Tampilkan postingan dengan label Indah Putri Indriani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indah Putri Indriani. Tampilkan semua postingan

Masamba Culture Carnaval, Cara Luwu Utara Promosikan Daerahnya!

LUTRA - Mimpi seorang Bupati Indah Putri Indriani untuk melihat daerahnya sebagai sentra pariwisata di Luwu Raya maupun Sulawesi Selatan mungkin masih jauh di awang-awang. Namun Masamba Culture Carnaval (MCC) yang akan digelar 16 Agustus 2016 ini, bisa saja sebagai cikal bakal menuju parade busana daerah secara kolosal yang bakal menyedot wisatawan mancanegara suatu saat nanti.

Yasir Taba, Koordinator MCC kepada Deteksi Jumat sore 12/08, mengatakan, dirinya beserta ibu bupati sedang concern menyiapkan agar MCC ini kelak bisa menyamai Jember Fashion Carnaval yang kemudian diperhitungkan sebagai agenda wisata fashion Internasional.

 [ Lihat Videonya DISINI ]

“melalui MCC kami terutama ibu Bupati ingin agar Masamba dan Luwu Utara juga bisa dikenal lewat ajang parade fashion atau karnaval budaya yang tidak kalah dari event-event serupa terutama yang berskala Internasional, tapi masih lama, kita memulai dulu dalam skala kecil” ujar Yasir saat dihubungi via telepon.

Yasir menambahkan, event MCC ini akan diikuti oleh peserta dari kalangan pelajar mahasiswa, pemuda, SKPD, karang taruna serta kelompok-kelompok yang ada di Luwu Utara serta disediakan pula piala bergilir juga uang pembinaan sebagai suntikan motivasi.
Ia berharap lewat event Pesta Rakyat dengan serangkaian lomba, bisa memicu semangat gotong royong serta nasionalisme di tengah generasi muda. “Kami tentu berharap agar kegiatan ini memotivasi kita untuk membangun Luwu Utara di berbagai bidang, lewat MCC kita ingin melestarikan budaya nasional mengingat Luwu Utara ini masyarakatnya heterogen atau bhinneka tunggal ika, dan ini sebenarnya modal kita untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.

[ Lihat Rute Karnaval DISINI ]

Jika ada kelompok yang berminat, silahkan menghubungi panitia pendaftaran melalui dirinya di Kantor Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan atau lewat saudara Uje, di Teras Adira Masamba. Contact Person: 0852 9923 3676.(D1/*)


Mutasi Part 3, Indah Mulai Berani Bongkar Kabinet Lama

LUTRA — Bupati Indah Putri Indriani nampaknya semakin pede, setelah dorongan kuat publik Luwu Utara atas tingkat kepuasan SKPD yang rendah maka pelan namun pasti bau wangi rotasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sudah mulai kuat aromanya sepekan terakhir ini.

Sejatinya, Senin 10 Mei lalu, nama-nama pejabat yang akan dimutasi sudah beredar dan jadi perbincangan publik. Namun Bupati Indah saat itu masih belum berani mengumumkan sehingga konon membuat Wakil Bupati Muh. Thahar Rum sedikit kecewa. 200 nama yang sudah disodorkan masih ada yang belum fix sehingga kutak-katik nama masih terjadi. Hingga Rabu 4 Mei 2016 lalu, nama-nama itu sudah diteken dan siap untuk diumumkan dan dilantik pada hari Senin pekan lalu. Publik pun semakin bertanya-tanya. Ada apa dengan “Cinta” ?

Sudah jadi rahasia umum jika persaingan para eselon II menuju tahta SKPD hingga diumumkan dan dilantik kemarin diawali proses tarik menarik. Dan beberapa nama akhirnya harus terpental, dicoret dan ditata ulang. Indah Putri Indriani sebagai pimpinan tertinggi pemerintahan di Luwu Utara dihadapkan pada pilihan: minimnya pejabat eselon II yang pas untuk digadang-gadang sebagai pimpinan SKPD.
Meski aroma mutasi ini sempat masuk angin, namun Jumat Keramat pada 13 Mei 2016 kemarin adalah jawaban atas tingginya ekspektasi publik pada kinerja Pemkab Luwu Utara.

Bertempat di Aula Lagaligo, Wakil Bupati Muh. Thahar Rum dengan disaksikan Bupati Indah merotasi 24 pejabat eselon II, III dan IV. Ada yang muka lama dan ada juga yang nonjob serta tidak sedikit yang hanya tukar tempat serta pindah posisi.
Meski belum seluruh SKPD dirombak namun sebagai langkah awal mutasi ini mendapat acungan jempol konstituen Indah-Thahar yang memang sejak awal sangat galak menyuarakan perombakan kabinet. Indah sudah mulai berani pasang badan dan merotasi SKPD yang selama ini dinilai belum bekerja maksimal dan menyisakan segudang masalah bagi pemerintahan Indah-Thahar ke depan. Inilah alasan paling masuk akal dan bisa diterima publik.

“Mutasi yang manis dan smooth,” sebut Yunus saat dihubungi terpisah, Sabtu pagi 14/05/2016. Pengamat politik ini menilai Indah sudah semakin pede dan mendapat dukungan sisa-sisa pendukung Arjuna. Yunus mengatakan mutasi di Jumat Keramat kemarin adalah bentuk keberanian Indah-Thahar untuk memulai gerakan perubahan di Luwu Utara. Indah sebut Yunus sangat lihai memainkan dawai-dawai mutasi dan merancang perombakan kabinet ini berdasarkan skala prioritas bukan pada keinginan orang per orang. “Ini semacam peringatan, bahwa bupati Indah memang tegas dan masih memainkan iramanya sendiri, bukan irama orang,” tambah mantan tenaga pendidik kota Palopo ini.

Bupati Indah Putri Indriani sendiri saat dikonfirmasi secara singkat hanya mengatakan jika mutasi adalah hal biasa dan sebagai bagian dari kontrak politik dan kontrak sosial pejabat yang dilantik dengan masyarakat Luwu Utara. “ini kontrak sosial politik, mereka harus mempertanggungjawabkan kinerja mereka pada rakyat Lutra, jadi harus berhati-hati dan transparan,” tegasnya.(Tim D1/ist)

Nama-nama pejabat yang kena mutasi baik promosi maupun reposisi:

1. Drs. Armiadi, M.Si,  Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKP3), sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan dan Perkebunan.

2. Suaib Mansyur, Kadis Pekerjaan Umum (PU), sebelumnya Kadis Pertambangan dan Energi.

3. Ir. Arif Palallo MM, Kadis Perhubungan, sebelumnya Staf Ahli Bupati

4. Drs. M. Asyir Suhaeb, M.Si, Kepala Inpektorat, sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol

5. Adriani Ismail, Kadis Kehutanan dan Perkebunan, sebelumnya staf ahli bupati.

6. Muhtar Jaya SE, M.Si, Staf Ahli Bupati sebelumnya Kadis PU

7. Jumail Mappile, S.IP, M.Si, Staf Ahli Bupati sebelumnya Kadis Perhubungan.

8. Buramin Dannu, Pelaksana Tugas Kesbangpol, Staf Ahli Bupati.

9. Yasir Taba, Pelaksana Tugas Kepala badan KB & Pemberdayaan Perempuan, sebelumnya sebagai Sekertaris badan KB & Pemberdayaan Perempuan.

10. Alam Komar diperbantukan pada Sekretariat Daerah, sebelumnya menjabat Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan.

11. Martina Simon diperbantukan pada Sekretariat Daerah, sebelumnya menjabat Kepala BKP3

12. Metu Ratu, Kabag Ekonomi, sebelumnya menjabat Sekertaris Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan.

13. Tapsil Saleh, Kabag Umum, sebelumnya menjabat Kabag Ekonomi

14. Andi Muhammad Nasrum, Sekertaris Dinas Kesehatan, sebelumnya Fungsional Dokter UPTD Puskesmas Masamba.

15. Muhammad Yahya, Kepala Kantor Lingkungan Hidup, sebelumnya Kabid di BKP3.

16. Nakicah, Sekertaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sebelumnya Kabid di Dinas Kependdudukan dan Catatan Sipil.

17. Irwan menjabat sebagai Kabid Penanganan Darurat di BPBD Lutra, sebelumnya Kabid Bina Marga di PU Lutra.

18. Yasir menjabat sebagai Kabid Pengelolaan data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sebelumnya Kabag Perencanaan Pembangunan.

19. Muhammad Tahir menjabat sebagai Kabid Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sebelumnya Kepala Kantor Lingkungan Hidup.

20. Yasri menjabat sebagai Kabid kelembagaan dan Pembinaan di BKP3, sebelumnya Fungsional Penyuluh di BKP3.

21. Bimas Pasolong, diperbantukan pada Inspektorat, sebelumnya Kabag Umum.

22. Machful Djaya, Kabid Bina Marga di PU, sebelumnya Kasi Pengelolaan Sampah dan Limbah di PU.

23. Marhani Katma Mars,  sebagai fungsional dokter di RSUD Andi Djemma, Sebelumnya Direktur RSUD Andi Djemma.

24. Mardiana diperbantukan pada Kantor Camat Mappadeceng, sebelumnya Kabid Penanganan Darurat dan Logistik di BPBD Lutra.

25. Muhammad Ilyas, staf kantor KPU, sebelumnya Sekertaris KPU.

26. Bambang Heriawan, Plt Kabag Perencanaan Pembangunan, sebelumnya Kasubag di Dinas PU.

27. Usnan Jaya, Pj Kasi pengelolaan sampah dan limbah, sebelumnya staf di Dinas PU.




HUT ke 17 Lutra, Pembalap Masamba Ini Minta Bupati Bangun Sirkuit



JOGYAKARTA – Jelang Hari Jadi ke XVII Kabupaten Luwu Utara, pembalap Masamba yang kini bergabung di Tim Trijaya Bandung meminta agar Bupati Indah Putri Indriani membangun sirkuit bagi anak-anak muda Luwu Utara yang gemar racing alias balapan.

Lewat sambungan telepon, Jumat 22/04/2016, Awin Sanjaya, pembalap berusia 17 tahun ini tidak minta yang muluk-muluk selain dibangunkan sirkuit atau arena balapan. Awin juga berdoa agar Luwu Utara kedepan semakin maju dan diperhitungkan dalam kancah nasional.


Awin kini tengah fokus mengikuti race di Malang dan memilih homestay di Jogyakarta agar lebih dekat dengan beberapa event race yang akan ia hadapi. Awin menilai banyak anak-anak muda Luwu Utara yang punya bakat sama dengan dirinya hanya saja wadahnya yakni sirkuit tidak ada sehingga mereka memilih balapan liar di jalan raya yang rentan dengan resiko dan membahayakan pengguna jalan lain. “saya rasa Luwu Utara tidak kalah dari daerah lain, sirkuitnya yang perlu dibangun dan aspek keamanan juga harus dijaga, saya berharap Lutra di usianya yang ke 17 bisa lebih maju dan berkembang, selamat untuk kita semua,” kunci Awin.(Iccank)

Bupati Indah Merambah Jagat Medsos

MASAMBA – Bertambah lagi politisi yang mencemplungkan diri ke dunia maya lewat social media. Indah Putri Indriani, bupati perempuan cantik pertama di Sulsel kini menambah daftar panjang public figure yang mulai merambah belantara twitter dan instagram lewat akun pribadi bertajuk @Indahputri_idp.

Lewat social media, Indah mengaku ingin membaktikan diri meski hanya lewat jemari dan jempol untuk menampung aspirasi langsung masyarakat Luwu Utara. Iccank, Pemimpin Redaksi Deteksi News lewat akun @iccank_Asli mencoba stalking dengan sang bupati dengan memfollow akun pribadi Indah dan mencuit pertanyaan, “benarkah ini akun resmi Ibu Bupati Luwu Utara?”
Tidak berapa lama, muncul balasan dari perempuan kelahiran Jayapura Papua ini dengan balasan singkat. “ iyya, salamakki ta pada Salama”
Cuit pertama Indah tercatat tertanggal 10 Maret 2016 dengan tulisan,” Menjaga semangat dan ketulusan !”
Kemudian keesokan harinya pada tanggal 11 Maret 2016 Indah kembali berkicau.

Aku ingin ide dan pikiran ada disini ( luwu utara ), cukup jempol dan jemari menjadi penghubung”

Sementara di Instagram Indah lebih banyak memuat foto-foto kegiatan dia selama ini baik saat pelantikan, saat berselfie dengan karyawan Alfa Midi maupun saat melakukan donor darah dan seabreg kegiatan lainnya. Jumlah foto yang ia upload baru mencapai 20 foto.

Di Twitter, meski terhitung akun baru, namun jumlah pengikut atau follower Indah sudah melebihi 74.728 followers. Bupati Luwu Utara ini mengikuti jejak politisi sebelumnya seperti Akhmad Syarifuddin Wakil Walikota Palopo, Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan Presiden Jokowi serta Wapres Jusuf Kalla dengan mengaktualisasikan diri lewat teknologi yang tanpa kenal jarak, langsung apple to apple antara rakyat dan pemimpinnya. Sebuah langkah yang patut ditiru dan layak diacungi jempol.(Iccank)

Indah: ASN Jangan Bergaya Kodok!

MASAMBA — Aparat Sipil Negara (ASN) dituntut untuk profesional dan jika ingin sukses dalam meniti karir harus mengetahui apa yang disenangi serta yang tak disukai pimpinan dalam bekerja. Khusus di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) yang belum lama ini melaksanakan Pilkada dan telah memiliki pemimpin baru maka setiap ASN perlu mengetahui hal apa yang tidak disenangi Bupati terpilih.

Dalam Diklat Prajabatan Gol I, II dan III Honorer Kategori K1 dan K2 Angkatan I dan II di lingkup Pemkab Lutra, yang diikuti 194 orang dan dilaksanakan di Hotel Remaja Masamba, sejak tanggal 7 hingga 14 Maret 2016 ini, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani tampil membawakan materi tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi. Ia menjelaskan tentang gaya komunikasi staff-nya yang beberapa diantaranya menurut dia kurang elok dan tidak mencerminkan ASN yang profesional.

“Saya tidak senang dengan ASN yang seperti kodok, sikut sana sikut sini, lapor sana lapor sini, mungkin dia mengira kalau menjelekkan rekan sendiri itu bagus dan dapat pujian. Sudahlah jangan tiru ASN model demikian, kerja yang baik saja,” tutur Indah Putri Indriani di Aula Meeting Room Hotel Remaja, Jumat 11/03/2016.(Iccank)

HeadlineNews: Reposisi ala Bupati Indah

MASAMBA – Pasca dilantik 17 Februari 2016 lalu, Bupati Hj. Indah Putri Indriani seolah ingin tancap gas dan melaju dengan kecepatan tinggi. Senin pagi dua kali ia berpidato dan mengumpulkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) masing-masing dalam acara apel pagi di Taman Siswa, 22/02/2016 jam 08.00 dan pertemuan jam 10.00 siang di Aula Lagaligo. Materi pidato Indah di kedua kegiatan ini hampir sama yakni mengisyaratkan akan adanya mutasi besar-besaran di kabinet Indah-Tahar masa bakti 2016-2021.

Muhammad Thahar Rum yang hadir saat itu, menolak memberi komentar selain berujar singkat “itu hak prerogatif bupati baru” saat kami sapa di Lapangan Taman Siswa. Ia juga enggan merinci siapa yang bakal didepak dari jajaran pimpinan di lingkup pemerintahannya.
Setali tiga uang, Bupati Indah juga menutup rapat perihal nama-nama yang beredar di dunia maya. Ia belum mau menjelaskan perihal siapa yang akan masuk dan siapa yang keluar. Ibarat pertandingan sepakbola, ia masih menyeleksi pemain mana yang akan ia pakai.

Merujuk ke Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,  Indah berhak mengganti pejabat eselon dua hingga empat. Namun untuk jabatan bagi eselon dua ia harus membuat Panitia Seleksi (Pansel). Sementara untuk jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Indah harus melakukan konsultasi terlebih dulu dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo sebelum membuat SK sesuai pasal 5, UU nomor 5 tahun 2014.
Yang jelas, saat ini, Indah bersama sang wakil masih meneliti nama-nama yang rupanya sudah ada dalam saku dia untuk suatu saat ia keluarkan. Ketar-ketir alias dag dig dug, itulah bunyi dada para petinggi di pemerintahan Luwu Utara saat ini.

Dirunut kebelakang saat pilkada 2015 lalu, 95% birokrasi yang ada di kabinet Arifin Junaidi (Arjuna) mendukung sang boss yang saat itu memilih berpasangan dengan Andi Rahim dengan nomor urut dua. Kini, dengan nakhoda baru, Indah Putri Indriani bersama Thahar Rum perombakan besar-besaran adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari seperti isyarat dia tempo hari.

“saya butuh tim yang solid yang bisa bekerjasama, yang mampu seirama, sejalan, nah jika ada yang tidak merasa nyaman saat ini, kasih tau memang mi,” ujar Indah di Aula Lagaligo dihadapan ratusan eselon dua, tiga dan empat, Senin siang 22/02/2016.

Saat ini Indah tengah membidik berdasarkan dua hal yang ia sampaikan sebelum menetapkan susunan kabinet, yakni soal trust (kepercayaan) dan kompetensi. “saya minta BKD menginventaris stock eselon 2, 3 dan 4 yang kita miliki, dari situ nanti kita bisa pilih berdasarkan trust atau kepercayaan dan kompetensi yang mereka miliki, kami ingin pelayanan masyarakat yang terbaik tentu dengan stock pimpinan dan staff yang terbaik pula,” imbuh dia.

Meski begitu pengamat politik Yunus menilai Indah tidak akan dengan mudah menyusun kabinetnya, tarik ulur kepentingan akan mewarnai apalagi kontribusi beberapa petinggi partai pendukung juga agaknya menjadi bahan pertimbangan. 
”nuansa balas budi sesuatu yang tidak bisa dihindari, Indah dan Thahar harus berhitung cermat sebelum menyusun kabinet barunya. Karena potensi konflik, baik dibelakang orang-orang Indah maupun orang-orangnya Thahar akan muncul manakala “bagi-bagi kue” ini gagal memuaskan semua pihak,” tandas Yunus.(Iccank/01)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius