LUWU UTARA - Pasangan Calon Bupati dan Calon
Wakil Bupati, Indah Putri Indriani dan Muhammad Thahar Rum yang mengusung
tegline PINTAR, mengaku telah menyiagakan 175 orang Tim Khusus Waspadai
Kecurakan (KWK) untuk melakukan pengawasan langsung terhadap tindak kecurangan
money politic dan intimidasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di
Kabupaten Luwu Utara (Lutra).
"Pembentukan
tim khusus ini sebagai antisipasi peluang kecurangan yang rawan dilakukan tim
kompetitor dalam sisa waktu sebulan ini. Utamanya kecurangan pelanggaran Pemilu
seperti lakukan intimidasi dan monay politik," kata Ketua Tim KWK, Hasrul
Bee Boos, di Posko Rumah PINTAR, di Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kamis
(12/11).
Menurutnya,
awal rencana dibentuknya Tim Khusus Waspadai Kecurangan ini, setelah mencuatnya
informasi pernyataan-pernyataan kontrofersi, yang diduga sengaja dilontarkan
kandidat calon bupati, Arifin Junaidi, beberapa waktu lalu, di depan publik,
terkait keinginannya memaksakan kemenangan pada pelaksanaan Pilkada 9 Desember
mendatang, dengan menghalalkan segala cara.
"Ide
pembentukan Tim KWK ini, setelah ada informasi, terkait pernyataan
kontrofersi yang diduga kuat diucapkan kandidat calon bupati, nomor urut 2 yang
berkeinginan memaksakan kemenangan di Pilkada, meski harus dengan cara kurang
ajar, dari pada kalah dengan secara terhormat. Selain itu, perkataan
kontrofersi lainnya, juga diucapkan incumbent didepan umum bahwa dirinya rela
masuk neraka demi hal tersebut," ujarnya.
Sementara
itu, Koordinator devisi hukum, Tim PINTAR, Ardiansyah SH, membenarkan bila
pihaknya telah mensiagakan Tim Khusus untuk lebih memastikan penyelenggaran
Pilkada Lutra bisa berlangsung secara jujur dan bebas dari kecurangan dari
politik uang dan intimidasi.
"Kita
siagakan satu orang mengawasi satu desa dan telah mulai aktif melaksanakan
pengawasan di 173 desa/kelurahan di 12 Kecamatan yang ada untuk mengawasi
kecurangan utamanya politik uang. Mereka mulai bekerja sejak 9 November lalu
hingga pada hari pencoblosan 9 Desember mendatang," ucapnya.
Selain
itu, Ardiansyah mengungkapkan rasa optimisnya pasangan calon bupati nomor urut
satu yang diusung dari koalisi partai politik, Gerindra, NasDem, PDIP, dan
Demokrat ini mempunyai kans menang yang sangat besar. Bahkan dia mengklaim
hasil survei sejumlah lembaga, pasangan calon bupati Indah Putri Indriani dan
Muh Thahar Rum cukup jauh meningalkan pesaingnya pasangan calon bupati, Arifin
Junadi dan Andi Abdullah Rahim.
"Dari
survei terakhir, pasangan PINTAR berada di titik aman untuk memenangkan Pilkada
Lutra. Ini bukti bahwa mesin-mesin Parpol pengusung PINTAR bekerja maksimal.
Untuk itu kita berharap kepada tim pejuang, relawan, simpatisan, dan pendukung
untuk tetap menjaga posisi & kondisi yang sudah cukup baik ini, agar selalu
tetap baik.” ungkapnya.(Rilis/iccank)