RANTEPAO -
Rapat Koordinasi Penguatan Penyelenggara Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara yang dilaksanakan oleh KPU
Toraja Utara, dihadiri tiga orang
komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan
sebagai pembicara, yakni Ketua KPU Iqbal Latief dan 2 anggota lainnya, Faisal Anjir dan Khaerul
Mannan.
Kegitan
ini digelar selama sehari di
Restourant Rahmat Rantepao, Senin 14
September kemarin.
Rakor dihadiri oleh 256 peserta, terdiri dari PPK
dari 21 kecamatan yang ada di Toraja
Utara dengan mengutus ketua dan anggotanya, sementara PPS sebanyak 151
orang hanya dihadiri oleh masing-masing
ketuanya.
Rakor
ini dibuka langsung oleh Ketua KPU
Toraja Utara, Merry Parura, dan dalam sambutannya menegaskan kepada peserta rakor
agar penguatan-penguatan yang disampaikan oleh KPU Provinsi Sulawesi selatan
diikuti secara serius, sehingga dapat dijadikan bahan masukan dalam
melaksanakanakan tugas sesuai dengan kapasitasnya masing-masing baik pada
tingkat PPK dan PPS.
Untuk
itu, dari hal-hal yang kemungkinan saja dapat dilanggar sebagai penyelenggara
pemilu sudah dapat diketahui dengan pasti
terkait dengan kode etik sebagi penyelenggara pemilu, sehingga kesalahan
atau pelanggaran tidak terjadi, karena
kita sebagai penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas harus benar-benar profesioal dan bertanggungjawab.
“PPK
dan PPS harus intens melakukan koordinasi dengan pihak panwas sesuai dengan
tingkatan yang ada, dan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tahapan pemilu benar-benar
berpegang pada kode etik yang ada,“ pesan Merry.
Sementara
itu Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Latief berharap penuh, melalui rakor
penguatan penyelenggara pemilukada ini, mulai dari tingkat kabupaten hingga sampai ke tingkat bawah,
dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu agar
mengedepankan prinsip-prinsip yang baik
dan benar mengenai regulasi dan kode etik dalam menyelesaikan semua tahapan.
“Agar
semua tahapan pemilihan kepala daerah dapat berjalan dengan baik, maka sangat
diharapkan bagi penyelenggara pemilukada mulai dari tingkat kabupaten hingga
sampai ke bawah harus bekerja keras dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip
mengenai regulasi dan kode etik yang berlaku,” harap Iqbal.
Laporan/Foto : Bazry Budi
Editor : Iccank Razcal