Tampilkan postingan dengan label MakassarTidakAman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MakassarTidakAman. Tampilkan semua postingan

Pos Polisi Dilempari Bom Molotov, 1 Polisi Luka

MAKASSAR – Aksi pelemparan bom molotov kembali terjadi oleh orang tak dikenal (OTK). Kali ini sasarannya adalah Pos Polisi Lalulintas Tello, Minggu (7/2/2016), kitar pukul 02.15 dini hari tadi. Akibatnya satu orang anggota polisi mengalami luka bakar.
Seperti diberitakan PojokSulsel.com Kejadian bermula saat seorang anggota polisi atas nama Aiptu Luther Lombe Payung (44) berjaga di pos tersebut sambil nonton televisi. Setelah itu, sekitar satu jam kemudian korban masuk ke dalam kamar untuk istirahat karna mengantuk.
Namun, tidak lama terdengar suara lemparan kaca dan suara ledakan bom molotov pos pada sebelah timur sehingga terjadi kebakaran lalu korban terbangun dan berusaha keluar dari kamar untuk menyelamatkan diri.
Tapi kamar tersebut terkunci dan kunci kamar terjatuh sehingga korban terperangkap di dalam kamar yang dipenuhi asap. Beruntung masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian itu berdatangan dan mendobrak pintu kamar sehingga korban berhasil keluar dari kamar tersebut.
Korban Aiptu Luther Lombe Payung yang merupakan anggota Satlantas Polrestabes Makassar selanjutnya dibawa oleh salah seorang anggota Polres Pangkep bernama Brigpol Andri ke Rumah Sakit Umum (RSU) Ibnu Sina untuk menjalani perawatan medis, karena korban mengalami luka bakar pada tangan sebelah kanan dan kiri, telinga sebelah kanan dan kiri perih.(PS/net)

Wakapolda Pimpin Apel, Warga Dibegal di Jalan Abdullah Dg Sirua

Aksi kriminalitas jalanan alias begal kembali terjadi di Kota Makassar. Info terbaru, seorang warga menjadi korban begal di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis (17/9/2015) malam.
Korban diketahui bernama Rahman warga Sudiang, Biringkanaya.
Rahman menjadi korban begal, dengan jumlah pelaku sebanyak enam orang dengan memakai tiga unit sepeda motor.
Dari penuturan Rahman, pelaku dilengkapi dengan samurai dan anak panah. Karena dalam ancaman, korban pun akhirnya pasrah melihat para pelaku merampas dua unit laptop serta HP miliknya.
Saat ini, korban sementara melapor di Mapolsekta Panakkukang dan berharap aparat kepolisian mengusut tuntas kasus yang dialaminya.
Kasus pembegalan di Jalan Abdullah Daeng Sirua ini bersamaan saat Wakapolda Sulsel Brigjen Ike Edwin memimpin apel operasi begal di Mapolrestabes Makassar Jalan Ahmad Yani malam tadi.(*)
Courtesy : PojokSulsel.co.id
Editor : Andika


Cerdas, Bersahaja dan Relijius

Cerdas, Bersahaja dan Relijius