Tampilkan postingan dengan label Tahun Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahun Baru. Tampilkan semua postingan

Malam Pergantian Tahun, 2 Korban Kecelakaan Tewas di Wajo

WAJO - Kecelakaan maut terjadi di Jl Poros Bone-Soppeng, tepatnya di Palaguna, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Jumat (1/1/2015) dini hari.

Dilaporkan oleh Tribun News, tabrakan maut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, melibatkan sepeda motor Yamaha Mio GT DW 5272 CA warna hitam dengan pengendara sepeda motor Honda Revo DW 2631 BG warna hitam. Dua pengendara tewas dalam insiden itu, sementara seorang lainnya kritis.
Kedua korban tewas masing-masing bernama Sugiono Syarifuddin (19) warga Kawerang, Desa Tampawanua, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng dan Tahiruddin Abdullah (25) warga asal Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra.
Keduanya meninggal di UGD RSUD Lamaddukelleng, Sengkang. Sugiono meninggal dengan luka leher patah, bengkak pada lengan sebelah kiri, patah pergelangan tangan kanan dan patah pada tungkai kiri bawah.

Sementara Tahiruddin Abdullah meninggal dengan luka robek pada lengan tangan sebelah kiri, memar kedua kelopak mata, luka robek pada lengan sebelah kiri, keluar darah dari mulut dan telinga.

Sedangkan korban kritis yang dirawat di rumah sakit yang sama bernama Eva Selfy (17), warga Tanabellang, Desa Lalabata Riaja, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Eva dirawat setelah bagian wajahnya lecet, gigi rontok serta terdapat sejumlah lecet dibadannya.(AA/Tribun)


Bom Paku di Malam Tahun Baru Sasar Mobil TV One


BANDUNG - Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan ada ledakan pada perayaan Tahun Baru di Alun-Alun Kota Bandung, Jumat (1/1) dini hari tadi. Bom tersebut meledak tepat di bawah mobil milik TV One yang sedang bertugas meliput malam pergantian tahun di Kota Bandung.

"Kita duga bom molotov tapi juga bisa mungkin mercon," kata Sulistyo saat dihubungi via telepon Jumat (1/1).

Ia menduga bom ini dilakukan orang yang ingin menakut-nakuti dengan sedikit melukai. Hal ini berdasarkan penyelidikan kepolisian yang melihat benda sumber ledakan dicampuri paku.

Namun diduga hanya orang iseng karena bom tidak besar dan juga tidak membuat mobil hancur."Sifatnya kayak mau melukai sedikit. Tapi paling orang iseng mercon campur paku," ujarnya.

Ia menuturkan mobil kru TV One yang menjadi sasaran merupakan mobil APV berplat nomer B 1266 TOB warna silver tersebut. Saat itu mobil tengah diparkirkan di Jalan Dalem Kaum tepaf di seberang Pendopo Kota Bandung. Bom molotov kecil tiba-tiba meledak sekitar pukul 01.10 WIB.(Wahyu/Republika)

Pemuda Mabuk di Malam Tahun Baru Dikeroyok Warga


SINGARAJA - Seorang pemuda berinisial ND mabuk pada malam tahun baru dikeroyok warga suatu kampung di Buleleng Bali yang merasa terganggu dengan ulahnya.

Menurut polisi, ND (26) asal Kelurahan Kampung Anyar Singaraja mengendarai sepeda motor dengan knalpot bersuara bising di Jalan Manggis, Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja, Kamis pukul 19.30 Wita. 

"Ia mengendarai sepeda motor seorang diri dengan saringan knalpotnya dibuka dan membunyikan klakson berulang kali saat ada warga yang dianggap menghalangi jalannya," Kapolsek Kota Singaraja, Buleleng Bali, Kompol I Nyoman Suarnata di Singaraja, Jumat.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, warga merasa perilaku ND mengganggu kenyamanan lingkungan, terlebih ketika itu sebagian warga sedang sembahyang di tempat ibadah.

Suarnata mengatakan warga yang merasa jengkel dengan sikap ND mendatangi pria itu. Mereka pun memarahi dan memukuli ND. 

Polisi dari Polsek Kota Singaraja datang untuk melerai keributan itu. ND pun segera diamankan ke polsek.

Saat di polsek, ND kemudian dimandikan oleh polisi dan setelahnya diberi makan nasi bungkus. Usai melahap nasi bungkus, pria itu dibawa pulang oleh orangtuanya menunggu malam pergantian tahun.

"Barang siapa yang mabuk dan mengganggu ketertiban umum, maka akan diajak ke polsek dan diguyur dengan air. Setelah itu baru diberikan nasi bungkus," kata Kapolsek Kompol I Nyoman Suarnata.(Wahyu/Antara)

Begini Meriahnya Malam Pergantian Tahun di Palopo

ilustrasi  foto : suasana tahun baru
PALOPO - Malam Pergantian Tahun Baru di Kota Palopo  atau New Year Eve berlangsung cukup meriah meskipun pihak Pemkot Palopo tidak mengundang khusus artis ibukota untuk memeriahkan hajatan sekali setahun ini. 

Nampak dibeberapa titik, massa sudah berkumpul untuk sekedar bercengkrama dengan kerabat dan rekan mereka masing-masing. Di Lapangan Gaspa reporter Widyawati mengabarkan panggung baru dipasang menjelang magrib tadi dengan peralatan musik seadanya. Terlihat massa masih sibuk lalu lalang dan tingkat kepadatan kendaraan, volumenya sudah mulai meningkat. Kendaraan dari arah luar kota pun terlihat sudah beberapa diantaranya memasuki Kota Palopo.

Bunyi petasan juga sudah mulai ramai terdengar bergemuruh di langit kota Palopo sejak sore hari pukul 17.00. Terdengar di beberapa kawasan diantaranya di Kelurahan Surutanga Wara Timur, dan juga kawasan Rampoang Kecamatan Bara. 

Muspida Kota Palopo sendiri berkumpul di Auditorium Saokotae pada pukul 21.00 wita malam ini dan rencananya Walikota bersama jajarannya akan meninjau beberapa titik tempat warga melepaskan tahun 2015 menuju tahun baru 2016.(Widy/iccank)

Urai Kemacetan, Ini dia 4 Titik Perayaan Tahun Baru di Palopo

PALOPO - Untuk mengantisipasi padatnya kendaraan oleh petahun baru di kota Palopo, Polres Palopo menyiagakan 351 orang personilnya. Dalam apel siaga pengamanan malam tahun baru di Lapangan Gaspa Kapolres Palopo AKBP Dudung Adijono, S.Ik yang menjadi inspektur upacara mengatakan 8 titik akan jadi fokus pengamanan diantaranya Lapangan Gaspa, Lapangan Pancasila, Lapangan Rampoang serta Islamic Center. Selain  keempat titik tersebut Polres Palopo juga akan melakukan pengamanan di pusat-pusat hiburan dan perbelanjaan seperti Hypermart, Pusat Niaga Palopo, Lagota dan kawasan wisata Pantai Labombo. 

Ia menegaskan selama tahun 2015 masalah kriminalitas yang menonjol di Kota Palopo adalah kasus penganiayaan serta kenakalan remaja dan tawuran antar warga. Untuk itu ia meminta masyarakat agar malam pergantian tahun baru dilalui dengan hal-hal yang bersifat positif, dan menjauhkan diri dari pengaruh minuman keras, narkoba, tawuran sesama warga, dan bahaya petasan yang berbahaya. 


"masalah keamanan utamanya arus pendatang yang masuk ke Palopo untuk merayakan tahun baru akan kita batasi dengan melakukan razia, demi menghindari gangguan keamanan, serta hal-hal yang tidak diinginkan misalnya ancaman terorisme," ujar Dudung.


Hadir dalam apel siaga pengamanan tahun baru ini Walikota Palopo HM Judas Amir, serta Muspida lainnya, diantaranya Dandim 1403 Sawerigading Letkol (inf) Cecep Sutendi, Sekda Palopo Muh Kasim Alwi dan pejabat SKPD di lingkup pemerintahan Kota Palopo.(Iccank)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius