Tampilkan postingan dengan label Toraja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toraja. Tampilkan semua postingan

Penasaran, None Akhirnya Kunjungi Negeri Diatas Awan

TORAJA UTARA – Penasaran dengan cerita dan foto-foto para pejabat di Sulawesi Selatan yang mengunjungi Lolai serta berselfie ria, membuat adik Syahrul Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo, yang akrab disapa None pun mengunjungi kawasan wisata alam tersebut. Kehadiran None disambut pengalungan selendang tenun khas Toraja oleh warga setempat.

Pada Sabtu pagi, 20/08, begitu sampai di lokasi yang terletak di Kecamatan Kapalapitu, Lembang Benteng Malammu tepatnya di Tongkonan Lempe, None terlihat begitu gembira dan langsung mengeluarkan handphonenya untuk mengabadikan keindahan negeri diatas awan itu.

Kepala Badan Diklat Provinsi Sulsel  ini pun langsung berselfie didampingi Bupati Torut, Kalatiku Paembonan, Sekretaris Daerah Toraja Utara Lewaran Rantela'bi' dan Kepala Bagian Humas Fitra Rusdy.

“iya luar biasa, begitu menakjubkan, indah sekali,” ucap None singkat saat ditanya kesan-kesannya oleh awak media. Ia mengajak semua orang ke tempat yang memang sedang trending topic ini, “anda akan menyesal jika tidak sempat datang kesini, makanya datang, biar terlambat yang penting sudah datang,” ujarnya sambil tersenyum.(Iccank/Foto: Basry Humas)

Malam Nanti Closing Ceremony TIF 2016, Wawali Palopo Juga Diundang


RANTEPAO – Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin juga diundang menghadiri closing ceremony kegiatan Toraja Internasional Festival 2016. Ome, demikian sapaan akrab Wawali Palopo ini diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung penutupan TIF 2016 di Palawa’ dan Kete Kesu’. Founder sekaligus Direktur TIF, Franky Raden saat dihubungi tadi pagi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang tetangga dekat Palopo ini karena dinilai Palopo punya history yang kuat dengan Toraja. “Kami mengundang beliau karena Toraja dan Palopo sebenarnya masih rumpun saudara, kebetulan antara Bupati Kalatiku Paembonan dan Wakil Walikota Palopo ini adalah  kawan akrab, jadi tidak canggung lagi, kami berharap beliau bisa hadir menyaksikan Toraja Opera yang dihelat dalam closing ceremony malam nanti,” ucap Franky Raden.

Ome sendiri membenarkan adanya undangan tersebut dan mengupayakan bisa turut serta dalam closing ceremony malam nanti. “Saya dalam perjalanan ke Palopo, dan surprised bapak Bupati Torut bersama Direktur TIF mengundang kami, ini suatu kehormatan, dan atas nama pemerintah Kota Palopo kami mengapresiasi, semoga event internasional ini berlangsung aman, tertib dan sukses.”

Mengenai kehadiran dirinya sendiri Ome belum bisa memastikan, karena mepetnya waktu. “ini saya masih di daerah Anabanua, mudah-mudahan masih sempat, Insha Allah saya akan hadir, tetapi bila tidak sempat atau terlambat saya mohon maaf sebesar-besarnya, intinya saya bersedia, karena event pariwisata ini penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat, ” ujarnya lewat sambungan telepon sore ini. Jumat, 19/08.


TIF 2016 sendiri pada penutupan malam nanti akan menghadirkan kolaborasi kesenian lokal Toraja dan musisi mancanegara diantaranya musisi Senegal, Hungaria, Kuwait dan Malaysia. Dalam amatan media ini, dua malam berturut-turut, venue Kete Kesu’ selalu kebanjiran penonton baik dari Toraja sendiri maupun wisatawan nusantara dan mancanegara.(D1/*)

Franky Raden: TIF2016 Bakal Lebih Semarak!

RANTEPAO - Franky S. Notodirjo atau yang akrab disapa Franky Raden selaku penggagas  sekaligus Direktur TIF kepada Deteksi, Selasa siang hari ini (16/08) mengatakan jika Toraja Internasional Festival 2016 sudah siap digelar.
Beberapa artis pendukung sudah mulai berdatangan ke kota Rantepao. Glenn Fredly dan kawan-kawan sendiri besok dijadwalkan baru akan tiba.

[ lihat videonya DISINI ]

Franky Raden mengatakan, untuk event TIF kali ini diadakan di 2 tempat yakni Palawa’ dan Kete Kesu’. Untuk hari pertama, besok di Palawa’ jam 2 siang, pengunjung akan disuguhkan lomba vocal grup dan paduan suara serta wisata kuliner dan kerajinan tangan.
Sedangkan sorenya, jam 4 di Kete Kesu’ diadakan pertunjukan seni musik etnis Toraja, Glenn Fredly n The Bakucakar akan perfom malam jam 8 setelah opening ceremony.

“jadi untuk kali ini sangat menarik karena banyak artis dan musisi, dari Senegal Afrika, Kuwait, Malaysia, Helga Sedlin juga kali kedua akan tampil kembali, serta nanti ada Toraja Opera dipenghujung event, dimana semua artis pendukung akan berkolaborasi,” kuncinya

Sementara itu Bupati Torut, Kalatiku Paembonan saat ditemui beberapa waktu lalu berharap jika dari event TIF ini pariwisata di Toraja semakin berkembang dan maju, pihaknya sendiri telah mengambil langkah agar pintu masuk ke Rantepao lewat bandara di Makale maupun Bua Kabupaten Luwu lebih banyak lagi melalui penerbangan komersil dengan pesawat berbadan lebar.

“Kami mengupayakan, agar maskapai penerbangan pesawat komersil yang dapat menampung lebih banyak turis seperti pesawat  jenis ATR 72 ,” pungkasnya.(Bayu Krisna/Icc)

Glen Fredly Siap Hibur Masyarakat di Event Toraja International Festival 2016

Glen Fredly hampir pasti akan meramaikan event tahunan Toraja International Festival (TIF) 2016. Tahun ini penggagas TIF Franky S.Notosudirjo,Ph.D, sengaja membawa Glen Fredly datang ke Ke’te’ Kesu’ Kabupaten Toraja Utara tempat perhelatan TIF untuk menghibur penonton.


Seperti tampak di foto terekam, stand banner Glen Fredly terpasang spanduk maupun baliho sejenis sudah disebar di beberapa titik termasuk di pintu sejumlah hotel di Toraja Utara.

Dibawah pimpinan Anthonio Febrianto Patulak juga kordinator lokal TIF bersama tim pemuda yang tinggal di seputaran Batulelleng dan lainnya sedang giat memasang baliho hingga stand banner informasi tentang gelar TIF 2016.

“Sudah dipastikan Glen Fredly hadir di TIF 2016,” singkat Anthonio Febrianto,” via pesan di akun facebooknya belum lama ini, Senin 8 Agustus 2016.

Aksi mereka ini terus dilakukan sebagai upaya mendukung pelaksanaan TIF yang berlangsung di kampung halaman mereka.Upaya mereka patut ditiru sebagai wujud nyata mengisi waktu luang yang sangat berdampak positif apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71.(Rilis LPPT)

Toraja International Festival Datang Lagi, Catat Tanggalnya!

RANTEPAO  - Event Toraja International Festival (TIF) 2016 kembali akan digelar selama tiga hari di Toraja Utara pada tanggal 17-19 Agustus 2016.
Ada hal yang berbeda dibanding pelaksanaan tahun kemarin, yakni pemilihan tempat kegiatan akbar TIF 2016 di dua lokasi. Bilamana sebelumnya hanya di seputaran perkampungan adat desa tua Ke’te’ Kesu’, kini di Palawa’ juga dipilih menjadi tempat pelaksanaan TIF.
Penggagas TIF , Franky S.Notosudirjo,Ph.D, mengatakan pelaksanaan TIF 2016 sudah pasti, kini semua pihak utamanya tim pelaksana sedang melakukan aktifitas sesuai dengan tupoksi masing_masing.
“Tanggal 12 Agustus nanti semua tim sudah di  berada Toraja,” singkat Franki Raden, sapaan akrab pria yang mengenyam ilmu soal Ethnomusicology with minors in Performance Art and Southeast Asian Studies, University of Wisconsin-Madison, U.S.A, melalui telepon genggamnya, Senin (2/8/2016).
Sederet artis lokal Toraja maupun artis nasional hingga mancanegara akan memeriahkan event tersebut. Selain Glenn Fredli dan groupnya, beberapa musisi dari mancanegara juga akan memeriahkan festival tahunan yang sudah menjadi agenda pariwisata Toraja ini.

Musisi mancanegara yang akan tampil diantaranya Vieux Cissokho dan Maryam Kouyate dari Senegal, Helga Sedli dari Hongaria, Tony Jayatissa dari Malaysia, dan Kuwait Tune dari Middle East.(iccank/rilis)

Toraja Marathon 2016, Geliat Pariwisata Toraja Lewat Olahraga Lari

TORAJA - Pada 13 Agustus mendatang, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara akan menjadi tuan rumah pergelaran sport tourism bertajuk Toraja Marathon 2016. Lomba lari ini merupakan kegiatan sport tourism pertama yang akan digelar di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Toraja Marathon 2016 terbagi menjadi empat kategori, yakni 5K, 10K, 23K, dan full marathon sejauh 42K dengan total hadiah sebesar Rp200 juta. Untuk peserta 23K dan 42K juga akan mendapat kesempatan meraih undian tiket pesawat gratis pp Jakarta-Tokyo-Jakarta. Untuk mengikuti lomba ini peserta dikenakan biaya yakni Rp150.000 untuk 5K, Rp200.000 untuk 10K, 250.000 untuk 23K, dan Rp450.000 bagi yang ingin mengikuti kategori full marathon.

Seperti dikutip dari laman venuemagz.com, menurut Lisa Merieparantean, Founder Toraja Marathon, kegiatan sport tourism ini digelar untuk lebih mempopulerkan Tana Toraja dan Toraja Utara sebagai destinasi pariwisata. 
"Ide ini lahir dari kerinduan kami mengembalikan popularitas Tana Toraja sebagai destinasi unggulan Tanah Air yang saat ini terasa semakin meredup," kata Lisa.

Tantangan menggelar event sport tourism perdana adalah meyakinkan masyarakat bahwa Tana Toraja dan Toraja Utara adalah kawasan yang layak dan bersahabat untuk kegiatan lomba lari, tambah Lisa.  "Sejak ide ini lahir di awal tahun 2016, kami langsung gencar membuat promosi dengan membuat video singkat dan foto-foto untuk ditampilkan di sosial media maupun situs resmi lomba maraton ini," ujarnya.

Lexi Rohi, Race Director Toraja Marathon 2016, mengungkapkan, rute lomba lari ini akan melintasi jalur-jalur wisata yang ada di kedua kabupaten tersebut, seperti Sangalla, Suaya, dan Tampang Allo. "Untuk jalur lari 50 persen melalui jalan raya, dan 50 persen lagi jalan desa dengan kondisi yang sangat baik," kata Lexi.

Lexi menargetkan perhelatan perdana ini diikuti 1.000 peserta dari dalam dan luar negeri. "Saat ini peserta dari luar negeri yang mendaftar sudah ada 16 orang. Peserta yang ikut di antaranya berasal dari Kenya, Singapura, Inggris, dan Malaysia," jelas Lexi lagi.

Lexi juga mengungkapkan, Toraja Marathon 2016 ini juga ramah bagi para pelari pemula. "Medan yang akan dilalui cukup bersahabat untuk semua kalangan, dan berada pada ketinggian 780-880 meter di atas permukaan laut," imbuhnya.

Frederick Batong, Ketua Persatuan Masyarakat Tana Toraja Indonesia (PMTI), menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, pelaksanaan lomba lari ini menjadi sarana promosi yang efektif bagi pariwisata di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. "Tana Toraja pamornya seperti meredup. Melalui kegiatan ini diharap bisa membangkitkan kembali pariwisata di sana. Saya yakin kami siap menjadi tuan rumah yang baik karena akomodasi dan sarana pendukung sudah baik, hotel pun kami bisa menampung lebih dari 5.000 tamu," kunci Frederick.

Lokasi Pendaftaran
Makassar
Kantor Tribun Timur Berita Online Makassar
Jl. Cendrawasih No. 430 Makassar

Kendari
UD Naga Mas M 150 Distributor
Jl. R. Soeprapto 162, Tobuuha - Puwatu

Manado Kantor Tribun Manado
Jl. AA Maramis, Kairagi - Mapanget

Makale
Toko Bina Karya
Jl. Ampera No.19, Tana Toraja


Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius