Tampilkan postingan dengan label Masamba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masamba. Tampilkan semua postingan

Masamba Culture Carnaval, Cara Luwu Utara Promosikan Daerahnya!

LUTRA - Mimpi seorang Bupati Indah Putri Indriani untuk melihat daerahnya sebagai sentra pariwisata di Luwu Raya maupun Sulawesi Selatan mungkin masih jauh di awang-awang. Namun Masamba Culture Carnaval (MCC) yang akan digelar 16 Agustus 2016 ini, bisa saja sebagai cikal bakal menuju parade busana daerah secara kolosal yang bakal menyedot wisatawan mancanegara suatu saat nanti.

Yasir Taba, Koordinator MCC kepada Deteksi Jumat sore 12/08, mengatakan, dirinya beserta ibu bupati sedang concern menyiapkan agar MCC ini kelak bisa menyamai Jember Fashion Carnaval yang kemudian diperhitungkan sebagai agenda wisata fashion Internasional.

 [ Lihat Videonya DISINI ]

“melalui MCC kami terutama ibu Bupati ingin agar Masamba dan Luwu Utara juga bisa dikenal lewat ajang parade fashion atau karnaval budaya yang tidak kalah dari event-event serupa terutama yang berskala Internasional, tapi masih lama, kita memulai dulu dalam skala kecil” ujar Yasir saat dihubungi via telepon.

Yasir menambahkan, event MCC ini akan diikuti oleh peserta dari kalangan pelajar mahasiswa, pemuda, SKPD, karang taruna serta kelompok-kelompok yang ada di Luwu Utara serta disediakan pula piala bergilir juga uang pembinaan sebagai suntikan motivasi.
Ia berharap lewat event Pesta Rakyat dengan serangkaian lomba, bisa memicu semangat gotong royong serta nasionalisme di tengah generasi muda. “Kami tentu berharap agar kegiatan ini memotivasi kita untuk membangun Luwu Utara di berbagai bidang, lewat MCC kita ingin melestarikan budaya nasional mengingat Luwu Utara ini masyarakatnya heterogen atau bhinneka tunggal ika, dan ini sebenarnya modal kita untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.

[ Lihat Rute Karnaval DISINI ]

Jika ada kelompok yang berminat, silahkan menghubungi panitia pendaftaran melalui dirinya di Kantor Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan atau lewat saudara Uje, di Teras Adira Masamba. Contact Person: 0852 9923 3676.(D1/*)


Duta Pariwisata dan Puteri Indonesia 2016, Ajang Generasi Muda Lutra Hentikan Tawuran + Narkoba

PALOPO/LUWU UTARA - Memeriahkan HUT Luwu Utara ke 17, Jerry Model Management bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Dispora Budpar) Luwu Utara bakal menggelar Duta Pariwisata dan Puteri Indonesia Luwu Utara 2016. Jerry Achmadi, Ketua Panpel event ini menjelaskan Jumat siang 08/04/2016 di Palopo bahwa kegiatan kepemudaan ini sebagai bagian keikutsertaan pihaknya meramaikan Hari Jadi Luwu Utara dan juga kampanye kegiatan positif di kalangan generasi muda untuk menjauhi tawuran, narkoba dan minuman keras.

“ya Alhamdulillah, sudah banyak yang daftar, totalnya 40-an peserta dan ditutup resmi pada ini. Mereka nanti akan mengikuti pembekalan dan technical meeting pada 10 April mendatang,” terang Jerry.

Untuk acara audisi akan dibesut pada tanggal 16 April di Aula Lagaligo Kantor Bupati Lutra. “Peserta nanti akan diinterview, unjuk bakat, dan ada sesi photo shoot,” papar mantan Duta Pajak Lutra 2011 ini. 

Grand Finalnya sendiri dihelat pada Kamis 21 April bertempat di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Lutra. "alhamdulillah semua pihak sudah menyatakan mendukung, sejak awal memang kami disupport sama Dispora Budpar dan DPRD Luwu Utara, semoga acara bernilai positif ini kian berkembang, dan menjadi agenda tahunan demi memajukan sumber daya manusia Luwu Utara dalam mengkampanyekan destinasi wisata yang ada di daerah ini, tambah Jerry. Untuk para pemenang nantinya akan membawa pulang trophy, uang pembinaan, serta piagam.  

“Dan nanti juaranya berhak mewakili Luwu Utara ke tingkat Propinsi, tutup manajer model se-Luwu Raya ini. (IR/Ardi)

Indah: ASN Jangan Bergaya Kodok!

MASAMBA — Aparat Sipil Negara (ASN) dituntut untuk profesional dan jika ingin sukses dalam meniti karir harus mengetahui apa yang disenangi serta yang tak disukai pimpinan dalam bekerja. Khusus di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) yang belum lama ini melaksanakan Pilkada dan telah memiliki pemimpin baru maka setiap ASN perlu mengetahui hal apa yang tidak disenangi Bupati terpilih.

Dalam Diklat Prajabatan Gol I, II dan III Honorer Kategori K1 dan K2 Angkatan I dan II di lingkup Pemkab Lutra, yang diikuti 194 orang dan dilaksanakan di Hotel Remaja Masamba, sejak tanggal 7 hingga 14 Maret 2016 ini, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani tampil membawakan materi tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi. Ia menjelaskan tentang gaya komunikasi staff-nya yang beberapa diantaranya menurut dia kurang elok dan tidak mencerminkan ASN yang profesional.

“Saya tidak senang dengan ASN yang seperti kodok, sikut sana sikut sini, lapor sana lapor sini, mungkin dia mengira kalau menjelekkan rekan sendiri itu bagus dan dapat pujian. Sudahlah jangan tiru ASN model demikian, kerja yang baik saja,” tutur Indah Putri Indriani di Aula Meeting Room Hotel Remaja, Jumat 11/03/2016.(Iccank)

KOMAR Datangi Kejari Lutra, Pertanyakan Komitmen Kejaksaan Tuntaskan Beberapa Kasus Korupsi

MASAMBA - Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMAR) pada Selasa siang 23/02 datangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Masamba. Belasan orang terpantau mendatangi Kantor Kejari dipimpin oleh koordinatornya Nirwan Jusuf. Komar diterima langsung Kasi Pidsus Kejari Masamba didampingi Kasi Intel. 

Ada beberapa kasus korupsi yang jadi perhatian Komar. Dalam surat yang ditujukan pada Kejari Masamba ini Komar mengajukan 2 poin tuntutan diantaranya pihaknya mendesak Kejari untuk segera menetapkan tersangka baru yakni pada si pembuat kebijakan dalam penggunaan dana DID Tahun Anggaran 2011 dan poin kedua adalah meminta Kejari tegas dan menghindari praktik kolusi dalam penuntutan.

Sempat terjadi gesekan kecil, dimana aksi Komar ini mendapat perlawanan dari sekelompok orang yang menganggap tindakan Komar ini lebih bermuatan politis ketimbang hukum. Aparat keamanan terlihat berjaga-jaga dan mengamankan aksi ini. Para penentang berasal dari kubu pendukung Bupati Indah  yang baru saja dilantik. Meski tidak ada insiden namun Kompol Hamuddin selaku Kabag Ops Polres Lutra mengaku bertanggungjawab bilamana terjadi chaos. "mereka yang datang menemui Kejari Masamba sudah bersurat dan meminta ijin, tugas saya mengamankan kegiatan ini supaya tertib dan meminimalkan konflik, karena menyampaikan aspirasi memang dijamin oleh Undang-undang," tegas dia.

Kasat Intel Kejari Masamba sendiri saat dikonfirmasi di ruangannya mengatakan pihaknya menerima Komar dan berjanji akan mempelajari isi tuntutan dalam surat mereka.  Kasi Pidsus M. Nasran SH, MH didampingi M. Edriyadi J selaku Kasi Intel menambahkan pihaknya terus fokus pada penanganan kasus yang awalnya disidik oleh Polres Lutra ini. 
"kami tidak berada dalam wilayah politik, kami tunduk dan taat pada proses hukum, buktinya kasus ini sudah P21 dan sementara dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Makassar, dan dalam tahap pemeriksaan para saksi. "tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru bilamana ada perkembangan dalam sidang di Pengadilan Tipikor dan jika ditemukan ada bukti baru," jelas Nasran
Sidang lanjutan kasus DID ini sendiri akan kembali bergulir Rabu depan.(Tim Mawar/021)

Perebutan Juara Ketiga Ricuh, Akhirnya Masamba 45 FC Menang WO

PALOPO – Duel panas kembali terjadi di Stadion Lagaligo Palopo, saat dua finalis terluka yakni masing-masing Saputra Walmas FC yang kalah dari PS Luwu 1-0 serta Masamba 45 FC yang kalah di semi final lawan Gaspa United A 2-1, keduanya bertemu dalam laga penentuan juara ketiga dan keempat Turnamen Bergengsi Amsal Sampetondok Cup 2016, Selasa sore 09/02/2016.

Diawal babak pertama kedua kesebelasan bermain dengan tempo sedang. Baik Walmas FC maupun Masamba 45 FC sama-sama belum mau memforsir tenaga untuk melakukan serangan cepat.

Berulangkali anak-anak Masamba melakukan serangan namun pertahanan Walmas yang kokoh membuat  serangan Masamba dengan mudah dapat dipatahkan oleh Hendra dkk.
Gol bagi Saputra Walmas FC tercipta di menit ke 24 hasil tendangan Osas Saha yang bersarang tepat di jaring Isran penjaga gawang Masamba 45 FC.
Sementara gol balasan Masamba 45 FC lahir dari tendangan Ngon A Djam. Pemain bernomor punggung 8 ini menggetarkan jala Alfonsius Kelwan di menit ke 47.

Pada menit ke 82 Saputra Walmas 45 FC diganjar hukuman pinalti akibat dari kesalahan penjaga gawang Alfonsius yang membuat pelanggaran di dalam daerah terlarang. Duelnya dengan Frengky (11) membuat wasit Ismail Darwis menunjuk titik putih. Kontan saja Alfonsius tidak terima yang kemudian menyulut emosi pemain-pemain Saputra Walmas yang menganggap wasit berat sebelah. Insiden ini memicu keributan, beberapa pemain Walmas terlihat memukul dan menendang wasit. Aparat keamanan lagi-lagi harus masuk ke lapangan dan mengamankan wasit yang jadi bulan-bulanan pemain Saputra Walmas.
Manager Saputra Walmas, Edy Sukma memprotes keras dan lebih memilih walk out. Pengawas Pertandingan Drs. Fatahillah menyayangkan aksi pemukulan wasit yang kali kedua terjadi di turnamen ini. Sebelumnya pemain Gaspa United B diganjar hukuman kartu merah akibat akumulasi kartu kuning dan memukul wasit saat berhadapan dengan Masamba 45 FC di laga 8 besar turnamen ini.

Kapolres Palopo AKBP Dudung Adijono, S.IK saat laga Semifinal PS Luwu vs Saputra Walmas yang sempat ricuh juga menyayangkan tindakan pemain dan penonton yang masih terbawa emosi saat duel derby tersebut berlangsung. Untungnya kedua kesebelasan masih melanjutkan pertandingan hingga usai. Dudung saat itu mengimbau lewat pengeras suara agar supporter dan penonton menahan diri serta menghargai penyelenggaraan turnamen ini.

Lagi-lagi wasit  menjadi pemicu keributan di lapangan. Keputusan wasit yang kontroversial kerap memancing tindakan berlebihan dari pemain yang gampang terbakar dan melakukan tindakan anarkis. Panitia Penyelenggara nampaknya harus ekstra hati-hati dalam menunjuk wasit yang akan diturunkan dalam laga Final Rabu 10 Februari 2016. Kualitas wasit dan hakim garis saat laga final nanti haruslah betul-betul yang terbaik mengingat tensi di partai puncak ini sangat tinggi, dimana PS Luwu akan bertemu tuan rumah Gaspa United A, dua tim yang sama-sama memiliki supporter fanatik yang berpotensi untuk kembali ricuh manakala sang pengadil di lapangan dianggap berat sebelah.

Dengan mundurnya Saputra Walmas (baca : walk out) di babak kedua menit ke 83 berarti skor 1-1 menjadi 4-0 lantaran Masamba 45 FC mendapat tambahan 3 gol dan perolehan gol Saputra Walmas dikurangi. Hasil ini membuat Masamba 45 FC meraih tempat ketiga sementara Saputra Walmas FC harus puas diperingkat keempat turnamen ini.(Sky Pratama)

Meski Kalah, Indah Beri Hadiah Untuk Pencetak Gol Masamba FC

PALOPO - Laga panas semi final Turnamen Amsal Sampetondok Cup yang berakhir dengan kegagalan Masamba 45 FC setelah ditundukkan Gaspa United A 2-1 tidak lantas membuat Bupati terpilih Luwu Utara ini, Hj. Indah Putri Indriani yang juga turut hadir menyaksikan, untuk berkecil hati. Ia dengan jiwa besar mengharapkan anak-anak Masamba segera bangkit di pertandingan berikutnya Selasa 9 Februari 2016 saat laga perebutan juara ketiga turnamen ini digelar.

Indah yang didampingi sejumlah keluarga dan kerabat dekatnya menemui pemain di lapangan hijau yang baru saja selesai bertanding. Ia membesarkan hati personil Masamba 45 FC yang sudah menyuguhkan permainan terbaiknya. "iya, kita harus sportif, setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah, kita belajar dari sini, ke depan harus lebih baik, kita masih punya satu lagi pertandingan," ucapnya sembari menjabat tangan pemain dan offifial Masamba 45 FC. 

Indah berharap turnamen Amsal Sampetondok Cup ini menghasilkan sesuatu yang baik bagi perkembangan sepakbola Luwu Raya secara umum. "kita berharap event ini melahirkan bibit-bibit unggulan, insya Allah kita doakan turnamen ini aman dan lancar," tambahnya lagi. 

Selesai bertemu pemain di tepi lapangan, ibu bupati terpilih ini pun lantas memasuki kamar ganti pemain yang berada dibawah tribun tertutup. Indah rupanya mencari pencetak gol yang sedang berada di dalam bersama pemain dan official lainnya. Disaat itu pula Indah menyerahkan bonus bagi pencetak gol serta kepada asisten manager tim. "ini ala kadarnya untuk pencetak gol dan ini untuk tim sekedar uang buat makan-makan," ujarnya sambil menyerahkan segepok duit yang berada dalam amplop putih pada Ngon A Djam dan seorang official team.(Sky Pratama)

Duel Seru: Patrice Nzekou/Ngon A Djam vs Njobi dan Escobar/Ferdinan vs Bahaken Basoren

PALOPO – Duel antara dua kesebelasan elit Luwu Raya yakni Gaspa United A versus Masamba 45 FC adalah partai yang paling ditunggu public pecinta sepakbola di Kota Palopo. Betapa tidak, pemain bintang yang bertabur di dua kesebelasan ini menjadi daya pikat tersendiri. Dalam laga 4 Besar atau Semi Final pertama akan menjadi saksi tim mana diantara keduanya yang lebih jago.

Secara head to head, di lini depan Masamba 45 FC punya jagoan Patrice Nzekou yang begitu buas menerkam si kulit bundar ke jala Syamsidar. Walau dikabarkan tengah cedera namun Nzekou diharap pulih dan bisa bermain meski hanya 1x45 menit saja. Selain Nzekou, Masamba 45 FC juga memiliki Claude Parfait Ngon A Djam atau yang biasa disingkat Ngon A Djam. Striker yang pernah merumput di Persebaya, Sriwijaya FC dan Persiba Bantul ini punya skil individu dan akselarasi yang bagus.

Sementara Gaspa United memiliki Silvio Escobar pemain asal Madura United dan pernah merumput di PSM ini dikenal memiliki kemampuan yang tidak jauh beda dengan striker Masamba 45 FC. Hanya saja performa Escobar maupun Ferdinan Sinaga dirasakan belum padu benar alias masih belum maksimal saat event ini sudah memasuki semi final. Pertarungan di lini tengah dimana disitu ada Syamsul Chaeruddin (Gaspa) dan Basile Ananbele (Masamba 45) juga menarik dicermati. Peran playmaker yang menjadi roh sebuah tim sangat berpengaruh. Syamsul dengan segudang pengalaman diyakini mampu menunjukkan performa terbaiknya.


Dilain pihak, peran juru taktik kedua kesebelasan dalam meramu materi pemain juga menjadi nilai tersendiri. Junaid Oga dan Aswan Agaos adalah coach yang sarat pengalaman. Ditangan keduanya, serangan demi serangan akan terlihat semakin menarik dan memukau.(SP)

Formasi Gaspa United: Syamsidar (1)
Erwin(4) Zul Fikar (14) Elad Henri Njobi(5) Tomi Rifka (23)
Rasyid Bakri (17) Sardianata (7) Syamsul Haeruddin (8) Wanto Kanan (6)
Escobar (9) Ferdinan Sinaga (10)

Formasi Masamba 45 FC: Heriyanto (1)
Bahaken Basoren (3) – NGO O. Jacques Efran (5) – Harianto (4)
Faisal (24) 
Basile Ananbele  (7) M. Fahri (14) Patrick Nzeko (10)
Ngon A Djam (8) – Frengky (11) 


Indah Berharap Amsal Sampetondok Cup Tahun Depan Digelar di Masamba

Hj. Indah Putri Indriani didaulat untuk memberi sambutan dalam laga panas 8 besar kemarin sore 02/02
PALOPO - Kehadiran bupati terpilih Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani saat Masamba 45 FC sedang tarung melawan Gaspa United B di Babak 8 Besar menjadi perhatian publik di Tribun Tertutup Stadion Lagaligo Palopo. Lanjutan Turnamen Amsal Sampetondok Cup 2016 ini kembali digelar Selasa sore kemarin 02/02/2016 setelah libur sehari dan diawali oleh kick off babak pertama pada pukul 15.20 wita atau molor 20 menit dari time table panitia pelasana.

Saat Masamba 45 FC sudah unggul 1-0 di menit ke 7 babak pertama, tiba-tiba rombongan bupati terpilih Lutra datang dan memasuki stadion kebanggaan kota Palopo ini. Indah didampingi abang Fauzi sang suami tercinta berikut kolega dan ajudannya. 

Sontak, aparat keamanan memberi ruang agar bupati wanita pertama di Sulsel ini menaiki ruangan VVIP yang sudah disiapkan panitia pelaksana. Saat babak pertama usai, MC menyerahkan micropone pada ibu Indah untuk sedikit berbicara tentang turnamen ini. Dalam pidato singkatnya, Indah berharap turnamen Amsal Cup ke 2 tahun depan digelar di Kota Masamba. 

"saya sudah pernah bertemu Kolonel Amsal beberapa waktu lalu dan saya meminta agar turnamen ini tahun depan diadakan di Kota Masamba, Pemerintah Kabupaten Lutra siap bekerjasama," tandasnya yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin termasuk Ketua Panpel Bakri Tahir yang mendampingi para tetamu VVIP lainnya. 

Usai menyaksikan laga Masamba 45 FC versus Gaspa United B, mantan wakil bupati Lutra ini langsung menemui para pemain yang masih berkeringat di pinggir lapangan. Ia selain mengucapkan selamat dan berfoto bersama, juga langsung menyerahkan bonus berupa uang sebesar Rp. 1 juta rupiah kepada Patrice Nzekou asal Kamerun yang berhasil membobol jaring Gaspa. 

Ronny Abbas salah seorang pengusaha Malangke, Luwu Utara yang turut mendampingi kehadiran Indah Putri Indriani juga berjanji akan memberikan bonus lagi, bilamana di laga semi final nanti, Masamba 45 FC mampu mengalahkan lawannya dan lolos ke Final turnamen bergengsi ini. "saya rasa kita patut memberi apresiasi pada pemain yang sudah membuat harum nama Masamba, mengenai pertandingan tadi saya cukup puas tapi kalau bisa lebih ditingkatkan lagi kerjasama tim dalam pertandingan berikutnya, soal bonus nanti kita beri lagi jika berhasil menang di semifinal," imbuhnya lagi.(Sky Pratama)

Saksikan videonya DISINI

Syukuran Tim Baliase dengan Bupati Terpilih, Indah Bilang Tidak Ada Istilah “Lojang” Dalam Kamus PINTAR

MASAMBA – Tim Pemenangan Pasangan PINTAR Kelurahan Baliase mengadakan acara syukuran dan silaturahmi dengan Bupati Terpilih Hj. Indah Putri Indriani di alun-alun Kelurahan Baliase Minggu siang, 31/01/2016. Hadir dengan busana muslimah yang anggun, bupati terpilih Hj. Indah Putri Indriani menekankan bahwa banyak isu dan rumor berkembang, ini menandakan masih ada pihak yang belum ikhlas menerima kekalahan. “saya bingung, kami ini sebenarnya sebagai pasangan yang menang atau kalah?” ucap dia ketika memberi sepatah kata di acara tersebut. “soalnya banyak isu berkembang, nanti, katanya, bukan Indah-Tahar yang dilantik, saya jadi heran, ini sudah kalah tapi masih ada pihak yang belum legowo, bagaimana jika mereka yang menang mungkin Kota Masamba sudah miring” lanjut dia.

Acara syukuran warga Baliase ini selain terkait pilkada juga terkait masalah pembebasan lahan dengan sistem ganti untung yang baru-baru ini diterima masyarakat setempat. Ia berharap Presiden Jokowi sendiri yang akan datang meresmikan proyek ini. “saya sudah bertemu DPP PDIP mereka menanyakan proyek apa di daerah masing-masing bupati maupun walikota dan gubernur terpilih dalam Pilkada Serentak lalu. “yang saya ingat ada beberapa proyek besar termasuk didalamnya Proyek Bendung Sungai Baliase, jadi saya sebutkan itu dan insha Allah jika tak ada halangan bapak Presiden sendiri yang akan datang meresmikan, jika berhalangan biasanya dari Kementrian yang mewakili,”

Dalam sambutan dan arahannya bupati terpilih Luwu Utara mengatakan pemerintahan dia nantinya harus bergerak cepat mengingat saat sekarang adalah masa jeda untuk menanti pelantikan, maka momentum ini akan digunakan untuk rekonsiliasi, 

“tapi ternyata tidak semudah itu karena ada camat yang saya proyeksikan untuk tetap menjabat meskipun kemarin ia berada di pihak sebelah, tapi karena ia hingga kini tetap membenci saya maka mungkin ini tanda dari Tuhan, bahwa tidak mudah memang membuat orang untuk menyukai kita, padahal tidak ada istilah “lojang” dalam kamus PINTAR,” tandasnya. “saya butuh tim yang solid yang langsung bisa bekerja dengan cepat melayani rakyat,” tambah dia lagi.

Acara ini sendiri selain dihadiri para relawan dan tim kelurahan Baliase juga nampak tokoh Baliase dan pejabat yang menjadi tim sukses PINTAR serta beberapa pemain Masamba FC asal Kamerun beserta sang manager, Andi Basta Larekeng, dan pemain lokal Masamba FC. Indah sendiri berjanji akan datang menyaksikan partai di 8 besar saat Masamba 45 FC sebagai juara grup  B menghadapi tuan rumah runner up grup D, Gaspa United B pada tanggal 2 Februari besok.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh hiburan nasyid warga Baliase serta sendra puisi dan tari-tarian yang sebelum acara dimulai sudah diawali oleh pengajian anggota majelis ta’lim Srikandi Pintar . Tokoh sepuh Masamba H. Abd Gaffar yang juga mantan Ketua Koni Lutra terlihat terharu serta bahagia dan menyampaikan jika acara ini sebenarnya acara warga Baliase seluruhnya, “adapun uang ganti untung proyek bendung dan bendungan Baliase, kata dia, uang itu adalah milik keluarga yang dititipkan pada saya, agar kelak mereka tidak saling tuntut di kemudian hari,” kuncinya.(Iccank)

Aviastar Akhirnya Ditemukan oleh Tim Polres Luwu Bersama Warga

MAKASSAR - Pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar dengan rute Masamba-Makassar yang hilang sejak Jumat (2/10/2015) akhirnya ditemukan di Pegunungan  Latimojong, Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Senin (5/10/2015).

"Pesawat Aviastar akhirnya ditemukan. Pesawat ditemukan di Gunung Latimojong oleh tim pencari Polri yang melakukan pendakian selama dua hari," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar Kombes F Barung Mangera.

Malam ini, Basarnas memastikan pesawat Aviastar yang hilang kontak dalam perjalanan dari Masamba, Luwu Utara ke Makassar, telah ditemukan. Begini penampakan foto puing pesawat yang membawa 3 kru dan 7 penumpang tersebut.
Foto ini didapatkan detikcom dari sumber kepolisian yang ikut dalam pencarian, Senin (5/10/2015). Tampak pepohonan di lokasi, Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Luwu, tersibak.
Ada dua puing besar berwarna putih. Yang satu berukuran lebih besar dibanding yang lain. Juga ada ceceran puing berwarna putih.

Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo menjelaskan dirinya sudah melihat langsung temuan tim di lokasi. Dan ia memastikan berdasarkan puing dan identifikasi, puing tersebut dipastikan merupakan pesawat Aviastar yang hilang kontak pada Jumat (2/10/2015).
Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya F. Henry Bambang Soelistyo memastikan pesawat Aviastar nomor penerbangan MV 7503 yang hilang kontak pada Jumat (2/10) sudah ditemukan hari ini.
"Sudah confirm ditemukan. Ditemukan di Desa Ulusalu, Latimojong Luwu," kata Soelistyo saat dikonfirmasi detikcom, Senin (5/10/2015).
Soelistyo mengaku sudah menerima gambar serpihan pesawat yang mengangkut 7 orang penumpang dan 3 orang kru. Dia juga menghubungi personel SAR yang sudah sampai ke lokasi.
"Sudah dicek, sudah dipastikan," imbuhnya.
Belum ada informasi mengenai kondisi para penumpang dan kru pesawat dalam penerbangan dari Bandara A Jemma Masamba, Luwu Utara ke Bandara Hasanuddin Makassar. Proses evakuasi akan dilakukan setelah medan lokasi jatuhnya pesawat diketahui.
"Saya masih online," kata Soelistyo mengakhiri pembicaraan melalui sambungan telepon.

Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar itu hilang kontak, Jumat. Pesawat itu lepas landas dari Bandara Andi Djemma, Masamba, sekitar pukul 14.25 Wita menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
"Sesuai schedule, pesawat seharusnya tiba pukul 15.35 Wita, tetapi sampai pukul 18.05 belum sampai. Kontak terakhir 11 menit dari Masamba. Kemungkinan sekitar daerah Palopo dan Luwu," ujar Barung.

Sesuai dengan data manifes, pesawat itu mengangkut 10 orang penumpang dengan rincian tujuh orang dewasa, seorang anak-anak, dan dua bayi. Sementara itu, pesawat tersebut juga membawa tiga kru, yaitu seorang pilot, satu kopilot, dan satu teknisi.(Iccank/TribunNews/Detikcom)


Aviastar Bantah Pernyataan Menteri : "Belum Diketahui Jatuhnya, ya Belum Bisa Diprediksi Memotong Rute"

JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan bahwa ada dugaan pesawat Aviastar MV 7503 Mabasa-Makassar yang hilang memotong rute. Pihak Aviastar memastikan pesawat-pesawatnya selalu mengikuti rute yang ada sesuai dengan aturan.

Direktur Operasi Perum Airnav Wisnu Darjono menjelaskan bahwa pesawat-pesawat ini terbang dengan mengikuti regulasi yaitu Visual Flight Rules (VFR). Pesawat terbang dengan mempertahankan jarak pandang yang ada.

"Pesawat harus mempertahankan jarak pandang minimal 10 Km ke depan sepanjang perjalanannya. Itu sudah sesuai aturan," kata Wisnu saat dihubungi, Senin (5/10/2015). 

Dalam rute Masamba-Makassar, pesawat perintis tersebut terbang dengan ketinggian 8.000 feet. Wisnu lalu menjelaskan rute yang seharusnya dilewati oleh pesawat yang hilang itu.

"Kalau jalurnya normal, pesawat akan lewat pantai sampai Siwa, lalu berbelok ke kanan menuju Makassar. Nah, sampai dengan semalam kan belum ketemu, kita tidak bisa berspekulasi bahwa pesawatnya ada di mana dan kenapa. Kecuali kalau sudah ketahuan, baru bisa dianalisa," jelasnya.

Wisnu menuturkan bahwa saat terbang dari Masamba dengan ketinggian 8.000 feet, pesawat tidak mungkin langsung berbelok ke arah Makassar karena ada pegunungan setinggi 11.000 feet. Para pilot pasti akan menyusuri pantai dahulu.

"Baru setelah itu melewati pegunungan yang tingginya 5.000 feet jadi aman. Saya tanya-tanya ke mereka yang terbang di wilayah itu, kalau lihat petanya ya begitu (rutenya)," ucap Wisnu.

Dugaan pemotongan rute belum bisa dipastikan karena keberadaan pesawat yang membawa 10 penumpang itu masih belum diketahui keberadaannya. Namun, menurut Wisnu, semua penerbangan Masamba-Makassar sebelum ini tidak pernah memotong rute.

"Tidak ada. Itu rute paling aman dan selamat. Kita harus sesuai dengan regulasi," ujarnya.

Dugaan pemotongan rute itu disampaikan oleh Jonan usai memantau proyek jalur rel ganda di Bekasi, Minggu (4/10/2015). Bila terbukti, ada sanksi menanti untuk Aviastar.

"Dugaan sementara, itu (pesawat Aviastar) memotong rute. Kalau memotong rute itu tidak boleh," kata Jonan kemarin.(DETIK/imk/bal)

Deteksi Video : Pengakuan Seorang Kakek, Penumpang Terakhir Aviastar PKBRM/DHC6



MASAMBA - Orangtua ini yang juga penumpang Aviastar jurusan Seko-Masamba, sudah merasakan keanehan dan firasat buruk saat berada diatas pesawat nahas itu, beberapa jam setelah Aviastar PKBRM/DHC6 yang ia tumpangi dari Seko ke Masamba itu pun hilang dan belum ditemukan hingga kini.


Kepada DETEKSI kakek yang pensiunan guru ini pun menuturkan pengalamannya saat berada diatas pesawat Aviastar malang tersebut pada penerbangan terakhir Aviastar PKBRM/DHC6  rute dari Seko ke Masamba Jumat siang (02/10) pukul 14.00 wita.

Dari Seko ke Masamba pesawat Aviastar itu menempuh waktu sekitar 25 menit, kemudian lanjut lagi terbang ke Makassar. Pesawat ini pun hanya 11 menit berada di udara, hingga kemudian dinyatakan hilang kontak dan keberadaannya masih misterius hingga saat ini.
(Video Dokumentasi : Iccank Razcal/DETEKSI)

Video Recording Date/Time : 04 Oktober 2015 jam 17.35 wita


Duration : 05.13”

Hasil Pencarian Aviastar Nihil, Danrem : Besok Kita Lanjut Cari Lagi

BUA, KAB. LUWU - Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Syafruddin, SE, M.M,M.Tr. (Han) yang turun hari ini ke lokasi pencarian pesawat Aviastar di sekitar pegunungan wilayah Desa Mappetajang Kec. Bastem Utara yang berbatasan langsung dengan Dusun Minanga Desa Bukit Harapan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu mengatakan, hari ini pihaknya bersama Basarnas, TNI, Polri, dan Tim Sar sudah berupaya keras mencari lokasi jatuhnya pesawat twin otter Aviastar tapi hasilnya masih nihil. Besok pencarian akan terus dilanjutkan dimulai pada pagi hari, dengan menyisir lokasi berbeda yang diperkirakan menjadi tempat jatuhnya pesawat aviastar yang bertolak Jumat 02/10 kemarin dengan rute Masamba-Makassar. Kendala yang dihadapi, kata Danrem selain medan agak berat juga kesiapan peralatan pendukung dan logistik akan disiapkan, soal cuaca cukup kondusif, cerah tapi sayang kurang persiapan maksimal.

Pesawat jenis PKBRM/DHC6 milik Aviastar dengan nomor penerbangan MV 7503 yang dikapteni oleh Iri Afriadi, Kkopilot Yudhistira, dan teknisi Sukris ini membawa tujuh orang penumpang. Nasib 10 orang yang berada diatas pesawat nahas ini hingga kini belum diketahui keberadaannya.
dibalik gunung ini diperkirakan Aviastar nahas itu jatuh

Sementara itu ikut mendampingi Wakil Bupati Kabupaten Luwu H. Amru Saher berserta jajarannya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Kepada Deteksi, Amru Saher menjelaskan pihak pemerintah Kabupaten Luwu akan mensupport proses jalannya pencarian Aviastar dan juga evakusasi korban jika telah berhasil ditemukan. Selain bantuan peralatan dan logistik dari Pemkab, kata dia, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Basarnas agar proses ini berjalan lancar sambil berharap agar masyarakat disekitar juga turut membantu, sekecil apapun informasi, lanjut Amru, akan sangat berarti dalam proses pencarian ini.(Iccank)

Lokasi Jatuhnya Aviastar Sudah Ada Titik Terang?

JAKARTA - General Manager Angkasa Pura I Ahmad Munir mengatakan, tim pencari telah menemukan titik koordinat sementara yang berasal dari sinyal ponsel milik pilot Aviastar, Sabtu, 3 Oktober.
Titik tersebut berjarak sekitar 60 knot dari titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar pada Jumat kemarin, 2 Oktober kemarin. Tepatnya di koordinat minus derajat 27 menit 32 titik 9 detik S 120 derajat 21 menit 40 titik 3 detik.
Informasi itu juga dipastikan oleh Emergency Operation Centre (EOC). Menurut mereka titik lokasi koordinat terakhir yang diduga menjadi titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar berada di daerah Mappetalang.
Mappetalang berada di perbatasan daerah Luwu dan Palopo, yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Bandara Andi Jemma Massamba.
Informasi juga diperoleh dari masyarakat sekitar yang bekerja sebagai tukang kayu. Ia melihat pesawat putih yang mirip dengan Aviastar terbang rendah di wilayah tersebut.
Pihak Search and Rescue (SAR) belum bisa memastikan soal titik koordinat ini. “Titik yang diberitakan masih rumor,” kata Direktur Operasi Perum Airnav Wisnu Darjono pada Rappler.
Kepala Sie Operasi SAR Makassar Deden Ridwansyah juga mengatakan hal yang sama. “Baru perkiraan berdasarkan hitungan di posko,” katanya.
Pemilik maskapai Aviastar Sugeng Triyono membenarkan bahwa titik koordinat terakhir pesawat sudah ditemukan berdasar sinyal ponsel sejak Jumat. Titiknya di sekitar daerah Palopo
GM Komersial Aviastar Petrus Budi menambahkan pantulan sinyal ponsel bukan hanya dari pilot tapi juga teknisi, sejak pukul 07.00-08.00 malam waktu setempat.
“Memang disampaikan dari ponsel engineer dan pilot terdeteksi pada saat dilacak, jaraknya berdekatan. Sekarang tim menyisir perjalanan darat,” katanya.
Saat ini tim Badan SAR Nasional telah menggelar peralatan untuk untuk menuju lokasi menjalankan proses evakuasi nantinya.
Tim EOC juga memberdayakan semua potensi yang bisa digunakan, baik itu di darat, laut, maupun udara. Pagi ini, tim EOC menggunakan pesawat Belt 412 milik TNI angkatan darat untuk mencapai lokasi titik koordinat terakhir Aviastar.(sumber : rappler.com)

Bastem Utara Tempat Jatuhnya Aviastar?

Makassar - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI dan Kehutanan sedang menuju ke titik lokasi yang dicurigai sebagai titik hilangnya pesawat Aviastar PK-BRM yang hilang sejak Jumat kemarin.

Titik yang dicurigai sebagai lokasi hilangnya pesawat yang mengangkut 10 orang tersebut berada di daerah Bastem Utara, Kabupaten Luwu berbatasan dengan Palopo, Sulsel.

Andi Sultan, Koordinator Pos SAR Bone mengatakan, tim saat ini menuju ke daerah Bastem Utara, Palopo sejak pukul 06.00 Wita karena dari informasi terakhir warga disekitar daerah Bastem Utara yang jaraknya 13 km dari Posko Basarnas melihat terakhir ada pesawat berwarna putih sedang terbang rendah dan tampak tak seperti biasanya sehingga tim langsung menuju saat ini ke lokasi tersebut.


"Kendala yang kami hadapi menuju daerah Bastem Utara karena lokasinya merupakan hutan rimba dan tak pernah dilalui  masyarakat. Jarak daerah Bastem Utara dari posko itu 13 kilometer," ucap Andi Sultan kepada Liputan6.com di sela-sela perjalanan menuju Bastem Utara, Sabtu (3/10/2015).

Sebelumnya, pesawat Twin Otter Aviastar hilang kontak. Pesawat itu berangkat dari Bandara Andi Jemma Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan pukul 14.25 Wita menuju Makassar. Pesawat tersebut membawa 7 penumpang dan 3 kru.

Pesawat jenis PKBRM/DHC6 milik Aviastar dengan nomor penerbangan MV 7503 dikapteni oleh Iri Afriadi dengan kopilot Yudhistira dan teknisi Sukris.(Iccank/Liputan6.com)

Aviastar Rute Masamba-Makassar Hilang Kontak di Ketinggian 8 Ribu Kaki

JAKARTA - Pesawat Aviastar tujuan Masamba-Makasar masih dalam pencarian. Burung besi jenis twin otter ini hilang kontak pada ketinggian delapan ribu kaki.

"Mereka (Pilot) melapor dua kali ke ATC Makassar, pukul 14.33 WITA dan pukul 14.36 WITA. Terbang pada kecepatan 150 knot. Check point terakhir pada ketinggian delapan ribu kaki," kata Kabid Keamanan Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Otoritas Bandara Wil V Makassar Agus Sasongko, dalam jumpa pers di Bandara Hasanuddin Makassar, Jumat (2/10/2015).

Agus mengatakan, saat ini penelusuran pesawat tengah dilakukan.
"Kami baru menyatakan alert tiga jam setelah pesawat hilang kontak. Pukul 16.30 WITA, kami menyatakan ada sesuatu," jelas Agus.

Pesawat dengan operator Aviastar hilang kontak dalam perjalanan dari Masamba, Luwu Utara, menuju Makassar. Ada 10 orang yang berada dalam pesawat tersebut.

"Penumpang ada 10 sekarang tahap pencarian," kata Humas Kementerian Perhubungan J. A. Barata kepada Metro TV.

Burung besi ini dibuat pada tahun 1981 dengan tipe DHC 6 dan dinyatatakan hilang kontak sekitar pukul 14.36 WITA. "Jadi perkiraannya saat hilang kontak 30 menit sebelum Makassar atau menjelang Makassar," terang Barata.(Iccank/MetroTV)


Foto Courtesy : Getty Images

Pesawat Aviastar Hilang, Basarnas Besok Pagi Mulai Cari

JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Bambang Soelistyo, mengatakan, pihaknya akan memulai pencarian serentak pesawat Aviastar dengan Rute Masamba-Makasar pada besok pagi.
Hal itu lantaran, saat dinyatakan hilang kontak pesawat jenis twin otter saat terbang dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju Makassar, Sulawesi Selatan ini telah sore hari sehingga sulit untuk dilakukan pencarian.
"Kita hitung saja dulu. Saat ini, masih dalam perkiraan, kita akan cari tapi ini sudah malam hari dan sulit juga cari malam hari. Jadi, pencarian dilakukan pada besok pagi-pagi," ujar Soelistyo saat dihubungi, Jumat (2/10/2015).
Dijelaskan Soelistyo, apabila ada kepastian dari jatuhnya lokasi pesawat yang diinformasikan oleh warga sekitar. Maka, lanjut dia, Basarnas akan langsung melakukan pencarian ke lokasi.
"Kecuali malam ini ada info dari masyarakat atau pihak lain yang mengindikasikan kalau perkiraan pesawat itu crash. Tapi, kalau dari hasil hitungan kalau kita cari malam ini percuma ya kan malam tinggal paling cepat," ujarnya saat dihubungi, Jumat (2/10/2015).
Soelistyo mengungkapkan, dirinya akan berangkat ke Makasar pada malam ini. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan tim pencarian pesawat tersebut.

"Besok pagi kita cari sesuai hasil di hitungan, kalau malam ini ada yang terkait lokasi, malam ini juga kita menuju ke sana, itu baru awal. Malam ini saya akan berangkat ke Masamba, Makasar," pungkasnya.(Okezone)

Aviastar Hilang, Nasib 10 Orang Awak Belum Jelas

MAKASSARPesawat jenis Twin Otter hilang kontak sekitar pukul 15.00 Wita saat hendak terbang dari Masamba menuju Makassar.

Kepala ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Syamsibar mengatakan, saat ini pihak Basarnas akan memimpin untuk melakukan persiapan pencarian pesawat Aviastar jurusan Masamba-Makassar yang mengalami hilang kontak. Hingga kini, pesawat itu belum melakukan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin.

"‎Pihak Basarnas sudah siap untuk melakukan pencarian pesawat yang hilang. Semua akan ditangani Basarnas karena mereka yang turun ke lapangan," kata Syamsibar, Jumat (2/10).

Diketahui, pesawat tersebut membawa 10 orang penumpang, dua orang bayi, satu orang anak-anak dan empat orang dewasa, serta tiga orang kru pesawat. Tujuh penumpang adalah; Nurul Fatima, Lisa Falentin, Afif (bayi), Riza, M Natsir, Saldhi Alqun dan Raya (bayi). Sementara tiga kru pesawat adalah; Kapten R Fiady, Co Pilot Yudistira, dan Enginer Sukris.

Seperti dikutip dari Republika, kemungkinan pesawat ini menghilang disekitar Bua  Kabupaten Luwu dan Perbatasan Kota Palopo. Sebab, pesawat hilang kontak tidak lama setelah lepas landas, sekitar 11 menit dari bandara di Masamba.

Syamsibar menuturkan, ada kemungkinan pesawat tersebut jatuh karena pesawat baling-baling ini hanya bisa bertahan selama tiga jam.

Pesawat Aviastar tipe DHC6 dengan nomor registrasi PKBRM yang berangkat dari Masamba menuju Makassar ‎disebut mengalami lost contact.‎ Pesawat. Aviastar telah berangkat dari Bandara Andi Djemma Masamba sekitar pukul 14:35 Wita dan dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 15:39.
Sementara itu dari Jakarta dikabarkan, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Bambang Soelistyo, memastikan telah menerima laporan terkait hilangnya kontak pesawat Aviastar saat terbang dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju Makassar, Sulawesi Selatan.
Sehingga, kata Soelistyo, saat menerima laporan resmi pihaknya langsung melakukan perhitungan agar dapat memperkirakan jatuhnya lokasi pesawat Aviastar dengan Rute Masamba-Makasar.
"Pertama begitu menerima laporan resmi kita menghitung, perhitungan perkiraan-perkiraan lokasi. Yang kedua kita langsung memberangkatkn anak buah yang ada di sana," ujar Soelistyo, saat dihubungi wartawan, Jumat (2/10/2015).
Lebih lanjut dia menuturkan, sebanyak satu tim diterjunkan untuk menyisir keberadaan jatuhnya pesawat tersebut. Tim tersebut, paparnya, beranggotakan sebanyak 12 orang.
"Sementara satu tim 12 orang yang diterjunkan karena itu satu pos," paparnya seperti dikutip dari Okezone.(Iccank/Rep/OZ)

Wow, SYL Bakal Hadiri Konsolidasi 2 Ribu Kader Golkar di Luwu Utara

MASAMBA - Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Golkar Luwu Utara, akan menggelar rapat konsolidasi dengan Syahrul Yasin Limpo, di Lapangan Marobo, Kecamatan Sabbang, 12 September mendatang.

Lapangan Marobo, Kecamatan Sabbang, berada pas didepan rumah pribadi calon wakil Bupati Luwu Utara, Muh Thahar Rum dengan nomor urut 1 dalam Pilkada Lutra.

Sekretaris Partai Golkar Luwu Utara, Adam Adrian, mengatakan 2 ribu kader Golkar Luwu Utara diperkirakan akan menghadiri konsolidasi bersama Syahrul Yasin Limpo.
Pihaknya sengaja memindahkan konsolidasi Golkar dari Desa Kanandede, Kecamatan Limbong, ke Kecamatan Sabbang, karena kendaraan yang susah diakses untuk sampai ke Kanandede.

"Pertimbangan lainnya, Lapangan Marobo, juga akan dilalui oleh SYL, saat akan berangkat ke Seko," ujar Adrian, Rabu (9/9/2015).(*)

Disadur dari : Tribun Timur Online.

Dapat Nomor Urut 1, Indah Bilang Semoga Jadi Nomor Satu Beneran!


Masamba. Memperoleh nomor urut 1 dalam penentuan nomor urut di KPU Luwu Utara Rabu siang 26/08 membuat sang penantang yang juga wakil bupati Lutra, Indah Putri Indriani mengucapkan syukur ke hadirat Allah SWT. Bagi dia, semua angka sama saja, tapi untuk angka nomor 1 yang ia dan tim peroleh bisa jadi perlambang bahwa kursi orang nomor 1 di Lutra, dirinya bersama Thahar Rum yang kelak akan mengisi. Indah yang berbusana putih-putih tampak manis dengan senyum mengembang saat diwawancara media ini sesaat setelah prosesi pencabutan nomor urut calon pasangan di Aula KPU Lutra hanya berujar singkat, “semoga kita juara 1 beneran,”

Ia menambahkan, “semua nomor sama saja, Insya Allah kalau mau jadi nomor satu masih harus ekstra bekerja keras karena tidak ada makna apa-apa tanpa kami dan tim hanya berhenti disini atau hanya mensyukuri, kita masih harus kerja fulltime dan memanfaatkan waktu yang ada sehingga hasilnya benar-benar nomor satu.”


Bagi dia, nomor satu atau dua bukan segala-galanya, karena pertarungan sesungguhnya akan terlihat saat pencoblosan 9 Desember 2015 nanti.


“Insya Allah jika Tuhan berkehendak, kita harus optimis dan terus bekerja demi rakyat,” kuncinya sambil melangkah menjumpai konstituen dan massa simpatisan yang sudah lama menunggu di halaman depan KPU Lutra.(IR)







Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius