Tampilkan postingan dengan label Toraja Internasional Festival. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toraja Internasional Festival. Tampilkan semua postingan

Malam Nanti Closing Ceremony TIF 2016, Wawali Palopo Juga Diundang


RANTEPAO – Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin juga diundang menghadiri closing ceremony kegiatan Toraja Internasional Festival 2016. Ome, demikian sapaan akrab Wawali Palopo ini diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung penutupan TIF 2016 di Palawa’ dan Kete Kesu’. Founder sekaligus Direktur TIF, Franky Raden saat dihubungi tadi pagi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang tetangga dekat Palopo ini karena dinilai Palopo punya history yang kuat dengan Toraja. “Kami mengundang beliau karena Toraja dan Palopo sebenarnya masih rumpun saudara, kebetulan antara Bupati Kalatiku Paembonan dan Wakil Walikota Palopo ini adalah  kawan akrab, jadi tidak canggung lagi, kami berharap beliau bisa hadir menyaksikan Toraja Opera yang dihelat dalam closing ceremony malam nanti,” ucap Franky Raden.

Ome sendiri membenarkan adanya undangan tersebut dan mengupayakan bisa turut serta dalam closing ceremony malam nanti. “Saya dalam perjalanan ke Palopo, dan surprised bapak Bupati Torut bersama Direktur TIF mengundang kami, ini suatu kehormatan, dan atas nama pemerintah Kota Palopo kami mengapresiasi, semoga event internasional ini berlangsung aman, tertib dan sukses.”

Mengenai kehadiran dirinya sendiri Ome belum bisa memastikan, karena mepetnya waktu. “ini saya masih di daerah Anabanua, mudah-mudahan masih sempat, Insha Allah saya akan hadir, tetapi bila tidak sempat atau terlambat saya mohon maaf sebesar-besarnya, intinya saya bersedia, karena event pariwisata ini penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat, ” ujarnya lewat sambungan telepon sore ini. Jumat, 19/08.


TIF 2016 sendiri pada penutupan malam nanti akan menghadirkan kolaborasi kesenian lokal Toraja dan musisi mancanegara diantaranya musisi Senegal, Hungaria, Kuwait dan Malaysia. Dalam amatan media ini, dua malam berturut-turut, venue Kete Kesu’ selalu kebanjiran penonton baik dari Toraja sendiri maupun wisatawan nusantara dan mancanegara.(D1/*)

Franky Raden: TIF2016 Bakal Lebih Semarak!

RANTEPAO - Franky S. Notodirjo atau yang akrab disapa Franky Raden selaku penggagas  sekaligus Direktur TIF kepada Deteksi, Selasa siang hari ini (16/08) mengatakan jika Toraja Internasional Festival 2016 sudah siap digelar.
Beberapa artis pendukung sudah mulai berdatangan ke kota Rantepao. Glenn Fredly dan kawan-kawan sendiri besok dijadwalkan baru akan tiba.

[ lihat videonya DISINI ]

Franky Raden mengatakan, untuk event TIF kali ini diadakan di 2 tempat yakni Palawa’ dan Kete Kesu’. Untuk hari pertama, besok di Palawa’ jam 2 siang, pengunjung akan disuguhkan lomba vocal grup dan paduan suara serta wisata kuliner dan kerajinan tangan.
Sedangkan sorenya, jam 4 di Kete Kesu’ diadakan pertunjukan seni musik etnis Toraja, Glenn Fredly n The Bakucakar akan perfom malam jam 8 setelah opening ceremony.

“jadi untuk kali ini sangat menarik karena banyak artis dan musisi, dari Senegal Afrika, Kuwait, Malaysia, Helga Sedlin juga kali kedua akan tampil kembali, serta nanti ada Toraja Opera dipenghujung event, dimana semua artis pendukung akan berkolaborasi,” kuncinya

Sementara itu Bupati Torut, Kalatiku Paembonan saat ditemui beberapa waktu lalu berharap jika dari event TIF ini pariwisata di Toraja semakin berkembang dan maju, pihaknya sendiri telah mengambil langkah agar pintu masuk ke Rantepao lewat bandara di Makale maupun Bua Kabupaten Luwu lebih banyak lagi melalui penerbangan komersil dengan pesawat berbadan lebar.

“Kami mengupayakan, agar maskapai penerbangan pesawat komersil yang dapat menampung lebih banyak turis seperti pesawat  jenis ATR 72 ,” pungkasnya.(Bayu Krisna/Icc)

Bupati Torut: Mari Kunjungi Toraja, Banyak Event Bagus Bulan Agustus Ini!

RANTEPAO – Jelang digelarnya Toraja Internasional Festival (TIF) 2016, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan mengajak penikmat seni dan budaya baik lokal maupun wisatawan nusantara dan mancanegara untuk datang beramai-ramai ke destinasi pariwisata yang terletak di dataran tinggi ini.

Ditemui di Misiliana Hotel, Minggu sore 14/08, Kalatiku mengaku tengah berupaya agar jumlah kunjungan wisatawan ke daerahnya bisa terus meningkat, salah satunya dengan memperpendek jarak tempuh dengan memaksimalkan bandar udara yang ada di Makale maupun Bua, Kabupaten Luwu. Ia mengatakan, jarak tempuh lewat jalur darat amat menghabiskan energi, waktu dan biaya.

“8 jam perjalanan dari Makassar selain terlalu lama juga menghabiskan energi. Mereka tiba di Toraja dalam kondisi capek. Turis itu biasanya punya limit waktu. Jika 16 jam pulang pergi, harusnya mereka sudah bisa kunjungi 2 atau 3 objek wisata,” jelas Kalatiku.
Untuk itu, pihaknya telah melakukan lobby dengan beberapa maskapai penerbangan sambil menunggu Bandar Udara Makale selesai diperbaiki. “Kami ingin ada penerbangan dengan pesawat yang mampu memuat minimal 70 penumpang, sehingga konektivitas antar daerah wisata di Indonesia bisa diwujudkan. Dari Bali misalnya, pesawat bisa transit di Makassar lalu ke Toraja dan ke Manado,”.

Khusus Toraja Internasional Festival sendiri, Kalatiku mengatakan jika event ini adalah kolaborasi yang unik antara budaya mancanegara dan budaya lokal Toraja. “TIF ini sudah kali yang keempat diadakan, dan kali ini tempatnya ditambah di Palawa’ selain Kete Kesu’ sebagai ikon pariwisata Torut selama ini,” ujar bupati yang gemar olahraga tinju ini.   
Kalatiku yang tengah menikmati weekend bersama kerabatnya ini mengajak semua pihak agar datang dan saksikan event Internasional yang banyak digelar dalam bulan Agustus ini. “Ayo datang ke Toraja. Kami punya banyak event bagus di bulan ini. Ada TIF tanggal 17 Agustus nanti, kemarin ada Toraja Marathon, nanti tanggal 24 ada Lomba Paralayang Tingkat Dunia, Ada Toraja Explore dan banyak event lain yang sayang untuk dilewatkan,” kuncinya.(Iccank/*)

***

Glen Fredly Siap Hibur Masyarakat di Event Toraja International Festival 2016

Glen Fredly hampir pasti akan meramaikan event tahunan Toraja International Festival (TIF) 2016. Tahun ini penggagas TIF Franky S.Notosudirjo,Ph.D, sengaja membawa Glen Fredly datang ke Ke’te’ Kesu’ Kabupaten Toraja Utara tempat perhelatan TIF untuk menghibur penonton.


Seperti tampak di foto terekam, stand banner Glen Fredly terpasang spanduk maupun baliho sejenis sudah disebar di beberapa titik termasuk di pintu sejumlah hotel di Toraja Utara.

Dibawah pimpinan Anthonio Febrianto Patulak juga kordinator lokal TIF bersama tim pemuda yang tinggal di seputaran Batulelleng dan lainnya sedang giat memasang baliho hingga stand banner informasi tentang gelar TIF 2016.

“Sudah dipastikan Glen Fredly hadir di TIF 2016,” singkat Anthonio Febrianto,” via pesan di akun facebooknya belum lama ini, Senin 8 Agustus 2016.

Aksi mereka ini terus dilakukan sebagai upaya mendukung pelaksanaan TIF yang berlangsung di kampung halaman mereka.Upaya mereka patut ditiru sebagai wujud nyata mengisi waktu luang yang sangat berdampak positif apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71.(Rilis LPPT)

Toraja International Festival Datang Lagi, Catat Tanggalnya!

RANTEPAO  - Event Toraja International Festival (TIF) 2016 kembali akan digelar selama tiga hari di Toraja Utara pada tanggal 17-19 Agustus 2016.
Ada hal yang berbeda dibanding pelaksanaan tahun kemarin, yakni pemilihan tempat kegiatan akbar TIF 2016 di dua lokasi. Bilamana sebelumnya hanya di seputaran perkampungan adat desa tua Ke’te’ Kesu’, kini di Palawa’ juga dipilih menjadi tempat pelaksanaan TIF.
Penggagas TIF , Franky S.Notosudirjo,Ph.D, mengatakan pelaksanaan TIF 2016 sudah pasti, kini semua pihak utamanya tim pelaksana sedang melakukan aktifitas sesuai dengan tupoksi masing_masing.
“Tanggal 12 Agustus nanti semua tim sudah di  berada Toraja,” singkat Franki Raden, sapaan akrab pria yang mengenyam ilmu soal Ethnomusicology with minors in Performance Art and Southeast Asian Studies, University of Wisconsin-Madison, U.S.A, melalui telepon genggamnya, Senin (2/8/2016).
Sederet artis lokal Toraja maupun artis nasional hingga mancanegara akan memeriahkan event tersebut. Selain Glenn Fredli dan groupnya, beberapa musisi dari mancanegara juga akan memeriahkan festival tahunan yang sudah menjadi agenda pariwisata Toraja ini.

Musisi mancanegara yang akan tampil diantaranya Vieux Cissokho dan Maryam Kouyate dari Senegal, Helga Sedli dari Hongaria, Tony Jayatissa dari Malaysia, dan Kuwait Tune dari Middle East.(iccank/rilis)

Glenn Fredly dan The Bakuucakar Bakal Tampil di TIF 2016

TORAJA – Pagelaran Toraja Internasional Festival (TIF) tidak lama lagi dihelat kembali di Toraja Utara. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari terhitung mulai 17-19 Agustus 2016 di Palawa’ dan Kete’ Kesu, Toraja Utara.
Sejumlah musisi bakal tampil baik musisi asal luar negeri maupun musisi tanah air. Beberapa musisi tanah air yang akan tampil menghibur para penonton festival yang sudah empat kali dihelat tersebut adalah penyanyi pop asal ibukota, Glenn Fredly dan The Bakuucakar, sebuah band yang bermain bersama Glenn selama enam tahun terakhir. Selain itu juga akan ada penampilan pamungkas dari DJ Cindy.
Seperti dikutip dari laman MakassarTerkini.com, Direktur TIF, Franky S. Notosudirjo mengatakan Glenn Fredly akan tampil memukau para penonton Toraja International Festival. Glenn akan berkolaborasi dengan The Bakuucakar pada malam pertama dan menjadi band pembuka gelaran Toraja International Festival pada Rabu 17 Agustus 2016, sekitar pukul 20.30 -22.30 Wita di Kete’ Kesu.
Selain Glenn dan The Bakuucakar juga akan ada perform dari DJ asal Jakarta yang tampil di penghujung acara hari pertama yakni DJ Cindy.
“Semoga penampilan band The Bakuucakar yang digandrungi anak muda dengan personilnya masing-masing Rayendra Sunito (drum), Bonar Abraham (bas), Andre Dinuth (gitar), Harry Anggoman (keyboard), Kenna Lango (Hammond), Nicky Manuputty (saksofon) dan Rifka Rachman (sequencer) semakin membuat kematangan musikalitas Glenn semakin tampil memukau untuk menghibur para penonton TIF tahun ini,” harapnya.(*/ist)


Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius