikan, karena mepetnya waktu. “ini saya masih di daerah Anabanua, mudah-mudahan masih sempat, Insha Allah saya akan hadir, tetapi bila tidak sempat atau terlambat saya mohon maaf sebesar-besarnya, intinya saya bersedia, karena event pariwisata ini penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat, ” ujarnya lewat sambungan telepon sore ini. Jumat, 19/08.


TIF 2016 sendiri pada penutupan malam nanti akan menghadirkan kolaborasi kesenian lokal Toraja dan musisi mancanegara diantaranya musisi Senegal, Hungaria, Kuwait dan Malaysia. Dalam amatan media ini, dua malam berturut-turut, venue Kete Kesu’ selalu kebanjiran penonton baik dari Toraja sendiri maupun wisatawan nusantara dan mancanegara.(D1/*)

Kejuaraan Tenis Beregu PELTI Cup II Dibuka Wakil Walikota Palopo

PALOPO – Kejuaraan Tenis Terbuka Beregu PELTI Cup II  se-Sulselbar dibuka pada Jumat pagi 22/07 di Lapangan Tennis Indoor Saokotae Palopo oleh Wakil Walikota Akhmad Syarifuddin Daud. 
Didampingi Ketua DPRD Palopo, Harisal A. Latief, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nuryadin, serta Ketua Pengadilan Negeri Albertus Usada, dan Baharuddin Ketua Pengadilan Agama, Wakil Walikota menyambut gembira dan berterimakasih atas terselenggaranya event ini.

“Palopo mengucapkan selamat datang bagi semua peserta kegiatan ini, semoga gairah berolahraga semakin baik dan olahraga tenis semakin maju dan berkembang. Kami siap menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Ome, sapaan akrab Wakil Walikota Palopo yang juga gemar berolahraga ini saat memberikan sambutan singkat.

“Semoga dengan adanya kejuaraan tenis ini bisa terjalin hubungan silaturahim yang baik serta melahirkan bibit-bibit pemain tenis yang profesional,” harap Ome. Ia juga berpesan agar peserta dari daerah lain bisa menikmati keindahan alam dan keramahan warga Kota Palopo.

“semoga yang dibawa pulang nantinya hanyalah cerita baik-baiknya saja, dan jika ada hal yang kurang berkenan selama berlangsungnya event ini kami mohon maaf,” tutur Ome. 

H. Yuharis selaku Wakil Ketua PELTI Kota Palopo sekaligus Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyebutkan sebanyak 10 pasangan tenis beregu akan mengambil bagian dalam kejuaraan ini. Daerah yang turut serta antara lain dari Sulbar, Kabupaten Luwu, Luwu Timur, Pinrang dan Palopo sendiri sebagai tuan rumah. Acara yang digelar dari tanggal 22 hingga 24 Juli 2016 ini menggunakan sistem setengah kompetisi akan memperebutkan total hadiah Rp.27 juta.

Yuharis sendiri berharap kejuaraan ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Palopo mengingat kejuaraan ini berskala regional dan merupakan agenda Pengda PELTI Sulsel, supaya lebih terjalin silaturahmi sesama pecinta olahraga tenis di Sulawesi Selatan dan Barat, tambahnya lagi.

“kami sudah mengundang 20 Pengda PELTI se Sulselbar namun mengingat keterbatasan anggaran dan kekurangan pemain putri, hingga yang hadir hanya beberapa saja,” imbuhnya.

Untuk kejuaraan beregu ini pihak PELTI Kota Palopo menggunakan 4 buah lapangan tenis yang ada.
“kami menggunakan empat lapangan tennis yakni di Saokotae dua bann, lapangan indoor PLN, dan lapangan PELTI sendiri sedangkan untuk wasit kami datangkan dari luar daerah,” kunci H. Yuharis.

Setelah upacara pembukaan, dilangsungkan pertandingan eksebisi, diantaranya Arifin Andi Wajuanna, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu yang berpasangan dengan Ketua Pengadilan Agama Palopo menghadapi Andi Lahong Kadis Perhubungan Luwu Timur yang berpasangan dengan Kasub Den POM Kodim 1403 Sawerigading.(RILIS)

Selama Ramadan, Ome Keliling Masjid Jadi Penceramah

PALOPO – Jabatan boleh sebagai Wakil Walikota, tetapi sebagai anak kyai dan jebolan pesantren, Ome lebih suka mengisi bulan suci ramadan dengan berdakwah. Putra KH Syarifuddin Daud ini lebih memilih mengunjungi masyarakat secara door to door selain aktif berceramah di bulan ramadan. Menurutnya, ini bagus karena tidak ada jarak dan tidak terlalu seremonial yang banyak menghabiskan anggaran. “ya, kita santai saja, bisa datang menemui warga kapan dan dimana saja tanpa protokoler,” ujar dia selepas menjadi khatib sekaligus imam sholat tarawih di Mesjid Nurul Muhajirin Sempowae Minggu malam, 03/07/2016.

Mau Nonton Videonya? KLIK DISINI YA

Ome, dalam khutbah sholat tarawihnya di Kelurahan Dangerakko ini menjelaskan penjelasan Al Quran tentang keutamaan bulan suci Ramadan serta kriteria pemimpin yang baik dalam pandangaan agama Islam. Pemerintah atau Umara, sebut dia, harus menjadi penyejuk, tempat menyelesaikan masalah ummat, bukan sebaliknya memanaskan suasana di tengah kegelisahan umat. “kita harus meneladani baginda Rasulullah SAW yang adil dan bijaksana, semua unsur didengar dan dilibatkan, sehingga saat beliau menjadi khalifah baik sebagai pemimpin agama dan sebagai pemimpin masyarakat, semua masalah ummat ada solusinya. Menjalin hubungan baik antara ulama dan umara itu penting, karena masalah-masalah sosial yang timbul di masyarakat, kerawanan, kejahatan dan sebagainya butuh bantuan tokoh-tokoh masyarakat dan agama, agar ummat Islam terhindar dari adzab keji seperti yang ada dalam kisah-kisah para nabi terdahulu,” paparnya.

Dengan mengendarai motor matik miliknya, Wakil Walikota yang sederhana ini menyambangi lorong-lorong di kota Palopo demi menegakkan syiar Islam di bulan suci Ramadan. “katakan walau hanya satu ayat,” ujarnya singkat saat kami tanya soal motivasi dia berdakwah keliling selama ini.(DETEKSI/*)

Menuju 2 Besar, Ome Nonton Bareng Ayah Dana

PALOPO – Sisa selangkah lagi, Dana menuju gelar juara Q Academy, suatu hal yang tentu teramat membanggakan Kota Palopo jelang hari jadinya ke 14. Jumat malam, saat konser 3 besar di Indosiar, Ome melewatkan waktunya untuk bercengkarama dengan beberapa pendukung Dana yang secara khusus menggelar acara nonton bareng di rujab Wakil Walikota ini.

Kemarin malam (Jumat, 1/07/2016) Ome kedatangan tamu istimewa yakni Take, ayahanda Dana, yang memang sudah menjadi sahabat Ome sejak lama. Dalam nonton bareng ini tak henti-henti Ome mengirim sms dan membagikan pulsanya pada tamu-tamu yang hadir yang merupakan teman dekat dia.

klik videonya disini

Ome bahkan sempat berkomunikasi lewat WhatsApp dengan salahsatu dewan juri yang enggan disebut namanya. Kata sang juri penampilan Dana semakin hari semakin bagus.  “Sisa kepercayaan diri dan body language Dana yang masih harus diperbaiki,” ujar Ome yang juga sebagai ayah angkat Dana.

Support untuk Dana terus mengalir tidak saja dari kalangan pejabat tetapi dari kalangan pelajar sampai artis banyak yang mendukung Dana. Take, yang malam itu terus memanjatkan doa untuk Dana nampak terharu melihat polling sms dana pada akhir acara masih tetap tertinggi meski diawal acara berada di urutan ketiga, dibawah Soraya Ternate dan Fanti Cimahi.

Rencanya, grand final atau resul show Q Academy Indosiar akan diumumkan pukul 20.00 WIB hari Minggu 03/07 malam nanti. Akankah Dana berhasil menjuarai ajang pencarian bakat khusus di bulan Ramadhan ini? "Mari kita tunggu sambil tetap mengirim sms sebanyak-banyaknya dengan ketik : DANA kirim ke 97288," harap Ome yang diamini ayahanda Dana.(DETEKSI/*)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius