Tampilkan postingan dengan label Wakil Bupati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wakil Bupati. Tampilkan semua postingan

10 Bupati Dilantik, Sisa 1 yang Akan Menyusul

MAKASSAR - 10 kepala daerah atau bupati terpilih pada Pilkada Serentak 9 Desember 2015 lalu resmi dilantik di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 17 Februari 2016 kemarin. Hanya bupati Toraja Utara yang mundul dari jadwal pelantikan karena masa jabatan yang baru akan berakhir pada Maret 2016 mendatang.
Para Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dilantik Presiden RI melalui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di halaman kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyematan tanda pejabat serta penyerahan Surat Keputusan dari Menteri Dalam Negeri dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin limpo atas nama Presiden Republika Indonesia Joko Widodo. Selanjutnya penandatanganan berita acara pelantikan, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas seluruh bupati dan wakil bupati yang sudah dilantik sebelumnya.

10 pasangan Bupati-Wakil Bupati yang telah dilantik  adalah:
1. Andi Sukri Sappewali – Tomy Satria (Kabupaten Bulukumba)
2. Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio (Gowa).
3. Hatta Rahman – A Harmil Matotorang (Maros)
4. Basli Ali – Zainuddin (Selayar)
5. Syamsuddin Hamid - Syahban Sammana (Pangkep)
6. Niko Bringkanae - Victor Datuan Batara (Tator)
7. Indah Putri Indriani - Thahar Rum (Luwu Utara).
8. Muh. Thorieq Husler - Irwan Bahri Syam (Luwu Timur)
9. Andi Idris Syukur - Suardi Saleh (Barru)
10. Andi Kaswadi Razak - Supriansa Mannahau (Soppeng).

Dalam kata sambutannya Syahrul Yasin Limpo mengatakan para Bupati-Wakil Bupati terpilih harus turun ke tengah rakyat melaksanakan janji-janji saat berkampanye lalu.
“Jangan duduk dibelakang meja, tapi turunlah ke tengah tengah masyarakat pastikan pokok-pokok kebutuhan rakyat terpenuhi” ucap Syahrul saat menyampaikan pidatonya dihadapan undangan dan Bupati-Wakil Bupati yang baru saja dilantik.

Polrestabes Kota Makassar mengerahkan sebanyak 400 Personilnya guna melancarkan arus lalu lintas Maros-Makassar, dari pengendara yang melewati kantor Gubernur Sulsel. Cuaca Kota Makassar yang sebelumnya sempat hujan mulai reda saat upacara pelantikan ini dimulai.(Widi)

Deteksi Video : Amru Saher Jelaskan Proses Pencarian Pesawat Aviastar


Wakil Bupati Luwu H. Amru Saher menjelaskan pada DETEKSI terkait Pesawat Aviastar Rute Masamba-Makassar yg hilang sejak Jumat 2 Oktober 2015 dan hingga kini belum ditemukan. Dari Keterangan Wabup Luwu ini, Pemkab Luwu berusaha maksimal mencari pesawat dan para korban tragedi ini. (Video Dok. : Iccank Razcal / DETEKSI) Gambar diambil Sabtu 03/10 di Desa Bukit Harapan Kec. Bua Kab. Luwu

Wakil Bupati Toraja Utara Harap Provinsi dan Kabupaten Seirama Atasi Krisis Ekonomi

RANTEPAO – Workshop Pengembangan Strategi Penanggulangan Kemiskinan tahun 2015 yang berlangsung di Ruang Pola Bupati Toraja Utara (08/09/2015) pukul 09.00 wita yang dihadiri langsung oleh Kepala Bina Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan bersama rombongan dalam membahas permasalahan kemiskinan di seluruh Kabupaten Provinsi Sulsel salah satunya yakni Toraja Utara.

Turut hadir dalam temu acara serupa Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Buntang Rombelayuk, S.Pd didampingi Kepala BAPPEDA Toraja Utara Ir. Daniel Tandi dan peserta berjumlah kurang lebih 60 orang melibatkan Kepala Dinas, Kepala Badan/Kantor, Kepala Bagian, Para Asisten serta Tim yang tergabung dalam Penangggulangan Kemiskinan dan Pengendalian Daerah (TPKPD) Toraja Utara dan Provinsi Sulsel serta beberapa Kepala SKPD/Camat  Se-Toraja Utara turut hadir dalam kegiatan ini.

Laporan Ketua Panitia bahwa di tahun 2014 setelah melakukan  koordinasi di Istana Gubernur  yang dihadiri oleh seluruh TPKPD Se-Provinsi Sulsel hasil keputusan yang diambil bersama yakni bagaimana melakukan sosialisasi serta penuntasan permasalahan kemiskinan di seluruh wilayah Provinsi Sulsel.
Disamping itu ada 2 hal yang perlu di perhatikan secara seksama yakni Momerandum Of Understanding (MoU)  tentang pendidikan dan kesehatan.
Selain itu Kepala Bina Kesra Prov. Sulsel Dra. Hajjah Kurnia, M.Si mengatakan tujuan daripada kegiatan dimaksudkan untuk menanggulangi dan menuntaskan kemiskinan yang ada di Toraja Utara selain sebagai Stimulan untuk para TKPKD untuk lebih bersinerjis agar bekerja untuk masyarakat, kata Hajjah Kurnia.

Sesuai Visi Misi Pemerintah Kabupaten Toraja Utara “membangun dari pinggir” hal tersebut dimaksudkan karena masih banyak masyarakat Toraja Utara khususnya di berbagai pelosok daerah yang tergolong ekonomi lemah (miskin) memerlukan bimbingan serta uluran tangan oleh sebab itu diharap Tim Penanggulangan Kemiskinan Kab. Toraja Utara betul-betul memberikan stimulan kepada masyarakat untuk bagaimana memperbaiki kehidupannya yang lebih baik lagi.

Toraja Utara sudah jauh melangkah dana akan dijadikan sebagai daerah otonom, oleh sebab itu permasalahan kemiskinan perlu ditangani secepat dan sebaik mungkin yang akan melibatkan seluruh stakeholder yang tergabung dalam TPKPD Provinsi dan Kabupaten.(BB)


Laporan : Basri Budi dari Toraja Utara 

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius