Tampilkan postingan dengan label Kalatiku Paembonan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalatiku Paembonan. Tampilkan semua postingan

Marak Pungli, Bupati Torut Kumpulkan Orangtua Siswa di SMAN 1 Rantepao


RANTEPAO - Sejumlah orangtua siswa menghadiri rapat pengembalian uang pungutan yang ditarik saat Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun 2016 lalu.
Rapat tersebut digelar di aula SMAN 1 Rantepao, Toraja Utara pada Rabu, 21/9/2016 kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Pengembalian Pungutan itu atas perintah Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

“Saya sudah perintahkan bahkan sudah memanggil kepala sekolahnya untuk mengembalikan pungutan itu,” kata Kalatiku Paembonan kepada Warta Bersatu, grup jaringan media Deteksi News (2/9) waktu itu.

Pihak sekolah yang sebelumnya menarik dana sebesar Rp.1,5 juta rupiah per siswa akhirnya harus mengembalikan uang pungutan itu, kecuali bagi para orangtua yang telah merelakan pungutan itu menjadi sumbangan sukarela.
Kalatiku tidak setuju jika pihak sekolah memungut dana dari orangtua siswa, kata
Kalatiku yang memimpin rapat pengembalian uang itu.

Laporan/Foto: Tim Warta Bersatu
Editor: Iccank


Penasaran, None Akhirnya Kunjungi Negeri Diatas Awan

TORAJA UTARA – Penasaran dengan cerita dan foto-foto para pejabat di Sulawesi Selatan yang mengunjungi Lolai serta berselfie ria, membuat adik Syahrul Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo, yang akrab disapa None pun mengunjungi kawasan wisata alam tersebut. Kehadiran None disambut pengalungan selendang tenun khas Toraja oleh warga setempat.

Pada Sabtu pagi, 20/08, begitu sampai di lokasi yang terletak di Kecamatan Kapalapitu, Lembang Benteng Malammu tepatnya di Tongkonan Lempe, None terlihat begitu gembira dan langsung mengeluarkan handphonenya untuk mengabadikan keindahan negeri diatas awan itu.

Kepala Badan Diklat Provinsi Sulsel  ini pun langsung berselfie didampingi Bupati Torut, Kalatiku Paembonan, Sekretaris Daerah Toraja Utara Lewaran Rantela'bi' dan Kepala Bagian Humas Fitra Rusdy.

“iya luar biasa, begitu menakjubkan, indah sekali,” ucap None singkat saat ditanya kesan-kesannya oleh awak media. Ia mengajak semua orang ke tempat yang memang sedang trending topic ini, “anda akan menyesal jika tidak sempat datang kesini, makanya datang, biar terlambat yang penting sudah datang,” ujarnya sambil tersenyum.(Iccank/Foto: Basry Humas)

Malam Nanti Closing Ceremony TIF 2016, Wawali Palopo Juga Diundang


RANTEPAO – Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin juga diundang menghadiri closing ceremony kegiatan Toraja Internasional Festival 2016. Ome, demikian sapaan akrab Wawali Palopo ini diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung penutupan TIF 2016 di Palawa’ dan Kete Kesu’. Founder sekaligus Direktur TIF, Franky Raden saat dihubungi tadi pagi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang tetangga dekat Palopo ini karena dinilai Palopo punya history yang kuat dengan Toraja. “Kami mengundang beliau karena Toraja dan Palopo sebenarnya masih rumpun saudara, kebetulan antara Bupati Kalatiku Paembonan dan Wakil Walikota Palopo ini adalah  kawan akrab, jadi tidak canggung lagi, kami berharap beliau bisa hadir menyaksikan Toraja Opera yang dihelat dalam closing ceremony malam nanti,” ucap Franky Raden.

Ome sendiri membenarkan adanya undangan tersebut dan mengupayakan bisa turut serta dalam closing ceremony malam nanti. “Saya dalam perjalanan ke Palopo, dan surprised bapak Bupati Torut bersama Direktur TIF mengundang kami, ini suatu kehormatan, dan atas nama pemerintah Kota Palopo kami mengapresiasi, semoga event internasional ini berlangsung aman, tertib dan sukses.”

Mengenai kehadiran dirinya sendiri Ome belum bisa memastikan, karena mepetnya waktu. “ini saya masih di daerah Anabanua, mudah-mudahan masih sempat, Insha Allah saya akan hadir, tetapi bila tidak sempat atau terlambat saya mohon maaf sebesar-besarnya, intinya saya bersedia, karena event pariwisata ini penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat, ” ujarnya lewat sambungan telepon sore ini. Jumat, 19/08.


TIF 2016 sendiri pada penutupan malam nanti akan menghadirkan kolaborasi kesenian lokal Toraja dan musisi mancanegara diantaranya musisi Senegal, Hungaria, Kuwait dan Malaysia. Dalam amatan media ini, dua malam berturut-turut, venue Kete Kesu’ selalu kebanjiran penonton baik dari Toraja sendiri maupun wisatawan nusantara dan mancanegara.(D1/*)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius