Tampilkan postingan dengan label KM Marina Tenggelam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KM Marina Tenggelam. Tampilkan semua postingan

Ini Nama Korban KM Marina yang Selamat di Lasusua dan Siwa serta yang Ditemukan Tewas

Kapal tenggelam (ilustrasi/Getty Images)
SIWA-LASUSUA. Tim gabungan pencari korban penumpang KM Marina baru yang karam di Perairan Kolaka berhasil menyelamatkan 12 penumpang KM Marina Baru, Minggu (20/12/2015).
Kini korban yang berhasil diselamatkan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Lasusua, Kolaka Utara.

Berikut nama-nama korban yang dirawat di RSU Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.
- Ruddin (37) asal Pomala
- Anwar (38) asal Konawe Selatan
- Muis (30) onawe Selatan
- Muh Amin (37) Pitumpanua
- Maksian (41) Kota Kolaka
- Martola (41) Bombana
- Dando (18) Kota Palopo
- Widya (26) Kecamatan Keera, Wajo.
- Riana (32) Sopeng
- Ambo Masse (28) Siwa, Wajo.
- Firman (25) Kolaka.
- Yusliadi Ruslan (15) Pomala

Ini Nama Korban KM Marina yang Selamat di Siwa Wajo


Berikut korban KM Marina Baru yang mendarat dan diselamatkan di Pelabuhan Siwa.
1. Musakkar asal Pomala
2. Abdullah asal Sidrap
3. Berta asal Pomala
4. Rapli asal Siwa


Ini Identitas Tiga Penumpang KM Marina yang Tewas

Sebanyak 40 penumpang KM Marina telah berhasil dievakuasi di dua wilayah yakni Siwa Kabupaten Wajo Sulsel dan Kolaka Utara Sultra, Minggu (20/12/2015).
Tiga diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Data tersebut diperoleh dari kabid humas Polda Sulselbar, Kombes Frans Barung Mangera.

Berikut identitas penumpang KM Marina yang dinyatakan meninggal dunia. Firdaus usia 9 tahun asal Pinanggo. Mutmainnah usia 9 bulan asal belum diketahui. Dan seorang perempuan tanpa identitas usia diperkirakan 50 tahun. Dengan ciri-ciri menggunakan pakaian gamis hitam dan jilbab coklat.


Sumber : Tribun Timur 

Hebat, Nelayan ini Bantu Selamatkan Penumpang KM Marina

Kapal tenggelam (ilustrasi/Getty Images)
SIWA - Seorang nelayan, Amiruddin, pertama kali menemukan empat orang penumpang KM Marina, saat ia pergi memancing.
"Saat saya sedang memancing, tiba - tiba ada suara perempuan yang sedang meminta tolong" ujar Amiruddin, Minggu (20/12/2015).
Setelah mendekati sumber suara, Amiruddin, menemukan seorang perempuan yang menggunakan pelampung dan seorang anak laki - laki.
Setelah menolong dua orang tersebut, Amiruddin, kembali menyelematkan dua korban lainnya yang tak jauh dari lokasi.
Setelah ditolong, mereka kemudian diberikan makanan dari bekal yang dibawah oleh Amiruddin.
Sebelumnya, KM Marina dikabarkan karam di perairan Teluk Bone sekitar 12 mil dari Pelabuhan Siwa.
Kapal Motor (KM) Marina 02 B, dilaporkan karam di Teluk Bone, perairan yang memisahkan provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan, sekitar perairan kepulauan Tambosi, Sabtu (19/12/2015).
Kapal cepat berkonstruksi fiber ini dilaporkan terbalik, karena tak bisa menahan debit air. Kapal nelayan ikut melakukan evakuasi korban. "Cuacanya sangat ekstrem disana, " kata Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Kapal motor cepat ini berangkat dari Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) menuju Bansalae Siwa, Wajo, Sulsel, Sabtu (19/12) pukul 11.00 Wita.

Seperti diberitakan Tribun Timur, sejatinya, kapal tiba pukul 14.00 Wita. Namun hingga, empat jam lebih perjalanan, kapal tak kunjung tiba di Siwa.
Hingga pukul 15.00 Wita, pihak lambung kapal penumpang ini dilaporkan pecah di bagian belakang, sekitar 12 mil laut arah Siwa.
Otoritas pelabuhan dan SAR Sulsel, mengkonfirmasikan lambung kapal hanya kemasukan air, dan dua mesin 100 PK tak berfungsi.
KM Marina memuat 117 penumpang dari Sultra dan sekitarnya menuju Pelabuhan Bansalae Siwa, Wajo. KM Marina karam sesaat setelah meninggalkan Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara.(TT/Net)

Karam di Teluk Bone, Korban KM Marina Baru 2B Dievakuasi ke Kolaka

Proses evakuasi korban KM Marina Baru 2B. (Foto: Getty Images)
SIWA - Kapal cepat KM Marina Baru 2B yang berangkat dari Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara menuju Siwa Sulawesi Selatan karam di perairan Teluk Bone. Kapal yang yang berangkat dari pelabuhan Kota Kolaka pukul 11.00 siang seharusnya tiba di pelabuhan Siwa pukul 15.00 siang.
“Informasi yang kami terima seperti itu. Di dalam kapal kalau total penumpang 122 orang,” Anggota Kepolisian Kawasan Pelabuhan Kolaka, Gunawan, Sabtu (19/12/2015).
Adapun penumpang yang terdaftar menurut dia, terdiri dari 12 anak buah kapal (ABK), 91 penumpang dewasa, 5 orang anak-anak, dan 14 orang balita.. Ia menambahkan, informasi yang diterima kapal cepat itu kemasukan air.
“Katanya didalam kapal masuk air. Tempatnya itu di perairan teluk Bone dan sekitar 12 mil dari pelabuhan Siwa. Sampai saat ini belum ada tim penyelamat yang tiba ditempat yang diduga ada kapal itu. Nah kesimpulannya sampai sekarang kami belum tahu perkembangan dan info yang kami terima beberapa jam lalu hanya kemasukan air,” tambahnya.
Saat ini ombak yang ada di perairan teluk Bone dinilai cukup tinggi.
“Ombak memang sampai tiga meter. Pokoknya sekarang kami dalam perjalanan menuju yang diduga lokasi kapal itu,” ujarnya.
Warga Kota Kolaka yang menerima informasi jika keluarga mereka ada didalam kapal cepat itu terlihat panik. Pasalnya hingga saat ini belum ada kabar yang pasti.
“Kami butuh kejelasan. Sampai sekarang kami belum tahu nasib keluarga kami,” ucap Dian, salah seorang warga yang kerabatnya ada di kapal tersebut.
Kepala Polres Wajo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Guntur yang dikonfirmasi mengatakan proses evakuasi korban kapal yang karam di Teluk Bone tersebut dilakukan ke Kolaka.
“Kabar yang saya peroleh, proses evakuasi ke Kolaka. Apalagi angin bertiup ke Kolaka dan jarak lebih dekat ke sana. Karena kalau di Siwa, jaraknya sekitar 14 mil. Basarnas sementara evakuasi korban ke Kolaka,” katanya.

Ia menyebutkan, Polres Wajo dan Basarnas juga bersiaga di dermaga Wajo. “Kabarnya kapal tersebut belum tenggelam dan masih kelihatan,” tambahnya.(Net)

Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius