Tampilkan postingan dengan label Rantepao. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rantepao. Tampilkan semua postingan

Marak Pungli, Bupati Torut Kumpulkan Orangtua Siswa di SMAN 1 Rantepao


RANTEPAO - Sejumlah orangtua siswa menghadiri rapat pengembalian uang pungutan yang ditarik saat Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun 2016 lalu.
Rapat tersebut digelar di aula SMAN 1 Rantepao, Toraja Utara pada Rabu, 21/9/2016 kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Pengembalian Pungutan itu atas perintah Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

“Saya sudah perintahkan bahkan sudah memanggil kepala sekolahnya untuk mengembalikan pungutan itu,” kata Kalatiku Paembonan kepada Warta Bersatu, grup jaringan media Deteksi News (2/9) waktu itu.

Pihak sekolah yang sebelumnya menarik dana sebesar Rp.1,5 juta rupiah per siswa akhirnya harus mengembalikan uang pungutan itu, kecuali bagi para orangtua yang telah merelakan pungutan itu menjadi sumbangan sukarela.
Kalatiku tidak setuju jika pihak sekolah memungut dana dari orangtua siswa, kata
Kalatiku yang memimpin rapat pengembalian uang itu.

Laporan/Foto: Tim Warta Bersatu
Editor: Iccank


Franky Raden: TIF2016 Bakal Lebih Semarak!

RANTEPAO - Franky S. Notodirjo atau yang akrab disapa Franky Raden selaku penggagas  sekaligus Direktur TIF kepada Deteksi, Selasa siang hari ini (16/08) mengatakan jika Toraja Internasional Festival 2016 sudah siap digelar.
Beberapa artis pendukung sudah mulai berdatangan ke kota Rantepao. Glenn Fredly dan kawan-kawan sendiri besok dijadwalkan baru akan tiba.

[ lihat videonya DISINI ]

Franky Raden mengatakan, untuk event TIF kali ini diadakan di 2 tempat yakni Palawa’ dan Kete Kesu’. Untuk hari pertama, besok di Palawa’ jam 2 siang, pengunjung akan disuguhkan lomba vocal grup dan paduan suara serta wisata kuliner dan kerajinan tangan.
Sedangkan sorenya, jam 4 di Kete Kesu’ diadakan pertunjukan seni musik etnis Toraja, Glenn Fredly n The Bakucakar akan perfom malam jam 8 setelah opening ceremony.

“jadi untuk kali ini sangat menarik karena banyak artis dan musisi, dari Senegal Afrika, Kuwait, Malaysia, Helga Sedlin juga kali kedua akan tampil kembali, serta nanti ada Toraja Opera dipenghujung event, dimana semua artis pendukung akan berkolaborasi,” kuncinya

Sementara itu Bupati Torut, Kalatiku Paembonan saat ditemui beberapa waktu lalu berharap jika dari event TIF ini pariwisata di Toraja semakin berkembang dan maju, pihaknya sendiri telah mengambil langkah agar pintu masuk ke Rantepao lewat bandara di Makale maupun Bua Kabupaten Luwu lebih banyak lagi melalui penerbangan komersil dengan pesawat berbadan lebar.

“Kami mengupayakan, agar maskapai penerbangan pesawat komersil yang dapat menampung lebih banyak turis seperti pesawat  jenis ATR 72 ,” pungkasnya.(Bayu Krisna/Icc)

Toraja International Festival Datang Lagi, Catat Tanggalnya!

RANTEPAO  - Event Toraja International Festival (TIF) 2016 kembali akan digelar selama tiga hari di Toraja Utara pada tanggal 17-19 Agustus 2016.
Ada hal yang berbeda dibanding pelaksanaan tahun kemarin, yakni pemilihan tempat kegiatan akbar TIF 2016 di dua lokasi. Bilamana sebelumnya hanya di seputaran perkampungan adat desa tua Ke’te’ Kesu’, kini di Palawa’ juga dipilih menjadi tempat pelaksanaan TIF.
Penggagas TIF , Franky S.Notosudirjo,Ph.D, mengatakan pelaksanaan TIF 2016 sudah pasti, kini semua pihak utamanya tim pelaksana sedang melakukan aktifitas sesuai dengan tupoksi masing_masing.
“Tanggal 12 Agustus nanti semua tim sudah di  berada Toraja,” singkat Franki Raden, sapaan akrab pria yang mengenyam ilmu soal Ethnomusicology with minors in Performance Art and Southeast Asian Studies, University of Wisconsin-Madison, U.S.A, melalui telepon genggamnya, Senin (2/8/2016).
Sederet artis lokal Toraja maupun artis nasional hingga mancanegara akan memeriahkan event tersebut. Selain Glenn Fredli dan groupnya, beberapa musisi dari mancanegara juga akan memeriahkan festival tahunan yang sudah menjadi agenda pariwisata Toraja ini.

Musisi mancanegara yang akan tampil diantaranya Vieux Cissokho dan Maryam Kouyate dari Senegal, Helga Sedli dari Hongaria, Tony Jayatissa dari Malaysia, dan Kuwait Tune dari Middle East.(iccank/rilis)

Bupati Torut Sambut Kedatangan Wakil Walikota Palopo dan Rombongan Touring Merah Putih

RANTEPAO - Bupati Toraja Utara mendapat kunjungan istimewa pada libur weekend, Minggu siang 07/08/2016. Kali ini Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin menjadi tamu istimewa tersebut.

Wawali Palopo ini melakukan touring dengan sejumlah komunitas bikers kota Palopo ke kota Rantepao dan Makale. Sekitar jam 12 siang, bertempat di kantor bupati Toraja Utara, Bupati Kalatiku Paembonan menerima rombongan touring 500-an kendaraan roda dua itu secara hikmad dan sederhana.

Kalatiku Paembonan merasa bergembira dengan kehadiran orang nomor dua di Kota Palopo tersebut beserta rombongannya yang memilih Rantepao sebagai destinasi wisata bersama para penggemar otomotif yang terlihat penuh dengan keakraban begitu bertemu pemimpin Toraja Utara tersebut.

Didampingi Dandim 1414 Toraja, Letkol CPN Jimmy Sirait beserta Asisten I Rede Roni, Kabag Humas Pemkab Torut dan jajarannya, Bupati Kalatiku menjamu Ome, demikian sapaan akrab wakil walikota Palopo ini dengan kopi khas Toraja dan aneka jajanan.
Bupati Kalatiku mengaku bersimpati dan menaruh rasa hormat atas kunjungan yang disebutnya sebagai kunjungan dua saudara dekat ini. Palopo dan Rantepao adalah dua kota bertetangga dengan jarak tempuh hanya kurang lebih satu jam.
“Kami merasa bangga dan menaruh simpati atas kunjungan persaudaraan ini. Toraja Utara  sebagai daerah tujuan wisata yang kebetulan berdekatan dengan Kota Palopo berterimakasih dan suatu saat nanti saya juga akan melakukan kunjungan balasan, jalan-jalan ke Palopo dan menikmati wisata di daerah pantai Labombo yang terkenal itu,” ujar Kalatiku seraya tersenyum.

[ klik videonya DISINI ]

Ome sendiri menyebut Bupati Kalatiku sebagai seorang abang yang sedang getol membangun Toraja Utara, dirinya siap bersama-sama membangun iklim dunia pariwisata sehingga dua daerah ini bisa saling bersinergi. “Palopo dan Rantepao memiliki kesamaan kultur dan persaudaraan yang erat. Sinergi antar dua daerah ini harus kita dorong untuk kebaikan bersama, melalui touring merah putih ini kita ajak generasi muda untuk saling silaturahmi dan membangun daerah dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” tutur Wakil Walikota Palopo yang dikenal penyuka olahraga otomotif ini.

Dalam lawatan bertajuk “Touring Merah Putih”, Ome mengendarai sendiri motor Honda CBR-nya dengan plat bernomor DP 1 OME. Pada kesempatan itu juga, Bupati menyerahkan cendera mata berupa rumah adat tongkonan yang disebut Bupati Kalatiku sebagai simbol kebersamaan dan pemersatu orang Toraja atau rumah rakyat. “Saya berharap kunjungan persahabatan ini bisa terjalin lebih erat di masa akan datang, selamat menikmati keindahan alam dan budaya Toraja,” ucap Bupati Kalatiku sambil menyerahkan cindera mata.

Rombongan Touring Merah Putih ini selanjutnya melakukan kunjungan ke objek wisata Kete’ Kesu sebelum melanjutkan touring ke Makale. Diantara beberapa kelompok bikers yang ikut serta diantaranya Sawerigading Scooter Club, Yamaha Vixion Chapter Palopo, MX Rider Community, Ome Community, Orari Lokal Palopo, Honda CBR Club, YMMC dan beberapa gadis penggemar otomotif yang tergabung dalam Ladies MEM-C Palopo.(iccank/D1)

Kampanye Budaya Sulsel, Syahrul Bawa Buku Ini ke Raker PMTI


RANTEPAO - Tiada henti dalam berpromosi Budaya-Wisata Toraja Syahrul bawa buku Cerita Tentang Toraja di ajang pertemuan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Tak hanya itu buku yang menceritakan aneka budaya wisata itu akan dibawa di ajang Toraja Fair 2016.

Kepada media ini Syahrul Anwar Pay yang juga Kepala Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Cabang Rantepao Kabupaten Toraja Utara (Torut) mengatakan sengaja membawa dalam pertemuan itu agar menjadi inspirasi bagi siapapun dalam mengembangkan juga mendorong potensi daerahnya.

“Kami bawa khusus dalam pertemuan dan event itu,” singkat Syahrul melalui percakapan pertelepon, Kamis 23 Juni 2016. Tersirat bahwa buku hasil karya warga lokal tersebut setidaknya dapat menginsiprasi bagi siapapun dalam mendorong potensi daerahnya.
Menurut rencana besok, Jumat 24 Juni, Syahrul beserta rombongan akan bertolak menuju Jakarta guna menghadiri rapat kerja PMTI. Jon sapaan akrab pria ini mengaku dirinya dirinya diundang ikut dalam pertemuan akbar orang Toraja tersebut.

“Setelah ikuti rapat saya akan sempatkan diri hadir di event Toraja Fair 2016. Buku tak banyak kami bawa hanya sekitar 20 eksemplar. Kiranya cukup untuk referensi kalau-kalau ada yang mau datang berkunjung ke Toraja,” paparnya.
Diketahui, rapat kerja PMTI akan dimulai pada 25 Juni 2016 sementara event Toraja Fair 2016 berlangsung dari 24-26 Juni di Tongkonan Toraja, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sebelumnya pada Maret 2016 lalu Syahrul Anwar Pay menemui Dewi Gontha juga Direktur Java jazz. Di kesempatan itu Syahrul menyerahkan miniatur Tongkonan, kopi bubuk dalam kemasan bambu dan Buku Cerita Tentang Toraja. Syahrul mengaku mengapresiasi Dewi yang telah mengangkat tema Java Jazz 2016 yakni "Eksplore Toraja" di ajang musik bergenre jazz berkelas dunia tersebut.(ist/*)

Bupati Torut Minta Kuota Jemaah Haji Ditambah Lagi


RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Frederik Batti Sorring  resmi melepas 9 orang calon jemaah haji asal Toraja Utara  untuk mengikuti  ibadah haji di Mekkah, yang dilaksanakan  di Ruang Pola Bupati, Senin 14 September kemarin.

Dari jumlah sembilan orang itu terdiri dari 2 laki-laki dan 7 orang perempuan. Rencananya Senin malam (14/9) kemarin, diberangkatkan ke Makassar dan ditampung di Asrama haji  di Sudiang  Makassar, selanjutnya akan berangkatkan ke Mekkah, Rabu 16 Septemper pukul  4.00 Wita dini hari bersama dengan calon jemaah haji dari Tana Toraja sebanyak 19 orang lewat kloter 25.

Dalam sambutannya,  Kepala Kantor Departemen Agama Tana Toraja, Yohanis Lora, mengatakan jumlah sembilan orang calon jemaah haji dari Toraja Utara, sebetulnya suatu jumlah yang masih sangat kurang dan tentunya akan hal ini Toraja Utara dirugikan.
Pasalnya, kata dia, jumlah warga masyarakat muslim di Toraja Utara ada sebanyak 20 ribu orang, sehingga dari rumus perhitungannya untuk mendapatkan kuota 1/1000  orang, atau dari jumlah 20 ribu orang itu harusnya kuota  untuk Toraja Utara ada sebanyak 20 orang yang harus berangkat, tapi hanya sembilan orang.

Namun kata Yohanis, dengan minimnya jumlah kuota tersebut, pihaknya  dapat memaklumi sebab Toraja Utara hingga kini belum memiliki kantor sendiri yaitu Kantor Departemen Agama.  Untuk itu kata dia, dirinya penuh  harap agar  kedepan dalam waktu  dekat  kantor tersebut sudah ada di Toraja Utara.

Sementara dalam acara pelepasan  calon jemaah haji ini, Bupati  Sorring berpesan agar  calon jemaah haji yang mau berangkat supaya  tetap menjaga diri, menjaga kesehatan  selama  masa   menunaikan ibadah haji di Mekkah.

Harapan doa Sorring agar sekembalinya nanti dari Mekkah hingga sampai di Toraja dapat tiba dengan selamat, tidak kurang satu apapun  termasuk tetap    dalam kondisi yang prima.

“Menunaikan ibadah haji itu adalah panggilan Tuhan,  saya berdoa agar  calon jemaah haji  yang mau berangklat agar hati-hati, tetap  menjaga kondisi kesehatan begitupun setelah pulang nanti semuanya dalam kondisi yang prima dan tidak kurang satu apapun,” doa Sorring.

Hadir dalam  pelepasan  calaon jemaah haji ini,  selain dihadiri oleh kelurga  masing –masing calon jemaah haji , juga dihadiri oleh Wakil Bupati Frederik Buntang Rombelayuk dan Asisten II Yorry Lesawengen.(*)

Laporan/Foto : Bazry Budi

Editor : Iccank Razcal

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius