Dikutip dari seputarluwuraya dotcom, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi keberhasilan pemerintahan Judas mengelola bidang lingkungan hidup dan kesehatan, sehingga tahun 2015 ini, Kota Palopo berhasil diganjar dua piala bergengsi Tingkat Nasional tersebut.
"Palopo semakin maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Walikota Palopo, HM Judas Amir, terlebih torehan prestasi demi prestasi terus diraih Kota Palopo, seperti menyandingkan Piala Adipura dan Kota Sehat. Selamat Pak Judas," kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan piala Kota Sehat Tingkat Provinsi Sulsel kepada Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51 tingkat Provinsi Sulsel, di Gubernuran Kota Makassar, Kamis 12/11, kemarin.
Judas Amir didampingi Ketua Forum Kota Sehat (FKN) Kota Palopo, Ansar Pandaka, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, dr Ishak Iskandar, dan sejumlah insan kesehatan dari Kota Palopo, menghadiri upacara HKN ke-51 tersebut. Yang menarik, dalam peringatan HKN ke-51, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, diumumkan akan menerima Piala Kota Sehat Tingkat Nasional 2015, di Jakarta dari Presiden RI, Joko Widodo tanggal 27 November mendatang.
Piala Kota Sehat Tingkat Provinsi tahun 2015 yang diraih Kota Palopo dari Gubernur Sulsel tersebut, salah satu penghargaan yang diterima Wali Kota Palopo, saat menghadiri upacara peringatan HKN ke-51 tingkat Sulsel. Namun, dalam upacara penting di bidang kesehatan itu, Wali Kota Palopo juga menyabet penghargaan dari Gubernur Sulsel, karena dinilai sebagai kepala daerah pertama di Sulsel, mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dimana Kota Palopo mengalokasikan anggaran APBD untuk membayar subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga Kota Palopo agar tercover sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Kota Palopo, kata Syahrul, pertama di Sulsel mengintegrasikan Jamkesda ke JKN melalui subsidi iuran BPJS Kesehatan kepada warga Kota Palopo, terutama warga berpenghasilan rendah, sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Kemudian, tahun 2015, sebanyak lima kabupaten di Sulsel juga telah mengintegrasikan program Jamkesda ke JKN, masing-masing Kabupaten Luwu Utara, Luwu, Bulukumba, Parepare, dan Takalar.
Untuk diketahui, tahun 2014 lalu, Walikota Palopo memprogramkan iuran bersubsidi BPJS Kesehatan bagi 49 ribu lebih warga Kota Palopo dengan alokasi anggaran dari APBD 2014 senilai Rp13 miliar. Selanjutnya, tahun 2015, Kota Palopo mengalokasikan lagi dana Rp14 miliar untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga agar tercover sebagai peserta BPJS Kesehatan. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr Ishak Iskandar menyebutkan, untuk tahun 2016 mendatang, APBD Palopo masih akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan bagi 51 ribu warga Palopo.
Dikatakan Ishak, selain Walikota Palopo menerima dua penghargaan dari Gubernur Sulsel, Kota Palopo juga menerima penghargaan bidang kesehatan lainnya sekaitan peringatan HKN ke-51 tingkat Sulsel.
Salah satunya, sebut Ishak, dokter yang bertugas di Puskesmas Sendana atas nama dr Eka Tri Wahyuni menerima penghargaan sebagai juara I dokter teladan se Sulsel tahun 2015, Hj Sitti Maryam menerima penghargaan sebagai juara II tingkat Sulsel lansia sehat, insan kesehatan dari Kota Palopo atas Aisyah Supri, S.Kep merebut juara harapan I paramedis teladan Tingkat Sulsel 2015, dan Parwanti SKM merebut juara harapan II teladan kesehatan masyarakat Tingkat Sulsel.
"Alhamdulillah, berbagai penghargaan bidang kesehatan yang direbut insan kesehatan dari Kota Palopo, terutama penghargaan bagi Bapak Wali Kota, mengindikasikan layanan bidang kesehatan di Kota Palopo semakin membaik. Apalagi, tanggal 27 November mendatang, Pak Wali akan menerima Piala Kota Sehat dari Bapak Presiden di Jakarta, sehingga semakin menobatkan Kota Palopo sebagai Kota Sehat," kata dokter Ishak.
Ketua Forum Kota Sehat Kota Palopo, Ansar Pandaka yang ikut mendampingi Wali Kota Palopo menerima penghargaan dari Gubernur Sulsel, mengatakan, raihan Kota Sehat tingkat Provinsi Sulsel dan Nasional yang direbut Kota Palopo, tidak terlepas dari kepedulian Wali Kota Palopo yang senantiasa proaktif mendukung Forum Kota Sehat dalam melaksanakan berbagai program menjadikan Palopo sebagai kota sehat. "Salah satu contoh kecil yang bisa dilihat, Bapak Wali Kota senantiasa mengajak warga Kota Palopo untuk senantiasa hidup sehat, dan menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan," katanya.
PIALA ADIPURA
Sementara itu, Walikota Palopo, HM Judas Amir dikabarkan juga akan menerima penghargaan bidang lingkungan hidup, yakni Piala Adipura. Rencananya, tanggal 24 November mendatang, Judas akan menerima Piala Adipura dari Presiden RI di Jakarta. "Undangan menghadiri penyerahan Piala Adipura dari Presiden RI, sudah diterima pekan ini," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palopo, Ilham Tahir Topase via ponselnya kepada media lokal Palopo, SeruYA, sore kemarin.
Menurut Ilham, setelah tiga tahun Kota Palopo tidak mendapatkan Piala Adipura, tahun 2015 ini menjadi tahun kebangkitan Kota Palopo, untuk bidang lingkungan hidup dan kebersihan, sehingga Kota Palopo bisa kembali merebut Piala Adipura. "Ini prestise tersendiri bagi Kota Palopo," katanya.(CBD/SeputarLuwuRayaCom/Wendy - Foto Iccank)