Tampilkan postingan dengan label Tragedi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tragedi. Tampilkan semua postingan

Lagi, Korban Karamnya KM Marina Baru Ditemukan


WAJO/MALILI — Insidan tenggelamnya kapal KM Marina Baru di teluk Bone itu, Sabtu kemarin, 19 Desember, di kabarkan 3 orang telah meninggal dunia.
Perkembangan pencarian korban kapal tenggelam itu, saat ini ditemukan 21 orang, diantaranya 18 korban selamat dan 3 orang lainnya meninggal di kecamatan Lasusua Kolaka Utara, Minggu 20 Desember.
Seorang korban yang selamat yakni Jurumudi saat ini telah dibawa ke rumah sakit dan selanjutnya akan diamankan ke Polres.
Personil Kolaka utara bersama masyarakat saat ini menyusuri pantai untuk mencari korban yg diperkirakan terbawa arus air laut. “kira kira menuju wilayah perairan Kolaka utara,” kata Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Sulselbar. 
Sementara itu dari Malili dikabarkan empat jenazah ditemukan di perairan Wotu, Selasa 22 Desember. Keempat mayat ini di antaranya satu anak-anak.
Kapolsek Wotu, AKP Jamal mengatakan awalnya ditemukan satu. ”Kini bertambah tiga mayat lagi. Jadi empat mayat semua,”ujarnya.
Seluruh mayat langsung dievakuasi menggunakan ambulance ke rumah sakit. ”Sata sedang sibuk mengurus empat mayat tersebut,”ujarnya.
Sebelumnya, nelayan juga menemukan tiga jenazah di perairan itu sekira pukul 15.00 Wita. Tiga jenazah dewasa ini ditemukan nelayan saat hendak pulang dari berlayar mencari ikan di tengah laut. Awal langsung mengangkut tiga jenazah itu sekaligus.
Sementara tiga jenazah lainnya yang sebelumnya ditemukan oleh Idris hanya mengevakuasi satu jenazah anak-anak yang diperkirakan berusia 5 tahun.
Hingga berita ini turunkan, nelayan di Wotu temukan enam jenazah.(fajaronline/ix/foto : Ist)

Nakhoda KM Marina Selamat ji, Ditemukan Nelayan Palopo

MAKASSAR - Nelayan di perairan Palopo, Sulawesi Selatan, berhasil menyelamatkan Asdar,  nakhoda KM Marina Baru 2B, sekitar pukul 10.00 Wita, Selasa (22/12/2015). 

Seperti dilansir detikcom, Asdar mengapung di laut selama 3 hari sejak KM Marina dikabarkan tenggelam, pada Sabtu lalu (19/12). KM Marina merupakan kapal cepat berbahan fiber yang melayani rute penyeberangan dari Pelabuhan Lasusua, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ke Pelabuhan Siwa, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan.

"Korban ditemukan nelayan lalu dibawa ke dermaga Palopo, setelah itu diterima oleh personel Polres Palopo untuk dibawa ke Rumah Sakit Siwa, Kab. Wajo, untuk dirawat dan diambil datanya oleh petugas," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung pada wartawan detikcom.

Dengan ditemukannya Nahkoda KM Marina, jumlah korban yang ditemukan di Perairan Teluk Bone, Siwa, sudah berjumlah 5 orang. 

Sementara korban yang ditemukan selamat di Kolaka Utara berjumlah 41 orang. Sedangkan korban tewas berjumlah 3 orang, yakni Siti Badriah (50 tahun), Mutmainnah (9 bulan) dan Firdaus (9 tahun). Adapun korban yang belum ditemukan berdasarkan data Posko Post Mortem DVI Bid Dokkes Polda Sultra berjumlah 76 orang.(D/net)


Foto : detikcom 

Ini Nama Korban KM Marina yang Selamat di Lasusua dan Siwa serta yang Ditemukan Tewas

Kapal tenggelam (ilustrasi/Getty Images)
SIWA-LASUSUA. Tim gabungan pencari korban penumpang KM Marina baru yang karam di Perairan Kolaka berhasil menyelamatkan 12 penumpang KM Marina Baru, Minggu (20/12/2015).
Kini korban yang berhasil diselamatkan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Lasusua, Kolaka Utara.

Berikut nama-nama korban yang dirawat di RSU Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.
- Ruddin (37) asal Pomala
- Anwar (38) asal Konawe Selatan
- Muis (30) onawe Selatan
- Muh Amin (37) Pitumpanua
- Maksian (41) Kota Kolaka
- Martola (41) Bombana
- Dando (18) Kota Palopo
- Widya (26) Kecamatan Keera, Wajo.
- Riana (32) Sopeng
- Ambo Masse (28) Siwa, Wajo.
- Firman (25) Kolaka.
- Yusliadi Ruslan (15) Pomala

Ini Nama Korban KM Marina yang Selamat di Siwa Wajo


Berikut korban KM Marina Baru yang mendarat dan diselamatkan di Pelabuhan Siwa.
1. Musakkar asal Pomala
2. Abdullah asal Sidrap
3. Berta asal Pomala
4. Rapli asal Siwa


Ini Identitas Tiga Penumpang KM Marina yang Tewas

Sebanyak 40 penumpang KM Marina telah berhasil dievakuasi di dua wilayah yakni Siwa Kabupaten Wajo Sulsel dan Kolaka Utara Sultra, Minggu (20/12/2015).
Tiga diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Data tersebut diperoleh dari kabid humas Polda Sulselbar, Kombes Frans Barung Mangera.

Berikut identitas penumpang KM Marina yang dinyatakan meninggal dunia. Firdaus usia 9 tahun asal Pinanggo. Mutmainnah usia 9 bulan asal belum diketahui. Dan seorang perempuan tanpa identitas usia diperkirakan 50 tahun. Dengan ciri-ciri menggunakan pakaian gamis hitam dan jilbab coklat.


Sumber : Tribun Timur 

Karam di Teluk Bone, Korban KM Marina Baru 2B Dievakuasi ke Kolaka

Proses evakuasi korban KM Marina Baru 2B. (Foto: Getty Images)
SIWA - Kapal cepat KM Marina Baru 2B yang berangkat dari Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara menuju Siwa Sulawesi Selatan karam di perairan Teluk Bone. Kapal yang yang berangkat dari pelabuhan Kota Kolaka pukul 11.00 siang seharusnya tiba di pelabuhan Siwa pukul 15.00 siang.
“Informasi yang kami terima seperti itu. Di dalam kapal kalau total penumpang 122 orang,” Anggota Kepolisian Kawasan Pelabuhan Kolaka, Gunawan, Sabtu (19/12/2015).
Adapun penumpang yang terdaftar menurut dia, terdiri dari 12 anak buah kapal (ABK), 91 penumpang dewasa, 5 orang anak-anak, dan 14 orang balita.. Ia menambahkan, informasi yang diterima kapal cepat itu kemasukan air.
“Katanya didalam kapal masuk air. Tempatnya itu di perairan teluk Bone dan sekitar 12 mil dari pelabuhan Siwa. Sampai saat ini belum ada tim penyelamat yang tiba ditempat yang diduga ada kapal itu. Nah kesimpulannya sampai sekarang kami belum tahu perkembangan dan info yang kami terima beberapa jam lalu hanya kemasukan air,” tambahnya.
Saat ini ombak yang ada di perairan teluk Bone dinilai cukup tinggi.
“Ombak memang sampai tiga meter. Pokoknya sekarang kami dalam perjalanan menuju yang diduga lokasi kapal itu,” ujarnya.
Warga Kota Kolaka yang menerima informasi jika keluarga mereka ada didalam kapal cepat itu terlihat panik. Pasalnya hingga saat ini belum ada kabar yang pasti.
“Kami butuh kejelasan. Sampai sekarang kami belum tahu nasib keluarga kami,” ucap Dian, salah seorang warga yang kerabatnya ada di kapal tersebut.
Kepala Polres Wajo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Guntur yang dikonfirmasi mengatakan proses evakuasi korban kapal yang karam di Teluk Bone tersebut dilakukan ke Kolaka.
“Kabar yang saya peroleh, proses evakuasi ke Kolaka. Apalagi angin bertiup ke Kolaka dan jarak lebih dekat ke sana. Karena kalau di Siwa, jaraknya sekitar 14 mil. Basarnas sementara evakuasi korban ke Kolaka,” katanya.

Ia menyebutkan, Polres Wajo dan Basarnas juga bersiaga di dermaga Wajo. “Kabarnya kapal tersebut belum tenggelam dan masih kelihatan,” tambahnya.(Net)

Innalillahi, Ini Daftar Jamaah Haji Korban Tragedi Mekkah


Korban tragedi jatuhnya alat berat di Masjidil Haram, Mekkah pada Jumat (11/9) meningkat. Terakhir diberitakan BBC, korban luka mencapai 230 orang. Sedangkan total jumlah meninggal dunia adalah 107 orang, termasuk dua orang jemaah asal Indonesia.

Perkembangan terbaru soal jumlah korban dicuitkan petugas sipil Arab Saudi melalui akun Twitter resmi.

Alat berat berwarna merah tiba-tiba roboh dan menimpa jemaah yang sedang melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, sekitar pukul 17.45 waktu setempat. Itu merupakan jeda antara salat Ashar dan Magrib.
Berdasarkan sebuah video amatir yang diunggah ke YouTube, alat berat itu bergoyang dan jatuh karena kondisi Mekkah saat itu dilanda badai angin dan hujan deras.

Jatuhnya alat berat menimbulkan debuman keras disusul teriakan panik dari orang-orang. Alat berat yang jatuh merupakan bagian pembangunan Masjidil Haram yang belum tuntas.

Petugas menyampaikan, Masjidil Haram akan diperluas sekitar 400 ribu meter persegi agar lebih layak menampung 2,2 juta orang yang beribadah bersamaan.
Lebih dari tiga juta jemaah haji pada 2012 memenuhi Masjidil Haram. Mulai 2013 pemerintah Arab Saudi pun memutuskan mengurangi kuota dengan alasan keamanan.
Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan jumlah jemaah haji yang cukup banyak. Jemaah Indonesia termasuk yang menjadi korban dalam tragedi jatuhnya alat berat di Masjidil Haram itu.

Diterangkan Syailendra Dharmakitri, Konjen RI di Jeddah kepada CNN Indonesia, dua warga negara Indonesia meninggal dan 30 lainnya luka berat serta ringan. Korban luka sedang dirawat di dua rumah sakit.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Haji Indonesia  (PPHI) 1436 H/2015 Arsyad Hidayat mengatakan, hingga siang ini jumlah anggota jemaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa robohnya alat berat crane di Masjidil Haram tercatat 33 orang (2 meninggal & 31 luka-luka). Yang luka-luka, 1 dirawat di BPHI (Balai Pengobatan Haji Indonesia) & 30 lainnya dirawat di RSAS (Rumah Sakit Arab Saudi).


Berikut nama korban meninggal & luka-luka :

1. Iti Rasti Darmini dari kloter 23 embarkasi Jakarta #Bekasi (wafat)
2. Masnauli Sijuadil Hasibuan dari kloter 009 embarkasi Medan (wafat)
3. Suji Syahbaini Irono dari kloter 014 embarkasi #Batam (BPHI)
4. Ernawati Muhammad Saad kloter 01 embarkasi Batam (nomer 4-33 dirawat di RSAS)
5. Kursia Nanting Lembong kloter 016 embarkasi Batam
6. Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman kloter 01 embarkasi #Aceh
7. Ardian Sukarno Effien kloter 007 embarkasi Jakarta-Pondok Gede
8. Teti Herawati Mad Saleh kloter 005 embarkasi Jakarta-Bekasi
9. Apip Sahroni Rohman kloter 005 embarkasi Jakarta-Bekasi
10. Emmiwatty Janahar Saleh kloter 008 embarkasi Medan
11. Nur Baik Nasution kloter 009 embarkasi Medan
12. Sopiah Taizir Nasution kloter 009 embarkasi Medan
13. Tri Murti Ali kloter 003 embarkasi Padang
14. Zulfitri Zaini Haji kloter 003 embarkasi Padang
15. Zalniwarti Munaf Umma kloter 004 embarkasi Padang
16. Ali Sabri Selamun kloter 007 embarkasi Padang
17. Umi Dalijah Amat Rais kloter 024 embarkasi Solo
18. Endang Kaswinarni Poerwomarton kloter 046 embarkasi 046
19. Djumali Jamari Setro Wijoyo kloter 052 embarkasi Solo
20. Murodi Yahya Kasani kloter 001 embarkasi Surabaya
21. Hasan Mansur Ahmad kloter 010 embarkasi Surabaya
22. Sainten Said Tarub kloter 015 embarkasi Surabaya
23. Nurrudin Baasith Sujiyono 021 embarkasi Surabaya
24. Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali 021 embarkasi Surabaya
25. Saharmi Umar Kulasse kloter 002 embarkasi Makassar
26. Norma Latang Kullase kloter 005 embarkasi Makassar
27. Rosnallang Caco Baba kloter 005 embarkasi Makassar
28. Hadiah Syamsuddin Sako kloter 015 embarkasi Makassar
29. Muhammad Harun Abdul Hamid kloter 016 embarkasi Makassar
30. Fatmawati Abdul Djalil kloter 018 embarkasi Makassar
31. Abdul Djalil Conci Leta kloter 018 embarkasi Makassar
32. Rosdiana Mudu Toheng kloter 018 embarkasi Makassar
33. Erni Sampe Dosen kloter 018 embarkasi Makassar.

Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membuka layanan telepon dengan nomor 966 543603154 yg bisa dihubungi oleh keluarga jemaah dari Indonesia yg menjadi korban robohnya crane di Masjidil Haram.(kompas-cnn)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius