Tampilkan postingan dengan label Makassar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makassar. Tampilkan semua postingan

Sopir Angkot Mogok Hari Ini, Kenapa?


PALOPO/MAKASSAR - Puluhan sopir angkutan umum (angkot) se kota Makassar hari ini menggelar mogok kerja, Senin (6/2/2017).
Selain itu, beberapa sopir juga terlihat menggunakan kayu balok sambil menghadang para sopir menarik penumpang.
Salah satu sopir angkutan yang berada di Jalan A Pettarani Makassar, Dg Liwang mengatakan, para sopir hari ini harus mogok korja dan tidak menarik penumpang.
“Kami hari ini mogok kerja, jika ada sopir memuat penumpang maka kami paksa penumpangnya turun di tengah jalan saja,” kata Dg Liwang.
Terlihat aksi mogok kerja para sopir angkutan mulai berkumpul di Jalan A Pettarani depan Kampus UNM maupun di Jalan Sultan Alauddin dekat terminal Mallengkeri. 
Sementara itu di Kota Palopo aksi berjalan damai, mereka menemui wakil rakyat di gedung DPRD Palopo guna menyampaikan tuntutan agar pemerintah memperhatikan nasib mereka serta tingginya pajak bagi angkot yang kian hari kian susut jumlah penumpangnya itu karena sangat murahnya harga penjualan kendaraan saat ini.(ist)
Sumber: Tribun Timur dan IniKata.com

Hadapi Persela, PSM Tunggu Pengesahan Pemain Baru

MAKASSAR - Manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM) sudah mendaftarkan para pemain baru PSM ke operator PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS).
Hanya saja, jadi tidaknya mereka dimainkan lawan Persela Lamongan besok, Jumat (2/9/2016) masih menunggu pengesahan dari operator.
"Sekarang sementara tunggu pengesahannya, kita usahakan sebelum lawan Persela sudah ada," kata Ruslan Sekretaris Tim seperti dikutip dari Tribun Timur online.

Pelatih Robert sebelumnya khawatir jika pengesahan itu belum keluar mengakibatkan ia tak bisa memainkan pemain anyar PSM lawan Persela.
"Saya hanya bisa menunggu dulu, tapi persiapan tetap kita lakukan," katanya beharap pemain asing bisa tampil setelah di 10 laga putaran pertama, tak diperkuat pemain asing – karena pemain asing sebelumnya dicoret semua.‎

Menyongsong putaran kedua, tim Juku Eja merombak skuadnya dengan mencoret setidaknya sembilan pemainnya, dan mendatangkan pemain baru, termasuk empat pemain asing.

Keempat pemain asing tersebut adalah Kwon Jun asal Korea Selatan, duo Belanda Ronald Hikspoors dan Wiljan Pluim serta striker Luiz Ricardo asal Brasil.
Sementara pemain lokal baru yang didatangkan yaitu Deny Marcel (kiper), Reva Adi Utama (bek kiri), dan Irfan Wahyudi (gelandang sayap).

Para pemain tersebut dikontrak pada pada paruh musim pertama TSC, namun baru dapat dimainkan di putaran kedua ini. Laga ini akan menjadi pembuktian kualitas para pemain baru tersebut.

Para pemain PSM saat ini tengah dalam perjalanan menuju ke Lamongan Jawa Timur, dipimpin pelatih kepala Robert Rene Alberts. (D1/TT/*)

10 Bupati Dilantik, Sisa 1 yang Akan Menyusul

MAKASSAR - 10 kepala daerah atau bupati terpilih pada Pilkada Serentak 9 Desember 2015 lalu resmi dilantik di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 17 Februari 2016 kemarin. Hanya bupati Toraja Utara yang mundul dari jadwal pelantikan karena masa jabatan yang baru akan berakhir pada Maret 2016 mendatang.
Para Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dilantik Presiden RI melalui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di halaman kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyematan tanda pejabat serta penyerahan Surat Keputusan dari Menteri Dalam Negeri dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin limpo atas nama Presiden Republika Indonesia Joko Widodo. Selanjutnya penandatanganan berita acara pelantikan, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas seluruh bupati dan wakil bupati yang sudah dilantik sebelumnya.

10 pasangan Bupati-Wakil Bupati yang telah dilantik  adalah:
1. Andi Sukri Sappewali – Tomy Satria (Kabupaten Bulukumba)
2. Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio (Gowa).
3. Hatta Rahman – A Harmil Matotorang (Maros)
4. Basli Ali – Zainuddin (Selayar)
5. Syamsuddin Hamid - Syahban Sammana (Pangkep)
6. Niko Bringkanae - Victor Datuan Batara (Tator)
7. Indah Putri Indriani - Thahar Rum (Luwu Utara).
8. Muh. Thorieq Husler - Irwan Bahri Syam (Luwu Timur)
9. Andi Idris Syukur - Suardi Saleh (Barru)
10. Andi Kaswadi Razak - Supriansa Mannahau (Soppeng).

Dalam kata sambutannya Syahrul Yasin Limpo mengatakan para Bupati-Wakil Bupati terpilih harus turun ke tengah rakyat melaksanakan janji-janji saat berkampanye lalu.
“Jangan duduk dibelakang meja, tapi turunlah ke tengah tengah masyarakat pastikan pokok-pokok kebutuhan rakyat terpenuhi” ucap Syahrul saat menyampaikan pidatonya dihadapan undangan dan Bupati-Wakil Bupati yang baru saja dilantik.

Polrestabes Kota Makassar mengerahkan sebanyak 400 Personilnya guna melancarkan arus lalu lintas Maros-Makassar, dari pengendara yang melewati kantor Gubernur Sulsel. Cuaca Kota Makassar yang sebelumnya sempat hujan mulai reda saat upacara pelantikan ini dimulai.(Widi)

Pos Polisi Dilempari Bom Molotov, 1 Polisi Luka

MAKASSAR – Aksi pelemparan bom molotov kembali terjadi oleh orang tak dikenal (OTK). Kali ini sasarannya adalah Pos Polisi Lalulintas Tello, Minggu (7/2/2016), kitar pukul 02.15 dini hari tadi. Akibatnya satu orang anggota polisi mengalami luka bakar.
Seperti diberitakan PojokSulsel.com Kejadian bermula saat seorang anggota polisi atas nama Aiptu Luther Lombe Payung (44) berjaga di pos tersebut sambil nonton televisi. Setelah itu, sekitar satu jam kemudian korban masuk ke dalam kamar untuk istirahat karna mengantuk.
Namun, tidak lama terdengar suara lemparan kaca dan suara ledakan bom molotov pos pada sebelah timur sehingga terjadi kebakaran lalu korban terbangun dan berusaha keluar dari kamar untuk menyelamatkan diri.
Tapi kamar tersebut terkunci dan kunci kamar terjatuh sehingga korban terperangkap di dalam kamar yang dipenuhi asap. Beruntung masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian itu berdatangan dan mendobrak pintu kamar sehingga korban berhasil keluar dari kamar tersebut.
Korban Aiptu Luther Lombe Payung yang merupakan anggota Satlantas Polrestabes Makassar selanjutnya dibawa oleh salah seorang anggota Polres Pangkep bernama Brigpol Andri ke Rumah Sakit Umum (RSU) Ibnu Sina untuk menjalani perawatan medis, karena korban mengalami luka bakar pada tangan sebelah kanan dan kiri, telinga sebelah kanan dan kiri perih.(PS/net)

Luciano Leandro, Resmi jadi Juru Taktik PSM Makassar

Manajemen PSM Makassar akhirnya memutuskan pilihan kepada Luciano Leandro untuk menukangi tim Juku Eja. Luciano Leandro pun bangga dan sangat senang akhirnya dipercaya membesut klub yang dulu pernah diperkuatnya semasa masih aktif sebagai pemain sepakbola.
“Dukungan penuh dari manejemen membuat saya semakin termotivasi memberikan yang terbaik buat PSM Makassar,” tandas Luciano Leandro beberapa waktu lalu.
“Saya suka pemain yang berkarakter dan pekerja keras. Saya tidak melihat status bintang, senior atau junior dalam menentukan pemain,” lanjut pria asal Brasil tentang rencana jika diminta membentuk skuat PSM Makassar nanti.
Terkait hal itu, manajemen PSM Makassar akan memberikan kuasa penuh kepada Luciano Leandro untuk memilih pemain yang dikehendakinya. Selain menjabat selaku pelatih kepala, Luciano Leandro juga dipercaya bertugas sebagai manajer tim Juku Eja.
“Saya tegaskan semua pemain yang akan dikontrak harus lewat rekomendasi Luciano Leandro sebagai pelatih sekaligus manajer tim,” tegas Sumirlan, Direktur Teknik PSM Makassar.
“Kami juga intens menjalin komunikasi dengan Luciano Leandro terkait program kepelatihan dan tingkat keseriusannya jadi pelatih PSM Makassar,” imbuhnya.
Kejelasan mengenai status Luciano Leandro di PSM Makassar sebelumnya mengalami pasang surut. Sosok yang juga pernah memperkuat Persija Jakarta ini bahkan sempat dikabarkan tersingkir dari persaingan kandidat calon pelatih Pasukan Ramang.

“Sepanjang belum ada keputusan resmi, manajemen beranggapan dinamika yang berkembang di media adalah bagian dari proses. Pada kurun waktu itu, kami juga mencermati masukan yang ada,” ujar Sumirlan.(net/ foto : getty images)

Lowongan Kerja: Walikota Makassar Cari Karyawan Operation Room

MAKASSAR - Akun Facebook resmi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, memposting lowongan kerja Makassar di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar mencari talenta muda dibidang Informasi dan Teknologi untuk bekerja secara profesional di pusat kendali Makassar Smart City (Makassar Operation Room) di lantai sepuluh gedung Balaikota Makassar.

Seperti dilansir Tribun Online, Makassar Operation Room adalah pusat kendali yang mengontrol seluruh CCTV kota, termasuk data dan aplikasi kota yang melayani seluruh warga Makassar.

Berikut ini syarat–syarat yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari tim War Room:
1. Jenis kelamin : Laki-laki dan Perempuan
2. Usia : 25 s/d 35 tahun
3. Minimal D3 Bahasa Inggris, Sospol, Teknologi Informasi, Informatika, Komunikasi, Jurnalistik atau yang relevan
4. Pengalaman minimal 2 tahun di bidang informasi keamanan, jurnalisme atau yang relevan sangat diharapkan
5. Mampu berbicara dan menulis bahasa Inggris dengan lancar
6. Minat dalam bisnis informasi keamanan dan komputasi awan
7. Kemampuan menggunakan komputer dan internet, lebih disukai yang menguasai open source dan infrastruktur jaringan
8. Mampu bekerja dalam sistem shift dan lebih disukai yang tidak merokok
9. Pandai berkomunikasi secara efektif, sopan & tegas
10. Menyertakan pas photo 4X6 2 lembar

Permohonan dapat mulai diajukan mulai tanggal 10 Januari 2016 melalui emailappdev@makassar.go.id atau diantar langsung ke Kantor Dinas Kominfo Kota Makassar Jalan AP Pettarani Nomor 62 Makassar setiap hari kerja.


Mari bantu sebarkan, siapa tau ada kerabat yang memenuhi kriteria.

Editor : Iccank Razcal




Mamak Pemuda Pancasila Dukung MTH-IBAS Menangi Pilkada Lutim

MAKASSAR - Ketua Mejelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya buka-bukaan dalam menyatakan dukungannya, dalam Pilkada Lutim 2015 ini. Dukungan itu mereka berikan kepada pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 3, Moh. Thoriq Husler dan Irwan Bahri Syam.
Hal itu disampaikan Diza Ali, Ketua MPW PP di sela pertemuan dengan pengurus pengurus PP Sulsel yang di Cafe Toraja Makassar.
“Dukungan diberikan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati bertagline Madani, untuk memenangkan mereka pada Pilkada nanti,” kata Diza Ali.

Diza mengatakan, alasan mendukung pasangan Husler-Iwan di Pilkada kabupaten Luwu Timur, karena Iwan merupakan salah satu kader MPW PP Sulsel. “Iwan adalah kader MPW PP Sulsel. Tidak ada alasan untuk tidak mendukung kader sendiri di pilkada, termasuk di Luwu Timur,” tegas Diza.

Dirinya pun berpesan kepada calon wakil bupati nomor urut 3 ini. “Ketika diberi amanah bila kelak terpilih menjadi pemimpin Luwu Timur, maka hal yang diperlu diperhatikan untuk diprioritaskan di daerah ini adalah sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan budaya,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal itu menjadi peran utama untuk pembangunan di Luwu Timur, sehingga bila pasangan Husler-Iwan terpilih harus merealisasikannya.

Lebih lanjut, Diza juga meminta kepada Husler-Iwan, bila nanti terpilih, agar membangun perguruan tinggi di Luwu Timur. Seperti dikutip dari rakyatsulsel.com, bagi Diza, pendidikan sangat penting sebagai bekal generasi penerus Luwu TImur, sehingga harus dimudahkan dalam melanjutkan pendidikan sampai ke tingkat perguruan tinggi. Dengan demikian, kata dia, anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, tidak perlu lagi keluar daerah untuk mencapai cita-cita mereka.

Dengan adanya dukungan yang dinyatakan langsung oleh ketua MPW PP Sulsel, Irwan Bahri menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan diberikan oleh pengurus MPW PP Sulsel. Dia mengatakan, dukungan yang disampaikan langsung ketua MPW, akan memperkuat barisan kemenangan pasangan Madani pada Pilkada Luwu Timur, 9 Desember mendatang.

“Ini sebagai tambahan amunisi bagi kami untuk bisa meraih kemenangan dalam Pilkada 9 Desember mendatang,” kata calon wakil bupati Lutim ini.

Dengan amanah dan tanggung jawab yang diberikan, kata Iwan, dirinya akan merealisasikan dengan apa yang diminta oleh masyarakat. “Insya Allah, ketika amanah itu yang diberikan oleh masyarakat Luwu Timur kepada kami, maka kami akan mempertanggungjawabkan untuk menata Lutim lebih baik, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan budaya,” tegasnya.(rs/*)

SYL Puji Walikota Palopo Gegara Sukses Raih 2 Penghargaan Lagi

PALOPO - Walikota Palopo, HM Judas Amir, kembali lagi menorehkan prestasi gemilang dalam tahun 2015 ini. Judas berhasil menyandingkan dua lambang supremasi tertinggi bidang lingkungan hidup dan bidang kesehatan, yakni Piala Adipura dan Piala Kota Sehat.
    
Dikutip dari seputarluwuraya dotcom, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi keberhasilan pemerintahan Judas mengelola bidang lingkungan hidup dan kesehatan, sehingga tahun 2015 ini, Kota Palopo berhasil diganjar dua piala bergengsi Tingkat Nasional tersebut.

"Palopo semakin maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Walikota Palopo, HM Judas Amir, terlebih torehan prestasi demi prestasi terus diraih Kota Palopo, seperti menyandingkan Piala Adipura dan Kota Sehat. Selamat Pak Judas," kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan piala Kota Sehat Tingkat Provinsi Sulsel kepada Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51 tingkat Provinsi Sulsel, di Gubernuran Kota Makassar, Kamis 12/11, kemarin.

Judas Amir didampingi Ketua Forum Kota Sehat (FKN) Kota Palopo, Ansar Pandaka, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, dr Ishak Iskandar, dan sejumlah insan kesehatan dari Kota Palopo, menghadiri upacara HKN ke-51 tersebut. Yang menarik, dalam peringatan HKN ke-51, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, diumumkan akan menerima Piala Kota Sehat Tingkat Nasional 2015, di Jakarta dari Presiden RI, Joko Widodo tanggal 27 November mendatang.

Piala Kota Sehat Tingkat Provinsi tahun 2015 yang diraih Kota Palopo dari Gubernur Sulsel tersebut, salah satu penghargaan yang diterima Wali Kota Palopo, saat menghadiri upacara peringatan HKN ke-51 tingkat Sulsel. Namun, dalam upacara penting di bidang kesehatan itu, Wali Kota Palopo juga menyabet penghargaan dari Gubernur Sulsel, karena dinilai sebagai kepala daerah pertama di Sulsel, mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dimana Kota Palopo mengalokasikan anggaran APBD untuk membayar subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga Kota Palopo agar tercover sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Kota Palopo, kata Syahrul, pertama di Sulsel mengintegrasikan Jamkesda ke JKN melalui subsidi iuran BPJS Kesehatan kepada warga Kota Palopo, terutama warga berpenghasilan rendah, sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Kemudian, tahun 2015, sebanyak lima kabupaten di Sulsel juga telah mengintegrasikan program Jamkesda ke JKN, masing-masing Kabupaten Luwu Utara, Luwu, Bulukumba, Parepare, dan Takalar.

Untuk diketahui, tahun 2014 lalu, Walikota Palopo memprogramkan iuran bersubsidi BPJS Kesehatan bagi 49 ribu lebih warga Kota Palopo dengan alokasi anggaran dari APBD 2014 senilai Rp13 miliar. Selanjutnya, tahun 2015, Kota Palopo mengalokasikan lagi dana Rp14 miliar untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga agar tercover sebagai peserta BPJS Kesehatan. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr Ishak Iskandar menyebutkan, untuk tahun 2016 mendatang, APBD Palopo masih akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga Palopo.

Dikatakan Ishak, selain Walikota Palopo menerima dua penghargaan dari Gubernur Sulsel, Kota Palopo juga menerima penghargaan bidang kesehatan lainnya sekaitan peringatan HKN ke-51 tingkat Sulsel.

Salah satunya, sebut Ishak, dokter yang bertugas di Puskesmas Sendana atas nama dr Eka Tri Wahyuni menerima penghargaan sebagai juara I dokter teladan se Sulsel tahun 2015, Hj Sitti Maryam menerima penghargaan sebagai juara II tingkat Sulsel lansia sehat, insan kesehatan dari Kota Palopo atas Aisyah Supri, S.Kep merebut juara harapan I paramedis teladan Tingkat Sulsel 2015, dan Parwanti SKM merebut juara harapan II teladan kesehatan  masyarakat Tingkat Sulsel. 

"Alhamdulillah, berbagai penghargaan bidang kesehatan yang direbut insan kesehatan dari Kota Palopo, terutama penghargaan bagi Bapak Wali Kota, mengindikasikan layanan bidang kesehatan di Kota Palopo semakin membaik. Apalagi, tanggal 27 November mendatang, Pak Wali akan menerima Piala Kota Sehat dari Bapak Presiden di Jakarta, sehingga semakin menobatkan Kota Palopo sebagai Kota Sehat," kata dokter Ishak.

Ketua Forum Kota Sehat Kota Palopo, Ansar Pandaka yang ikut mendampingi Wali Kota Palopo menerima penghargaan dari Gubernur Sulsel, mengatakan, raihan Kota Sehat tingkat Provinsi Sulsel dan Nasional yang direbut Kota Palopo, tidak terlepas dari kepedulian Wali Kota Palopo yang senantiasa proaktif mendukung Forum Kota Sehat dalam melaksanakan berbagai program menjadikan Palopo sebagai kota sehat. "Salah satu contoh kecil yang bisa dilihat, Bapak Wali Kota senantiasa mengajak warga Kota Palopo untuk senantiasa hidup sehat, dan menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan," katanya.
       
PIALA ADIPURA

Sementara itu, Walikota Palopo, HM Judas Amir dikabarkan juga akan menerima penghargaan bidang lingkungan hidup, yakni Piala Adipura. Rencananya, tanggal 24 November mendatang, Judas akan menerima Piala Adipura dari Presiden RI di Jakarta. "Undangan menghadiri penyerahan Piala Adipura dari Presiden RI, sudah diterima pekan ini," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palopo, Ilham Tahir Topase via ponselnya kepada media lokal Palopo, SeruYA, sore kemarin.

Menurut Ilham, setelah tiga tahun Kota Palopo tidak mendapatkan Piala Adipura, tahun 2015 ini menjadi tahun kebangkitan Kota Palopo, untuk bidang lingkungan hidup dan kebersihan, sehingga Kota Palopo bisa kembali merebut Piala Adipura. "Ini prestise tersendiri bagi Kota Palopo," katanya.(CBD/SeputarLuwuRayaCom/Wendy - Foto Iccank)

Deteksi Video : Pengakuan Seorang Kakek, Penumpang Terakhir Aviastar PKBRM/DHC6



MASAMBA - Orangtua ini yang juga penumpang Aviastar jurusan Seko-Masamba, sudah merasakan keanehan dan firasat buruk saat berada diatas pesawat nahas itu, beberapa jam setelah Aviastar PKBRM/DHC6 yang ia tumpangi dari Seko ke Masamba itu pun hilang dan belum ditemukan hingga kini.


Kepada DETEKSI kakek yang pensiunan guru ini pun menuturkan pengalamannya saat berada diatas pesawat Aviastar malang tersebut pada penerbangan terakhir Aviastar PKBRM/DHC6  rute dari Seko ke Masamba Jumat siang (02/10) pukul 14.00 wita.

Dari Seko ke Masamba pesawat Aviastar itu menempuh waktu sekitar 25 menit, kemudian lanjut lagi terbang ke Makassar. Pesawat ini pun hanya 11 menit berada di udara, hingga kemudian dinyatakan hilang kontak dan keberadaannya masih misterius hingga saat ini.
(Video Dokumentasi : Iccank Razcal/DETEKSI)

Video Recording Date/Time : 04 Oktober 2015 jam 17.35 wita


Duration : 05.13”

Bastem Utara Tempat Jatuhnya Aviastar?

Makassar - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI dan Kehutanan sedang menuju ke titik lokasi yang dicurigai sebagai titik hilangnya pesawat Aviastar PK-BRM yang hilang sejak Jumat kemarin.

Titik yang dicurigai sebagai lokasi hilangnya pesawat yang mengangkut 10 orang tersebut berada di daerah Bastem Utara, Kabupaten Luwu berbatasan dengan Palopo, Sulsel.

Andi Sultan, Koordinator Pos SAR Bone mengatakan, tim saat ini menuju ke daerah Bastem Utara, Palopo sejak pukul 06.00 Wita karena dari informasi terakhir warga disekitar daerah Bastem Utara yang jaraknya 13 km dari Posko Basarnas melihat terakhir ada pesawat berwarna putih sedang terbang rendah dan tampak tak seperti biasanya sehingga tim langsung menuju saat ini ke lokasi tersebut.


"Kendala yang kami hadapi menuju daerah Bastem Utara karena lokasinya merupakan hutan rimba dan tak pernah dilalui  masyarakat. Jarak daerah Bastem Utara dari posko itu 13 kilometer," ucap Andi Sultan kepada Liputan6.com di sela-sela perjalanan menuju Bastem Utara, Sabtu (3/10/2015).

Sebelumnya, pesawat Twin Otter Aviastar hilang kontak. Pesawat itu berangkat dari Bandara Andi Jemma Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan pukul 14.25 Wita menuju Makassar. Pesawat tersebut membawa 7 penumpang dan 3 kru.

Pesawat jenis PKBRM/DHC6 milik Aviastar dengan nomor penerbangan MV 7503 dikapteni oleh Iri Afriadi dengan kopilot Yudhistira dan teknisi Sukris.(Iccank/Liputan6.com)

Aviastar Rute Masamba-Makassar Hilang Kontak di Ketinggian 8 Ribu Kaki

JAKARTA - Pesawat Aviastar tujuan Masamba-Makasar masih dalam pencarian. Burung besi jenis twin otter ini hilang kontak pada ketinggian delapan ribu kaki.

"Mereka (Pilot) melapor dua kali ke ATC Makassar, pukul 14.33 WITA dan pukul 14.36 WITA. Terbang pada kecepatan 150 knot. Check point terakhir pada ketinggian delapan ribu kaki," kata Kabid Keamanan Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Otoritas Bandara Wil V Makassar Agus Sasongko, dalam jumpa pers di Bandara Hasanuddin Makassar, Jumat (2/10/2015).

Agus mengatakan, saat ini penelusuran pesawat tengah dilakukan.
"Kami baru menyatakan alert tiga jam setelah pesawat hilang kontak. Pukul 16.30 WITA, kami menyatakan ada sesuatu," jelas Agus.

Pesawat dengan operator Aviastar hilang kontak dalam perjalanan dari Masamba, Luwu Utara, menuju Makassar. Ada 10 orang yang berada dalam pesawat tersebut.

"Penumpang ada 10 sekarang tahap pencarian," kata Humas Kementerian Perhubungan J. A. Barata kepada Metro TV.

Burung besi ini dibuat pada tahun 1981 dengan tipe DHC 6 dan dinyatatakan hilang kontak sekitar pukul 14.36 WITA. "Jadi perkiraannya saat hilang kontak 30 menit sebelum Makassar atau menjelang Makassar," terang Barata.(Iccank/MetroTV)


Foto Courtesy : Getty Images

Pesawat Aviastar Hilang, Basarnas Besok Pagi Mulai Cari

JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Bambang Soelistyo, mengatakan, pihaknya akan memulai pencarian serentak pesawat Aviastar dengan Rute Masamba-Makasar pada besok pagi.
Hal itu lantaran, saat dinyatakan hilang kontak pesawat jenis twin otter saat terbang dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju Makassar, Sulawesi Selatan ini telah sore hari sehingga sulit untuk dilakukan pencarian.
"Kita hitung saja dulu. Saat ini, masih dalam perkiraan, kita akan cari tapi ini sudah malam hari dan sulit juga cari malam hari. Jadi, pencarian dilakukan pada besok pagi-pagi," ujar Soelistyo saat dihubungi, Jumat (2/10/2015).
Dijelaskan Soelistyo, apabila ada kepastian dari jatuhnya lokasi pesawat yang diinformasikan oleh warga sekitar. Maka, lanjut dia, Basarnas akan langsung melakukan pencarian ke lokasi.
"Kecuali malam ini ada info dari masyarakat atau pihak lain yang mengindikasikan kalau perkiraan pesawat itu crash. Tapi, kalau dari hasil hitungan kalau kita cari malam ini percuma ya kan malam tinggal paling cepat," ujarnya saat dihubungi, Jumat (2/10/2015).
Soelistyo mengungkapkan, dirinya akan berangkat ke Makasar pada malam ini. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan tim pencarian pesawat tersebut.

"Besok pagi kita cari sesuai hasil di hitungan, kalau malam ini ada yang terkait lokasi, malam ini juga kita menuju ke sana, itu baru awal. Malam ini saya akan berangkat ke Masamba, Makasar," pungkasnya.(Okezone)

Aviastar Hilang, Nasib 10 Orang Awak Belum Jelas

MAKASSARPesawat jenis Twin Otter hilang kontak sekitar pukul 15.00 Wita saat hendak terbang dari Masamba menuju Makassar.

Kepala ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Syamsibar mengatakan, saat ini pihak Basarnas akan memimpin untuk melakukan persiapan pencarian pesawat Aviastar jurusan Masamba-Makassar yang mengalami hilang kontak. Hingga kini, pesawat itu belum melakukan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin.

"‎Pihak Basarnas sudah siap untuk melakukan pencarian pesawat yang hilang. Semua akan ditangani Basarnas karena mereka yang turun ke lapangan," kata Syamsibar, Jumat (2/10).

Diketahui, pesawat tersebut membawa 10 orang penumpang, dua orang bayi, satu orang anak-anak dan empat orang dewasa, serta tiga orang kru pesawat. Tujuh penumpang adalah; Nurul Fatima, Lisa Falentin, Afif (bayi), Riza, M Natsir, Saldhi Alqun dan Raya (bayi). Sementara tiga kru pesawat adalah; Kapten R Fiady, Co Pilot Yudistira, dan Enginer Sukris.

Seperti dikutip dari Republika, kemungkinan pesawat ini menghilang disekitar Bua  Kabupaten Luwu dan Perbatasan Kota Palopo. Sebab, pesawat hilang kontak tidak lama setelah lepas landas, sekitar 11 menit dari bandara di Masamba.

Syamsibar menuturkan, ada kemungkinan pesawat tersebut jatuh karena pesawat baling-baling ini hanya bisa bertahan selama tiga jam.

Pesawat Aviastar tipe DHC6 dengan nomor registrasi PKBRM yang berangkat dari Masamba menuju Makassar ‎disebut mengalami lost contact.‎ Pesawat. Aviastar telah berangkat dari Bandara Andi Djemma Masamba sekitar pukul 14:35 Wita dan dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 15:39.
Sementara itu dari Jakarta dikabarkan, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Bambang Soelistyo, memastikan telah menerima laporan terkait hilangnya kontak pesawat Aviastar saat terbang dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju Makassar, Sulawesi Selatan.
Sehingga, kata Soelistyo, saat menerima laporan resmi pihaknya langsung melakukan perhitungan agar dapat memperkirakan jatuhnya lokasi pesawat Aviastar dengan Rute Masamba-Makasar.
"Pertama begitu menerima laporan resmi kita menghitung, perhitungan perkiraan-perkiraan lokasi. Yang kedua kita langsung memberangkatkn anak buah yang ada di sana," ujar Soelistyo, saat dihubungi wartawan, Jumat (2/10/2015).
Lebih lanjut dia menuturkan, sebanyak satu tim diterjunkan untuk menyisir keberadaan jatuhnya pesawat tersebut. Tim tersebut, paparnya, beranggotakan sebanyak 12 orang.
"Sementara satu tim 12 orang yang diterjunkan karena itu satu pos," paparnya seperti dikutip dari Okezone.(Iccank/Rep/OZ)

Wakapolda Pimpin Apel, Warga Dibegal di Jalan Abdullah Dg Sirua

Aksi kriminalitas jalanan alias begal kembali terjadi di Kota Makassar. Info terbaru, seorang warga menjadi korban begal di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis (17/9/2015) malam.
Korban diketahui bernama Rahman warga Sudiang, Biringkanaya.
Rahman menjadi korban begal, dengan jumlah pelaku sebanyak enam orang dengan memakai tiga unit sepeda motor.
Dari penuturan Rahman, pelaku dilengkapi dengan samurai dan anak panah. Karena dalam ancaman, korban pun akhirnya pasrah melihat para pelaku merampas dua unit laptop serta HP miliknya.
Saat ini, korban sementara melapor di Mapolsekta Panakkukang dan berharap aparat kepolisian mengusut tuntas kasus yang dialaminya.
Kasus pembegalan di Jalan Abdullah Daeng Sirua ini bersamaan saat Wakapolda Sulsel Brigjen Ike Edwin memimpin apel operasi begal di Mapolrestabes Makassar Jalan Ahmad Yani malam tadi.(*)
Courtesy : PojokSulsel.co.id
Editor : Andika


Selamat Datang Kombes Pol Rusdi Hartono Kapolrestabes Makassar yang Baru

MAKASSAR – Gerbong mutasi di Polri kembali bergerak. Kali ini, dua petinggi di Polrestabes Makassar masuk gerbong mutasi Mabes Polri.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Fery Araham dimutasi ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdik Polri dengan jabatan Kabag JianJenenkam. Jabatan Fery Abraham digantikan oleh Kombes Pol Rusdi Hartono, yang sebelumnya sebagai Analisa Kebijakan Bid. Regident Korlantas Mabes Polri.
Sedangkan Wakapolrestabes Makassar AKBP Totok Lisdiarto mendapatkan promosi jabatan sebagai Kasat Brimob Polda Sulsel.
Kombes Pol Rusdi Hartono dalam beberapa tahun terakhir kental dengan jabatan di bidang lalu lintas. Terakhir kali dia menjabat sebagai Analisa Kebijakan Bid Regident Korlantas Mabes Polri. Sebelum di Korlantas Polri, Rusdi Hortono pernah menduduki Wakapolres Bogor, Kapolres Garut, Dirlantas Polda Jawa Barat, dan Dirlantas Polda Kepulauan Riau.(*)
Courtesy (foto) : pojoksulsel.com
Editor : Iccank Razcal

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius