Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

Relawannya Lelah, Budi Sada Akhirnya “Ngamen”

PALOPO – Pemilihan Umum Kepala Daerah/Wali Kota (Pilwalkot) Palopo masih lama, sekitar setahun lima bulan lagi, tapi Budi Sada sejak beberapa bulan terakhir ini sudah padat dengan jadwal pertemuan dan tergolong sangat intens menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para pendukungnya. Seperti siang tadi, saat dia bersama sahabat dan orang dekatnya baru saja selesai membenahi  Posko Induk BISA di kawasan Kehutanan Palopo, Senin 20/02.

Cukup bermodal gitar sederhana, ia ikut “mengamen”  demi menghibur sahabat dekat dan para relawan yang terlihat mulai letih sehabis kerjabakti, beres-beres teras induknya.
“kami enjoy dan santai saja, seharian letih baru selesai beres-beres Teras Induk BISA,” tutur Budi, saat dijumpai.

Ia pun mengunggah hasil ngamennya ke jejaring sosial Facebook.  Walhasil, video berdurasi 1 menit 41 detik tersebut menjadi perhatian netizen. Video “Hangat Bersama Mereka” dengan tagar #HappySongHappyMonday  ini mendapat  reaksi positif dari para netizen dengan memberi “like” atau tanda jempol dan komentar singkat bernada dukungan bagi kandidat yang berjuluk “Bang Kumis” ini.


Pada akun pribadinya, juga pada hari yang sama seorang kawan dekatnya mengunggah video, dimana Budi Sada terlihat sedang asyik bermain gitar dan mengiringi seorang sahabatnya bernyanyi.

Ditanya soal dirinya yang jarang muncul dalam aktifitas formal dengan tokoh-tokoh politik lain, secara diplomatis ayah satu anak ini mengatakan jika agenda pertemuan dan undangan dari masyarakat sangat padat. “Hampir tiap hari ada undangan silaturahmi,” jawab kandidat dengan tagline “BISA” ini singkat.(iccank)

Inilah Kandidat Wali Kota Palopo Terpopuler Tahun 2016 versi Google

PALOPO - Google menempatkan nama Budi Sada dengan 434.000 hasil pencarian di mesin pencari paling populer di dunia tersebut. Budi Sada berhasil menyisihkan sederet nama beken lain termasuk petahana Wali Kota HM Judas Amir dan Wawali Palopo, Akhmad Syarifuddin. Petahana HM Judas Amir berada diurutan kedua dengan 245.000 hasil pencarian dan Akhmad Syarifuddin berada dibawahnya dengan 110.000 hasil pencarian.

Menurut Iccank Razcal selaku periset yang juga praktisi media online di kota ini menilai, kandidat Wali Kota Palopo sudah mulai memberikan porsi lebih banyak pada media online terutama medsos pada tahap sosialisasi atau pengenalan bakal calon.

“semua kandidat sudah mulai melek teknologi, ini penting, mengingat peran medsos yang luar biasa, pengguna internet signifikan meningkat di Indonesia, tahun ini ada sekitar 132 juta pengguna, atau angkanya naik 50% dibandingkan tahun lalu”

Khusus untuk Pilwalkot Palopo dimana semakin banyak nama baru yang disebut-sebut oleh media, membuat persaingan diramalkan akan sangat tajam. Bahkan untuk calon yang berada dalam satu partai politik pun akan saling sikut untuk dapat mengendarai parpol tersebut dalam pencalonan nanti.

Jurnalis yang juga mantan Sekjen kelompok supporter The Macz Man ini melihat peta politik di tahun 2017 akan sangat cair dan dinamis, karena masing-masing calon akan berusaha extra keras untuk membuat elektabilitas tertinggi agar nilai jualnya di mata parpol sangat tinggi.

“Saya rasa peluang kandidat semua sama, tergantung mana yang lebih tinggi akselarasinya baik di tingkat grass root maupun kemampuan komunikasi pada tokoh-tokoh pengendali parpol, dan yang terpenting adalah bagaimana mengelola isu melalui peran jejaring sosial, yang begitu efektip dalam branding image masing-masing kandidat, kuncinya.(*)

“Kombinasi Muda-Tua” lagi Trend, Ome Pastikan Maju Pilwalkot dengan Tokoh Senior

PALOPO - Kombinasi Pasangan “Muda-Tua” mewacana dalam perhelatan Pilwalkot Palopo, Pilkada Luwu dan Pilgub Sulsel. Ishak Yswandi salah seorang pengamat politik mengungkapkan hal itu dalam sebuah kesempatan di salahsatu warkop di Kota Palopo, Jumat siang, 25/03. Mantan reporter Radio Bharata ini mengatakan ada hal yang menarik dari penelusuran dia seputar wacana pilkada dan yang nampak menjadi trend adalah kombinasi pasangan dimana yang jadi 01 adalah yang berusia muda sementara wakilnya adalah tokoh yang usianya terbilang senior alias tua. Ia mencontohkan pasangan Jokowi-JK, sebagai salahsatu contoh nyata. Untuk skala Sulsel, misalnya di Luwu Utara bupati Indah Putri Indriani yang berusia 39 tahun berpasangan dengan wakilnya Muh. Thahar Rum yang usianya sudah masuk kepala 6. Di Gowa kita punya Adnan Purichta Ichsan YL yang berpasangan dengan H Abd Rauf Malagani.  

Menariknya di Trenggalek Jawa Timur, bupatinya berusia 31 tahun sedangkan sang wakil bupati baru berumur 25 tahun. Untuk bupati termuda tercatat Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang baru berusia 26 tahun menjabat bupati Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, sedangkan gubernur termuda ada pada Ridho Ficardo pemuda kelahiran Juli 1980 menjabat gubernur Lampung yang juga adalag Ketua DPD Partai Demokrat Lampung.

“Kombinasi Muda-Tua” adalah trend yang bisa diterjemahkan sebagai masa peralihan generasi, dimana generasi yang lahir di tahun 70-an akhirnya akan jadi pemimpin menggantikan tokoh-tokoh angkatan 60-an,” beber Ishak. Meski begitu, peran sang wakil sebagai pendamping juga sangat menentukan di masa peralihan ini.

Ditemui di kediamannya, Ome demikian sapaan akrab Akhmad Syarifuddin, walikota Palopo ini walau masih sedikit malu-malu namun ketika ditanya perihal kesiapan dirinya maju Pilwalkot Palopo, "soal itu nanti saja, masih lama, kita kerja dulu, tapi jika masyarakat menghendaki ya kita harus siap" ujarnya. Disinggung soal hubungannya dengan Judas Amir yang nampaknya pecah kongsi di Pilwalkot mendatang ia juga enggan mengungkapkan. Ia nampak kecewa dengan partnernya saat Pilwalkot 2013 lalu yang berhasil menumbangkan rival beratnya pasangan HATI. Soal kombinasi muda-tua, ia sependapat. Menurutnya, kota Palopo memerlukan energi yang besar dan itu ada pada tokoh muda. "kita lihat saja Bandung, walikotanya luar biasa, muda kreatif dan relijius," paparnya. Soal tokoh senior yang digadang-gadang akan ditandemkan dengan dirinya, Ome secara diplomatis berkata," hahaha, masih jauh pilkada, tetapi memang sudah ada beberapa nama tokoh senior, saya rasa, tokoh senior ini baik untuk jadi perekat dan bisa mengayomi serta membimbing tokoh muda, konsep muda-tua memang ideal untuk membangun Palopo, tetapi soal nama belum bisa kita buka sekarang," tambahnya lagi. 

Nah, jika para kontestan jeli, khususnya di Pilkada Luwu, Palopo dan Pilgub Sulsel pintar-pintarlah membaca situasi. Harusnya wacana “kombinasi muda-tua” ini bisa jadi pedoman mereka terutama dalam memilih pasangan. Karena faktor pendamping atau sang wakil sangat signifikan mengkatrol perolehan suara.
“biasanya tokoh senior yang dijadikan wakil memiliki basis massa yang kuat, karena dari segi pengalaman baik di organisasi maupun di level birokrasi mereka sudah cukup makan asam garam, saran saya, agar para kandidat berhitung cermat, saya haqqul yakin, jika trend ini kian menguat di Pilkada mendatang,” kunci Ishak.(R11/Ard)

Pelantikan Kepala Daerah Disiarkan Langsung VE Channel, Sejumlah Daerah Gelar Nobar

Stasiun televisi VE Channel akan menyiarkan langsung pelantikan 10 kepala daerah di halaman Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/2/2016).  Sementara untuk daerah yang kepala daerahnya dilantik akan digelar nonton bareng pelantikan bupati. Stasiun yang memilih tagline Suara Timur Indonesia ini telah menyiapkan kemasan dan program khusus pada proses pelantikan kepala daerah.  

Seperti dilansir rakyatku.com, program tersebut bertajuk Pemimpin Pilihan Daerah yang akan tayang mulai pukul 08.00 Wita hingga 17.00 Wita,  Rabu 17 Februari 2016. Menurut Eksekutive Produser Pemimpin Pilihan Daerah, Nurdin Amier, program ini bukan sekadar menayangkan secara langsung pelantikan 10 kepala daerah. “Kami menyiapkan segmen lain. Misalnya, menghadirkan narasumber di studio yang akan membahas potensi ke 10 kabupaten dan bagaimana kepala daerah tersebut mengelolah wilayahnya ketika telah memimpin,” kata Nurdin. Selain itu,  VE Channel juga menghadirkan para kepala daerah yang akan dilantik melalui talk show.  “Ada yang taping ada pula yang kami hadirkan melalui studio,” kata Nurdin.

Sementara di lokasi pelantikan, VE Channel mendirikan studio mini,  sehingga pelantikan yang dihelat oleh pemerintah Sulsel ini nyaman dan menarik ditonton dengan baik oleh masyarakat Sulsel. Apalagi VE Channel telah ditonton oleh seluruh kota dan daerah di Sulawesi Selatan. Manager Marketing dan Sales VE Channel Andi Rizaldi Sabir mengungkapkan,  sejumlah daerah yang kepala daerahnya dilantik juga akan menggelar nonton bareng (nobar) di wilayahnya seperti Soppeng,  Tana Toraja dan Luwu Utara. “Kehadiran VE Channel di kota kota lain bisa membantu masyarakat setempat untuk menyaksikan langsung pilihan mereka saat proses pelantikan berlangsung,” kata Rizal. Dia menambahkan, bahwa seluruh daerah yang kepala daerahnya dilantik hari Rabu besok telah menerima siaran VE Channel dengan tajam dan jernih.(Net)

Foto Courtesy : rakyatku.com

Syukuran Tim Baliase dengan Bupati Terpilih, Indah Bilang Tidak Ada Istilah “Lojang” Dalam Kamus PINTAR

MASAMBA – Tim Pemenangan Pasangan PINTAR Kelurahan Baliase mengadakan acara syukuran dan silaturahmi dengan Bupati Terpilih Hj. Indah Putri Indriani di alun-alun Kelurahan Baliase Minggu siang, 31/01/2016. Hadir dengan busana muslimah yang anggun, bupati terpilih Hj. Indah Putri Indriani menekankan bahwa banyak isu dan rumor berkembang, ini menandakan masih ada pihak yang belum ikhlas menerima kekalahan. “saya bingung, kami ini sebenarnya sebagai pasangan yang menang atau kalah?” ucap dia ketika memberi sepatah kata di acara tersebut. “soalnya banyak isu berkembang, nanti, katanya, bukan Indah-Tahar yang dilantik, saya jadi heran, ini sudah kalah tapi masih ada pihak yang belum legowo, bagaimana jika mereka yang menang mungkin Kota Masamba sudah miring” lanjut dia.

Acara syukuran warga Baliase ini selain terkait pilkada juga terkait masalah pembebasan lahan dengan sistem ganti untung yang baru-baru ini diterima masyarakat setempat. Ia berharap Presiden Jokowi sendiri yang akan datang meresmikan proyek ini. “saya sudah bertemu DPP PDIP mereka menanyakan proyek apa di daerah masing-masing bupati maupun walikota dan gubernur terpilih dalam Pilkada Serentak lalu. “yang saya ingat ada beberapa proyek besar termasuk didalamnya Proyek Bendung Sungai Baliase, jadi saya sebutkan itu dan insha Allah jika tak ada halangan bapak Presiden sendiri yang akan datang meresmikan, jika berhalangan biasanya dari Kementrian yang mewakili,”

Dalam sambutan dan arahannya bupati terpilih Luwu Utara mengatakan pemerintahan dia nantinya harus bergerak cepat mengingat saat sekarang adalah masa jeda untuk menanti pelantikan, maka momentum ini akan digunakan untuk rekonsiliasi, 

“tapi ternyata tidak semudah itu karena ada camat yang saya proyeksikan untuk tetap menjabat meskipun kemarin ia berada di pihak sebelah, tapi karena ia hingga kini tetap membenci saya maka mungkin ini tanda dari Tuhan, bahwa tidak mudah memang membuat orang untuk menyukai kita, padahal tidak ada istilah “lojang” dalam kamus PINTAR,” tandasnya. “saya butuh tim yang solid yang langsung bisa bekerja dengan cepat melayani rakyat,” tambah dia lagi.

Acara ini sendiri selain dihadiri para relawan dan tim kelurahan Baliase juga nampak tokoh Baliase dan pejabat yang menjadi tim sukses PINTAR serta beberapa pemain Masamba FC asal Kamerun beserta sang manager, Andi Basta Larekeng, dan pemain lokal Masamba FC. Indah sendiri berjanji akan datang menyaksikan partai di 8 besar saat Masamba 45 FC sebagai juara grup  B menghadapi tuan rumah runner up grup D, Gaspa United B pada tanggal 2 Februari besok.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh hiburan nasyid warga Baliase serta sendra puisi dan tari-tarian yang sebelum acara dimulai sudah diawali oleh pengajian anggota majelis ta’lim Srikandi Pintar . Tokoh sepuh Masamba H. Abd Gaffar yang juga mantan Ketua Koni Lutra terlihat terharu serta bahagia dan menyampaikan jika acara ini sebenarnya acara warga Baliase seluruhnya, “adapun uang ganti untung proyek bendung dan bendungan Baliase, kata dia, uang itu adalah milik keluarga yang dititipkan pada saya, agar kelak mereka tidak saling tuntut di kemudian hari,” kuncinya.(Iccank)

Sah, Husler-Ibas Bupati Wakil Bupati Terpilih!!!

MALILI - KPU Luwu Timur (Lutim) akhirnya menetapkan pasangan Muh. Thoriq husler dan Irwan Bahri Syam sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lutim periode 2016-2021dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Lutim, Senin (21/12/15).
Seperti dilansir situs Rakyat Sulsel, Penetapan berdasarkan Surat keputusan (SK) KPUnomor:56/KPTS/Pilbup/KPU-Kab/025433469/XII/2015 tentang penetapan pasangan calon terpilih bupati dan wakil bupati tahun 2015.
“Tak kalah bahagianya kami sebagai penyelenggara Pilkada di Luwu Timur tidak ada sama sekali riak-riak dari beberapa tahapan dengan pilkda. Pilkada ini berjalan secara kondusif karenakan masyarakat Luwu Timur berpesta demokrasi secara bermartabat, ” kata ketua KPU Lutim Muhammad Nur dalam memberikan sambutannya.
Pejabat Bupati Luwu timur Irman Yasin Limpo mengatakan bukan hanya kebahagiaan dari pasangan Husler dan Irwan, KPU dan Panwaslu, namun Pilkada yang aman dan damai adalan kebahagiaan masyarakat Lutim.
Ia juga menyakini kemenangan Husler dan Iwan menjadi pemimpin daerah ini, suatu bentuk kedaulatan rakyat yang memilih untuk daerah ini lebih maju dan lebih baik “Ini sebagai bentuk melanjutkan tongkat Pembangunan Luwu Timur dan juga inilah kemenangan masyarakat Luwu Timur sendiri,” ujarnya.
Diketahui dari hasil rekapitulasi perolehan surat suara tertuang dalam SK itu, pasangan nomor urut 1 Nur Husein–Esra Lamban meraih 45.727 suara. Pasangan nomor urut 2 Badaruddin A. Picunang–Andi Baso Makmur memperoleh 6.575 suara dan pasangan nomor urut 3 Muh. Thoriq Husler–Irwan Bahri Syam memperoleh 844.014 suara.(RS/net)

Penetapan KPU Lutra Molor, Resmi Indah - Thahar Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

MASAMBA - Senin 21 Desember 2015, KPU Lutra sekira pukul 15.00 wita, secara resmi menetapkan Pasangan nomor urut 1 dalam Pilkada 9 Desember 2015 lalu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Adalah Indah Putri Indriani berpasangan dengan Muhammad Thahar Rum yang diusung oleh empat partai yakni Nasdem, PDIP, Gerindra dan Demokrat oleh Ketua KPU Suprianto yang didampingi 4 orang komisioner lainnya menetapkan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. 

Acara yang sempat molor ini berlangsung tertib dan lancar dibawah penjagaan aparat yang sangat ketat. Terlihat Indah dan Thahar disalami pendukungnya serta staf KPU dan tamu undangan yang hadir. Menurut Ketua KPU Suprianto, pihaknya memang sengaja hanya mengundang pihak pemenang demi mencegah timbulnya gesekan. 
Indah, Bupati terpilih saat dihubungi lewat handphonenya beberapa saat lalu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan semua pihak yang tak sempat ia sebut satu persatu. 

Acara yang berlangsung singkat dan sederhana ini sekain dihadiri pasangan pemenang juga dihadiri beberapa wakil dari partai pengusung, juga relawan, tim media centre kandidat serta kerabat dekat kandidat.(AA)

Biodata Tidak Lengkap, KPU Lutra Akhirnya Dilapor ke Polisi

MAKASSAR - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara terancam dipidanakan pasangan calon nomor urut dua, Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim, ke polisi. KPU setempat dianggap mencemarkan nama baik, penyalahgunaan kekuasaan, dan pemalsuan dokumen bagi pasangan yang diusung empat partai politik ini.

“Rencananya Senin besok kami laporkan KPU Luwu Utara ke polisi. Kami sudah laporkan ke panitia pengawas Luwu Utara,” ujar calon Wakil Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Minggu, 13 Desember 2015.

Seperti dilansir Tempo Online, menurut Andi Rahim, kesalahan Komisioner KPU Luwu Utara berupa biodata daftar calon tetap (DCT). Di salah satu item yang tertulis dalam biodata tersebut bertuliskan calon inkumben Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi, hanya tamatan sekolah dasar (SD). Biodata itu dipajang di seluruh tempat pemungutan suara (TPS). ”Ini merugikan kami. Tentu pemilih membaca dan tidak akan memilih kami,” ujarnya.

Andi Rahim menuding, kesalahan KPU memasukkan biodata dan dipajang di seluruh TPS menjadi salah satu faktor kekalahan pasangan yang diusung PAN, PKS, PKB, dan Hanura ini. Dari rekapitulasi suara di kecamatan yang diunggah di situs KPU RI. Pasangan calon Indah Putri Indriani-Muhammad Thahar Rum memperoleh 90.824 suara atau 53.60 persen. Sedangkan Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim mendapat 78.615 suara atau 46.40 persen. Data ini sudah masuk 100 persen di 580 TPS di Luwu Utara. ”Kami meminta rekapitulasi dihentikan sementara waktu. Ini sungguh merugikan kami,” ucap Abdullah.

Adapun Ketua KPU Luwu Utara Suprianto saat dimintai konfirmasi tidak membantah adanya kesalahan memasukkan biodata. Menurut dia, kesalahan itu terjadi saat pencetakan. KPU baru mengetahui setelah biodata DCT itu terpajang di TPS. “Kami minta maaf atas kekeliruan ini. Biodata aslinya kami sudah serahkan ke Panwas sebagai alat bukti,” ujar Suprianto.

Suprianto tidak mempersoalkan bila pasangan Arifin Junaidi-Andi Abdullah melaporkan pihaknya ke polisi. ”Kesalahan ini bukan kesengajaan KPU tetapi kelalaian dari pencetakan,” ujarnya berdalih.

Ketua Panwaslu Luwu Utara, Rahmat, mengatakan telah terjadi dugaan kelalaian yang dilakukan KPU setempat terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati, Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim, ihwal latar belakang pasangan calon yang maju di pilkada ini. Menurut dia, kelalaian memasukkan data bukan hanya terhadap pasangan calon nomor urut dua. Tapi pasangan calon nomor urut satu juga mengalami nasib yang sama.

Untuk pasangan calon nomor urut satu, Indah, KPU tidak mencantumkan tanggal lahir di daftar riwayat hidup yang ada di DCT. Sedangkan calon nomor urut dua, Arifin Junaidi, tidak dicantumkan riwayat pendidikannya dan pekerjaannya. ”Kami akan memeriksa salah seorang Komisioner KPU Luwu Utara. Kalau ditemukan telah terjadi dugaan pelanggaran kode etik, kami lanjutkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP,” ujar Rahmat.(Tempo/Ferdi)

Senin Pleno Penetapan KPU, Ini Info Grafisnya: Pilkada Lutra, PINTAR Tangguh di 8 Kecamatan

Tabulasi Suara Pilkada di KPU Luwu Utara Kamis 8/12 lalu, telah selesai direkap, dan menurut rencana sidang pleno penetapan KPU Lutra akan dilakukan Senin lusa, 21 Desember 2015. 
P1ntar sapu bersih di 8 Kecamatan sedangkan Manassa merajalela di 4 Kecamatan meski dengan selisih tipis. Dari 580 TPS dimenangkan Pasangan Indah-Thahar 53,60% dan Pasangan Arjuna-Rahim 46,40%, dengan selisih suara 12.210 atau 7,21%. 

Berikut info grafisnya :





Courtesy : KPU Luwu Utara 
Diolah : Bag. Riset Data DETEKSI

(Iccank)

Manassamo Pleno KPU Lutra: Indah-Thahar Menang, Selisih Suara 12.210


MASAMBA – KPU Luwu Utara, Kamis pagi 17/12, melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lutra di Aula Demokrasi Kantor KPU Lutra.

Hasil penghitungan suara tingkat kabupaten tidak jauh beda dengan hasil quick count lembaga survei dan rekapitulasi suara di website KPU. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Indah Putri Indriani-Thahar Rum mengungguli seterunya Arifin Junaidi-Andi Abd Rahim dengan selisih suara 12.210 suara. Perolehan angka terbanyak di raih pasangan Indah-Thahar di Kecamatan Baebunta dengan 14.301 suara. Sementara raihan suara terbesar bagi pasangan Arjuna-Rahim  ada di Kecamatan Sukamaju dengan raihan suara 11.151, meskipun di kecamatan ini ia kalah dari pasangan Indah-Thahar yang meraih 13.709 suara.

Indah-Thahar berhasil unggul di 8 kecamatan, sementara Arjuna-Rahim, hanya unggul di 4 kecamatan. Dengan skor telak 8 vs 4 dan selisih 7,21%, bisa dipastikan Indah-Thahar akan naik tahta di Simpurusiang, kawasan tempat mereka berdua nantinya akan berkantor.
Dengan posisi Indah Thahar yang meraih 90.824 suara dan Arjuna-Rahim 78.614 suara di mata Yunus, pengamat Politik Kota Palopo menilai kegagalan petahana mantan bupati Arjuna pertanda bahwa demokrasi sudah berjalan dengan baik diLuwu Utara meskipun isu money politic berhembus kencang namun rakyat Lutra ternyata sudah pada pintar. “ini kemenngan hati nurani melawan uang dan intimidasi oknum birokrasi,” jelas Yunus di ruang kerjanya saat dihubungi secara terpisah.
Berikut hasil rekapitulasi suara di 12 Kecamatan se-Luwu Utara  :
Kecamatan Baebunta
Pintar: 14.301
Manassa: 10.975

Kecamatan Bone Bone
Pintar: 9.005
Manassa: 5.176

Kecamatan Limbong
Pintar: 991
Manassa: 1.109

Kecamatan Malangke
Pintar: 6.817
Manassa: 7.981

Kecamatan Malangke Barat
Pintar: 5.841
Manassa: 7.734

Kecamatan Mappedeceng
Pintar: 7.433
Manassa: 6.001

Kecamatan Sukamaju
Pintar: 13.709
Manassa: 11.151

Kecamatan Sabbang
Pintar: 10.472
Manassa: 10.651

Kecamtan Tanalili
Pintar: 7. 328
Manassa:5.077

Kecamatan Masamba
Pintar: 9.507

Manassa:9.122

Kecamatan Rampi
Pintar: 983

Manassa: 721

Kecamatan Seko
Pintar: 4.437
Manassa: 2.916

(Iccank/Foto : Achyar Sewang & Bag. Litbang Deteksi)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius