Tampilkan postingan dengan label PINTAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PINTAR. Tampilkan semua postingan

Penetapan KPU Lutra Molor, Resmi Indah - Thahar Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

MASAMBA - Senin 21 Desember 2015, KPU Lutra sekira pukul 15.00 wita, secara resmi menetapkan Pasangan nomor urut 1 dalam Pilkada 9 Desember 2015 lalu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Adalah Indah Putri Indriani berpasangan dengan Muhammad Thahar Rum yang diusung oleh empat partai yakni Nasdem, PDIP, Gerindra dan Demokrat oleh Ketua KPU Suprianto yang didampingi 4 orang komisioner lainnya menetapkan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. 

Acara yang sempat molor ini berlangsung tertib dan lancar dibawah penjagaan aparat yang sangat ketat. Terlihat Indah dan Thahar disalami pendukungnya serta staf KPU dan tamu undangan yang hadir. Menurut Ketua KPU Suprianto, pihaknya memang sengaja hanya mengundang pihak pemenang demi mencegah timbulnya gesekan. 
Indah, Bupati terpilih saat dihubungi lewat handphonenya beberapa saat lalu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan semua pihak yang tak sempat ia sebut satu persatu. 

Acara yang berlangsung singkat dan sederhana ini sekain dihadiri pasangan pemenang juga dihadiri beberapa wakil dari partai pengusung, juga relawan, tim media centre kandidat serta kerabat dekat kandidat.(AA)

Biodata Tidak Lengkap, KPU Lutra Akhirnya Dilapor ke Polisi

MAKASSAR - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara terancam dipidanakan pasangan calon nomor urut dua, Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim, ke polisi. KPU setempat dianggap mencemarkan nama baik, penyalahgunaan kekuasaan, dan pemalsuan dokumen bagi pasangan yang diusung empat partai politik ini.

“Rencananya Senin besok kami laporkan KPU Luwu Utara ke polisi. Kami sudah laporkan ke panitia pengawas Luwu Utara,” ujar calon Wakil Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Minggu, 13 Desember 2015.

Seperti dilansir Tempo Online, menurut Andi Rahim, kesalahan Komisioner KPU Luwu Utara berupa biodata daftar calon tetap (DCT). Di salah satu item yang tertulis dalam biodata tersebut bertuliskan calon inkumben Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi, hanya tamatan sekolah dasar (SD). Biodata itu dipajang di seluruh tempat pemungutan suara (TPS). ”Ini merugikan kami. Tentu pemilih membaca dan tidak akan memilih kami,” ujarnya.

Andi Rahim menuding, kesalahan KPU memasukkan biodata dan dipajang di seluruh TPS menjadi salah satu faktor kekalahan pasangan yang diusung PAN, PKS, PKB, dan Hanura ini. Dari rekapitulasi suara di kecamatan yang diunggah di situs KPU RI. Pasangan calon Indah Putri Indriani-Muhammad Thahar Rum memperoleh 90.824 suara atau 53.60 persen. Sedangkan Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim mendapat 78.615 suara atau 46.40 persen. Data ini sudah masuk 100 persen di 580 TPS di Luwu Utara. ”Kami meminta rekapitulasi dihentikan sementara waktu. Ini sungguh merugikan kami,” ucap Abdullah.

Adapun Ketua KPU Luwu Utara Suprianto saat dimintai konfirmasi tidak membantah adanya kesalahan memasukkan biodata. Menurut dia, kesalahan itu terjadi saat pencetakan. KPU baru mengetahui setelah biodata DCT itu terpajang di TPS. “Kami minta maaf atas kekeliruan ini. Biodata aslinya kami sudah serahkan ke Panwas sebagai alat bukti,” ujar Suprianto.

Suprianto tidak mempersoalkan bila pasangan Arifin Junaidi-Andi Abdullah melaporkan pihaknya ke polisi. ”Kesalahan ini bukan kesengajaan KPU tetapi kelalaian dari pencetakan,” ujarnya berdalih.

Ketua Panwaslu Luwu Utara, Rahmat, mengatakan telah terjadi dugaan kelalaian yang dilakukan KPU setempat terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati, Arifin Junaidi-Andi Abdullah Rahim, ihwal latar belakang pasangan calon yang maju di pilkada ini. Menurut dia, kelalaian memasukkan data bukan hanya terhadap pasangan calon nomor urut dua. Tapi pasangan calon nomor urut satu juga mengalami nasib yang sama.

Untuk pasangan calon nomor urut satu, Indah, KPU tidak mencantumkan tanggal lahir di daftar riwayat hidup yang ada di DCT. Sedangkan calon nomor urut dua, Arifin Junaidi, tidak dicantumkan riwayat pendidikannya dan pekerjaannya. ”Kami akan memeriksa salah seorang Komisioner KPU Luwu Utara. Kalau ditemukan telah terjadi dugaan pelanggaran kode etik, kami lanjutkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP,” ujar Rahmat.(Tempo/Ferdi)

Senin Pleno Penetapan KPU, Ini Info Grafisnya: Pilkada Lutra, PINTAR Tangguh di 8 Kecamatan

Tabulasi Suara Pilkada di KPU Luwu Utara Kamis 8/12 lalu, telah selesai direkap, dan menurut rencana sidang pleno penetapan KPU Lutra akan dilakukan Senin lusa, 21 Desember 2015. 
P1ntar sapu bersih di 8 Kecamatan sedangkan Manassa merajalela di 4 Kecamatan meski dengan selisih tipis. Dari 580 TPS dimenangkan Pasangan Indah-Thahar 53,60% dan Pasangan Arjuna-Rahim 46,40%, dengan selisih suara 12.210 atau 7,21%. 

Berikut info grafisnya :





Courtesy : KPU Luwu Utara 
Diolah : Bag. Riset Data DETEKSI

(Iccank)

Manassamo Pleno KPU Lutra: Indah-Thahar Menang, Selisih Suara 12.210


MASAMBA – KPU Luwu Utara, Kamis pagi 17/12, melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lutra di Aula Demokrasi Kantor KPU Lutra.

Hasil penghitungan suara tingkat kabupaten tidak jauh beda dengan hasil quick count lembaga survei dan rekapitulasi suara di website KPU. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Indah Putri Indriani-Thahar Rum mengungguli seterunya Arifin Junaidi-Andi Abd Rahim dengan selisih suara 12.210 suara. Perolehan angka terbanyak di raih pasangan Indah-Thahar di Kecamatan Baebunta dengan 14.301 suara. Sementara raihan suara terbesar bagi pasangan Arjuna-Rahim  ada di Kecamatan Sukamaju dengan raihan suara 11.151, meskipun di kecamatan ini ia kalah dari pasangan Indah-Thahar yang meraih 13.709 suara.

Indah-Thahar berhasil unggul di 8 kecamatan, sementara Arjuna-Rahim, hanya unggul di 4 kecamatan. Dengan skor telak 8 vs 4 dan selisih 7,21%, bisa dipastikan Indah-Thahar akan naik tahta di Simpurusiang, kawasan tempat mereka berdua nantinya akan berkantor.
Dengan posisi Indah Thahar yang meraih 90.824 suara dan Arjuna-Rahim 78.614 suara di mata Yunus, pengamat Politik Kota Palopo menilai kegagalan petahana mantan bupati Arjuna pertanda bahwa demokrasi sudah berjalan dengan baik diLuwu Utara meskipun isu money politic berhembus kencang namun rakyat Lutra ternyata sudah pada pintar. “ini kemenngan hati nurani melawan uang dan intimidasi oknum birokrasi,” jelas Yunus di ruang kerjanya saat dihubungi secara terpisah.
Berikut hasil rekapitulasi suara di 12 Kecamatan se-Luwu Utara  :
Kecamatan Baebunta
Pintar: 14.301
Manassa: 10.975

Kecamatan Bone Bone
Pintar: 9.005
Manassa: 5.176

Kecamatan Limbong
Pintar: 991
Manassa: 1.109

Kecamatan Malangke
Pintar: 6.817
Manassa: 7.981

Kecamatan Malangke Barat
Pintar: 5.841
Manassa: 7.734

Kecamatan Mappedeceng
Pintar: 7.433
Manassa: 6.001

Kecamatan Sukamaju
Pintar: 13.709
Manassa: 11.151

Kecamatan Sabbang
Pintar: 10.472
Manassa: 10.651

Kecamtan Tanalili
Pintar: 7. 328
Manassa:5.077

Kecamatan Masamba
Pintar: 9.507

Manassa:9.122

Kecamatan Rampi
Pintar: 983

Manassa: 721

Kecamatan Seko
Pintar: 4.437
Manassa: 2.916

(Iccank/Foto : Achyar Sewang & Bag. Litbang Deteksi)

Uhuii....Indah Dapat Ucapan Selamat dari JK

LUTRA - Setelah memenangi hasil quick count atau hitung cepat Pilkada Luwu Timur, pasangan Indah utri Indriani-Tahar (Pintar) mendapat ucapan selamat dari Wapres HM Jusuf Kalla (JK).
Berdasarkan rilis, ucapan selamat dari JK tersebut disampaikan via telepon kepada Indah. “Indah saya dengar kau menang di Luwu Utara, selamat ya, semoga Luwu Utara menjadi Lebih baik lagi” ucap JK via telepon, Rabu (9/12/2015).
Dalam kesempatan tersebut, JK juga berpesan untuk tetap menjaga kondisi dan kesediaan pemerintah pusat memback-up pemerintahan Luwu Utara kedepan.
“Tetap jaga kondisi Indah, sampaikan kepada pendukungnya, saya juga siap berkomunikasi lebih lanjut untuk memback-up pemerintahan Luwu Utara kedepan” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Indah mengucapkan terimakasih kepada sosok nomor dua di Indonesia tersebut atas perhatiannya. Indah juga mengaku siap untuk intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat setelah resmi dilantik sebagai Bupati Luwu Utara.
“Iye, terimakasih Pak Wapres atas perhatiannya, Insya Allah kami akan intens komunikasi setelah resmi dilantik, kami akan berupaya melaksanakan mandat rakyat ini dengan sebaik-baiknya,” beber Indah.
Untuk diketahui berdasarkan versi quick count PINTAR (Pasangan Indah-Tahar)  berhasil meraup 53,72% sementara JUARA (Arifin Junaidi-Andi Rahim) 46,28%.(Rls)

Indah Batalkan Pidato Kemenangan, Opu LAM Ucapkan Selamat

LUTRA - Pemenang Pilkada Luwu Utara (Lutra) versi Quick Count 2 lembaga survey yakni CRC dan JSI, Indah Putri Indriani, Rabu sore 9/12, tiba-tiba membatalkan pidato kemenangan dan hanya berpesan agar simpatisan maupun pendukung tidak terlalu euforia dengan mengadakan pesta arak-arakan dan pawai kendaraan bermotor melintasi jalan raya kota Masamba dan sekitarnya. 

Pukul 14.30 wita, saat quick count CRC yang ditayangkan dilayar lebar kediamannya di Kanjiro Kec. Sukamaju menunjukkan 22% data yang masuk dan posisi pasangan Pintar leading dengan angka cukup meyakinkan di titik 55% sedangkan Arjuna hanya meraup 45% dukungan suara, para simpatisan sudah mulai berdatangan memberikan ucapan selamat. 

Sementara itu versi real count internal Pasangan P1ntar (Indah-Thahar) yang memakai jasa SSI (Script Survey Indonesia) menunjukkan angka-angka yang tidak terlalu jauh berbeda dengan tampilan layar versi CRC dan JSI. Pukul 19.30 wita ketika data sudah 100% masuk dari 580 TPS, dilaporkan posisi Indah-Thahar tetap memimpin dengan perolehan akhir 53,73% untuk P1ntar dan 46,27% untuk pasangan Manassa (Arjuna-Rahim). Dengan selisih suara sekitar 12.679 suara atau selisih 7,46%.

Indah menurut salah seorang anggota timnya yakni Filosofis Rusli yang juga Master Campaign P1ntar direncanakan akan melakukan victory speech atau pidato kemenangan. Namun dengan alasan tertentu, pidato ini dibatalkan dan terlihat hanya Opu Luthfi Andi Mutty yang memberikan orasi singkat dan pidato kemenangan seraya berpesan agar simpatisan Pasangan Pintar tidak melakukan arak-arakan di jalan raya. "kita meskipun menang jangan membuat lawan kita seolah musuh yang tidak punya harga diri, mereka tetap harus kita hormati dan hargai," tegas Opu Luthfi. Mantan bupati Lutra ini mengajak semua simpatisan bersyukur dan tidak melampiaskan kegembiraan secara berlebihan. "Kita memang sudah menang, akan tetapi jangan sampai kita terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan yang bisa membahayakan persatuan dan kesatuan, kita harus jaga itu, setelah pilkada semua harus bersatu kembali membangun Lutra," tandasnya.

Ribuan massa pendukung P1ntar bak semut mulai mengerubuti kediaman orangtua bupati terpilih ini mereka berteriak histeris sambil mengacungkan salam jempol atau salam 1 jari yang menjadi ciri P1ntar dalam pilkada 2015 ini. 

Indah terlihat terharu bercampur senang dan bahagia dan melambaikan tangannya ke arah ribuan simpatisannya yang membuat jalan poros di depan kediamannya macet total. Fauzi sang suami tercinta bupati terpilih beserta anggota keluarga lainnya, juga nampak sibuk menerima ucapan selamat.(Iccank)


Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius