Tampilkan postingan dengan label Budi Sada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budi Sada. Tampilkan semua postingan

Inilah Kandidat Wali Kota Palopo Terpopuler Tahun 2016 versi Google

PALOPO - Google menempatkan nama Budi Sada dengan 434.000 hasil pencarian di mesin pencari paling populer di dunia tersebut. Budi Sada berhasil menyisihkan sederet nama beken lain termasuk petahana Wali Kota HM Judas Amir dan Wawali Palopo, Akhmad Syarifuddin. Petahana HM Judas Amir berada diurutan kedua dengan 245.000 hasil pencarian dan Akhmad Syarifuddin berada dibawahnya dengan 110.000 hasil pencarian.

Menurut Iccank Razcal selaku periset yang juga praktisi media online di kota ini menilai, kandidat Wali Kota Palopo sudah mulai memberikan porsi lebih banyak pada media online terutama medsos pada tahap sosialisasi atau pengenalan bakal calon.

“semua kandidat sudah mulai melek teknologi, ini penting, mengingat peran medsos yang luar biasa, pengguna internet signifikan meningkat di Indonesia, tahun ini ada sekitar 132 juta pengguna, atau angkanya naik 50% dibandingkan tahun lalu”

Khusus untuk Pilwalkot Palopo dimana semakin banyak nama baru yang disebut-sebut oleh media, membuat persaingan diramalkan akan sangat tajam. Bahkan untuk calon yang berada dalam satu partai politik pun akan saling sikut untuk dapat mengendarai parpol tersebut dalam pencalonan nanti.

Jurnalis yang juga mantan Sekjen kelompok supporter The Macz Man ini melihat peta politik di tahun 2017 akan sangat cair dan dinamis, karena masing-masing calon akan berusaha extra keras untuk membuat elektabilitas tertinggi agar nilai jualnya di mata parpol sangat tinggi.

“Saya rasa peluang kandidat semua sama, tergantung mana yang lebih tinggi akselarasinya baik di tingkat grass root maupun kemampuan komunikasi pada tokoh-tokoh pengendali parpol, dan yang terpenting adalah bagaimana mengelola isu melalui peran jejaring sosial, yang begitu efektip dalam branding image masing-masing kandidat, kuncinya.(*)

Dua Kandidat Walikota Buka Lomba Burung Berkicau

PALOPO – Sekitar 500 ekor burung bertarung dalam “Latihan Prestasi Solo Kicau Mania Palopo 2016” di Lapangan Kodim Salubulo Palopo, Minggu 16/10/2016 kemarin. Event ini dibuka oleh Akhmad Syarifuddin Daud atau Ome yang juga dikenal sebagai penggemar burung dan Budi Sada yang dikenal dekat dengan komunitas pecinta unggas burung di Kota Palopo. Keduanya terlihat kompak dan enjoy melewatkan akhir pekannya dengan aktifitas yang dilakukan oleh Komunitas Kicau Mania Palopo-Solo Kicau ini.

Latpres ini diawali pelepasan sepasang burung merpati oleh Ome didampingi Muh Idrus selaku Ketua Panpel. Serta dirangkaikan kata sambutan oleh Budi Sada. Kedua tokoh yang sedang ramai diwacanakan maju dalam Pilkada Palopo ini terlihat mesra duduk berdampingan dan bercengkrama di kursi VIP. Komunikasi kedua kandidat ini nampak cair sambil bersendagurau menyaksikan pertarungan burung berkicau yang dibagi dalam 21 kelas, diantaranya kelas Murai Batu Sumatera, Murai Batu Kalimantan, Pleci bebas, Kenari Kalitan, Kenari Bebas, Cucak Ijo, serta Love Bird dalam berbagai kategori setiap jenisnya.
Ome mengaku antusias penyuka burung di Luwu Raya sangat tinggi dibuktikan dengan kehadiran peserta yang rata-rata berasal dari luar Kota Palopo. Peserta berasal dari Soroako, Wawondula, Lambarese, Bonebone, Sukamaju, Masamba, Bajo, Cilalang, Belopa, Padangsappa, Bua, Lamasi, Tana Toraja serta Palopo sendiri selaku tuan rumah. Untuk itu Wakil Walikota Palopo ini mengimbau agar kegiatan seperti ini harus terus dilakukan kalau perlu dengan skala yang lebih besar lagi.

Budi Sada dalam sambutannya mengajak semua masyarakat terutama komunitas satwa pecinta burung se Luwu Raya agar ikut peduli pada lingkungan hidup dengan melestarikan burung dan menjaga ekosistem yang ada. Pak Kumis demikian sapaan akrabnya sangat terkesan dengan kegiatan positif Solo Kicau Mania-KMP yang baru pertama kali ia saksikan ini.

Baik Ome maupun Budi Sada mengapresiasi kegiatan ini seraya menjanjikan akan membuat satu lagi event kontes burung berkicau berskala regional tingkat Sulsel. Keluar sebagai juara umum dalam event ini Komunitas Burung Kicau CBC Soroako dengan memboyong 9 Piala untuk kelas Murai Batu Sumatera type C, Kenari Kalitan, Love Bird type C serta Kacer. Komunitas Solo Kicau menyabet  juara burung Murai Batu Kalimantan dengan burung yang diberi nama “Gading” dan “Black Steel”. Menariknya, “Ayu Tingting” juga ikut berlomba dalam kelas Lovebird. Burung milik komunitas Walmas ini bahkan ikut meraih penghargaan.

Muh. Idrus selaku Ketua Panpel mengaku bangga dan berterimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya event ini. “Ini membuktikan bahwa Kota Palopo akan semakin hebat di tahun-tahun mendatang karena salah satu ciri berkembangnya suatu kota adalah dengan semakin tumbuh suburnya komunitas-komunitas kreatif yang ada sebagai bagian dari tingginya partisipasi warga membangun kotanya,” jelas dia.

“atas nama panitia kami meminta maaf jika dalam penyelenggaraan event kali ini terdapat banyak kekurangan dan Insya Allah akan kami sempurnakan dalam kontes besar mendatang dimana diharapkan semua kabupaten se-Sulsel bisa turut ambil bagian,” kuncinya.(*)

Silaturahmi Ketua Panpel Latpres Burung Berkicau 2016 di Posko Budi Sada


PALOPO - Ketua Panitia Lomba Latpres Burung Berkicau 2016, Muh. Idrus bertemu Kandidat Walikota Palopo, Budi Sada di Poskonya Sabtu siang,  08 Oktober 2016. Dalam kunjungan silaturahmi ini, Muh Idrus yang juga Sekretaris PWI Luwu Raya sekaligus Pemimpin Umum Deteksi News mengatakan, Budi Sada berkontribusi besar dalam menyukseskan lomba bagi komunitas pecinta burung yang dilakukan oleh Kicau Mania Palopo/Solo Kicau Palopo yang rencananya akan digelar minggu depan, 16 Oktober 2016 di Lapangan Salubulo, Palopo.  

Lomba ini sendiri kabarnya akan diikuti oleh ratusan penggemar burung berkicau berbagai jenis burung seperti love bird, murai batu Sumatera, kacer, cucak ijo, kenari bebas, kenari kalitan, pleci bebas, lokal, dan murai batu Borneo. Pihak panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, trophi dan piagam sembari menyiapkan event besar berikutnya berskala nasional.

Budi Sada yang dikenal sebagai tokoh yang merakyat ini sangat antusias dan bergembira komunitas penggemar burung di Kota Palopo mau berkontribusi dan bersinergi membangun Kota Palopo. Ia mengharapkan event ini gemanya lebih luas dan jalinan silaturahmi sesama penggemar burung dapat terbangun dengan baik.(*) 

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius